Bidik-kasusnews.com
Jakarta, 13- September -2025 — Kabar pergantian pucuk pimpinan Polri semakin santer terdengar. Presiden Prabowo Subianto disebut telah mengirimkan surat ke DPR terkait rencana penggantian Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
Langkah ini muncul di tengah desakan publik yang semakin kuat dalam beberapa pekan terakhir. Tekanan terhadap Jenderal Listyo Sigit dipicu oleh dua peristiwa krusial, yakni kasus pengemudi ojek online Affan Kurniawan yang tertabrak anggota Brimob, serta kegagalan aparat dalam mengamankan gelombang unjuk rasa besar di sejumlah kota yang menewaskan sedikitnya 10 orang.
Informasi yang beredar menyebutkan Istana telah menyodorkan dua nama jenderal bintang tiga (Komjen) ke DPR sebagai calon pengganti. Salah satunya bahkan baru saja meraih pangkat bintang tiga, yang dianggap sebagai langkah percepatan karier untuk menduduki jabatan Kapolri.
Pengamat politik dan militer, Selamat Ginting, menilai pergantian Kapolri hampir pasti dilakukan dalam waktu dekat. “Oktober sudah pasti (Kapolri Listyo Sigit Prabowo) kena reshuffle,” kata Ginting, seperti dikutip dari Suara.com, Jumat (12/9/2025).
Menurut Ginting, masalah utama dalam kepemimpinan Listyo Sigit adalah melemahnya kendali terhadap jajaran di lapangan, yang terlihat dari rentetan kerusuhan hingga jatuhnya korban jiwa. Ia juga menyoroti maraknya tulisan “ACAB” di jalan-jalan kota besar sebagai tanda menurunnya kepercayaan publik terhadap institusi Polri.
Sebagai catatan, Jenderal Listyo Sigit Prabowo dilantik sebagai Kapolri pada 27 Januari 2021 oleh Presiden Joko Widodo. Saat itu pengangkatannya menuai kontroversi karena melompati lima angkatan senior. Kini, setelah hampir empat tahun menjabat, posisinya disebut berada di ujung tanduk.(Wely)