Hulu Sungai Utara, Bidik-kasusnews.com Polsek Sungai Pandan, Polres Hulu Sungai Utara (HSU), terus melakukan monitoring terhadap perkembangan lahan jagung sebagai bagian dari dukungan terhadap program swasembada pangan nasional. Kegiatan pemantauan dilaksanakan di Desa Sungai Pinang dan Desa Sungai Sandung, Kecamatan Sungai Pandan, Kabupaten Hulu Sungai Utara, Senin (6/7/2026).
Monitoring dilakukan untuk mengetahui kondisi pertumbuhan tanaman jagung sekaligus mengidentifikasi berbagai kendala yang dihadapi petani di lapangan agar dapat menjadi bahan evaluasi dalam mendukung peningkatan produksi pertanian.
Berdasarkan hasil pemantauan, tanaman jagung di kedua desa tersebut menunjukkan pertumbuhan yang belum merata. Sebagian tanaman tumbuh dengan baik, sementara sebagian lainnya mengalami pertumbuhan yang lambat akibat pengaruh kondisi cuaca yang kurang mendukung.
Kapolsek Sungai Pandan melalui personel yang bertugas menegaskan bahwa kegiatan monitoring rutin menjadi bagian dari pendampingan Polri terhadap kelompok tani guna memastikan perkembangan tanaman dapat terus dipantau hingga masa panen.
Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Aiptu Agus Tri Saptiawan, S.Hut., Aipda Eddy Khairudin, S.H., dan Briptu Ahmad Hasan. Personel menggunakan kendaraan operasional Polsek Sungai Pandan untuk menjangkau lokasi lahan pertanian yang menjadi sasaran pemantauan.
Selain memonitor kondisi tanaman, personel kepolisian juga berkoordinasi dengan para petani guna memperoleh informasi terkait kendala yang dihadapi selama proses budidaya, termasuk dampak cuaca terhadap pertumbuhan jagung.
Polres Hulu Sungai Utara terus berkomitmen mendukung program pemerintah di bidang ketahanan pangan melalui pendampingan kepada kelompok tani di wilayah hukum masing-masing. Kehadiran Polri di sektor pertanian diharapkan dapat memperkuat sinergi dengan masyarakat sekaligus memberikan motivasi kepada petani agar tetap semangat mengembangkan usaha pertanian.
Selama kegiatan berlangsung, situasi di wilayah hukum Polsek Sungai Pandan terpantau aman, tertib, dan kondusif. Monitoring akan terus dilakukan secara berkala sebagai upaya memastikan perkembangan tanaman jagung serta mendukung keberhasilan program swasembada pangan di Kabupaten Hulu Sungai Utara.
(Agus)