Amuntai, Bidik-kasusnews.com – Personel Polsek Banjang, Polres Hulu Sungai Utara (HSU), terus mengintensifkan pemantauan perkembangan tanaman jagung di Desa Pulau Damar, Kecamatan Banjang, Kabupaten Hulu Sungai Utara, sebagai bentuk dukungan terhadap program swasembada dan ketahanan pangan nasional.
Kegiatan monitoring dilaksanakan pada Kamis (2/7/2026) sekitar pukul 11.00 WITA. Personel yang terlibat, yakni Aiptu Soeyatmin, S.H., Aipda Nasrullah, dan Briptu Zakir, turun langsung ke lahan pertanian untuk memastikan kondisi tanaman serta berdialog dengan petani binaan.
Lahan yang dipantau merupakan milik Sadikin dan dikelola bersama Kelompok Tani Mandiri, yang menjadi kelompok tani binaan Polri. Lahan seluas 4 hektare tersebut ditanami jagung pakan varietas hibrida Bisi 18 sejak 12 Mei 2026 dengan menggunakan 100 kilogram benih.
Berdasarkan hasil monitoring, tanaman jagung yang kini memasuki usia sekitar 52 hari menunjukkan perkembangan yang cukup baik. Tinggi tanaman berkisar antara 50 hingga 60 sentimeter dengan estimasi masa panen pada 10 Oktober 2026.
Dalam proses budidaya, petani menggunakan pupuk NPK 16.16.16 dan dolomit untuk menjaga kesuburan tanah, sedangkan pengendalian gulma dilakukan menggunakan herbisida Basmilang. Seluruh proses pengolahan lahan hingga perawatan tanaman masih memanfaatkan peralatan pertanian secara manual.
Plh. Kapolsek Banjang menyampaikan bahwa kegiatan monitoring dilakukan secara berkala sebagai bentuk pendampingan Polri kepada petani sekaligus memastikan program ketahanan pangan berjalan sesuai harapan.
Selain memantau perkembangan tanaman, personel Polsek Banjang juga berdiskusi dengan petani mengenai kondisi tanaman, metode perawatan, hingga potensi kendala yang dapat memengaruhi hasil panen. Pendekatan tersebut diharapkan mampu memperkuat sinergi antara Polri dan masyarakat dalam mendukung peningkatan produksi pertanian.
Program pendampingan terhadap kelompok tani binaan menjadi salah satu wujud nyata komitmen Polres Hulu Sungai Utara dalam mendukung kebijakan pemerintah untuk mewujudkan swasembada pangan. Kehadiran personel kepolisian di tengah aktivitas pertanian diharapkan dapat memberikan motivasi sekaligus rasa aman bagi para petani.
Selama kegiatan berlangsung, situasi di wilayah hukum Polsek Banjang tetap aman, tertib, dan kondusif. Monitoring akan terus dilakukan secara berkelanjutan sebagai bagian dari upaya Polri mendukung ketahanan pangan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Hulu Sungai Utara.
(Agus)