Hulu Sungai Utara, Bidik-kasusnews.com Polsek Amuntai Utara, Polres Hulu Sungai Utara (HSU), melakukan monitoring perkembangan lahan swasembada jagung di Desa Panangkalaan, Kecamatan Amuntai Utara, Rabu (5/8/2026).
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 11.30 Wita tersebut dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi tanaman sekaligus memantau perkembangan program ketahanan pangan di wilayah hukum Polsek Amuntai Utara.
Dua personel, yakni Aiptu Ferry A.P. dan Bripka Eko P., diterjunkan untuk melakukan pemantauan di lahan yang dikelola Kelompok Tani (Poktan) Sungai Bayan.
Berdasarkan hasil monitoring, tinggi tanaman jagung di lokasi tersebut berada pada kisaran 80 hingga 160 sentimeter. Namun, petugas juga menemukan kondisi tanaman yang perlu mendapat perhatian, yakni sejumlah daun jagung terlihat menguning.
Kondisi tersebut dalam hasil pemantauan dikaitkan dengan keadaan tanah yang dinilai kurang subur sehingga pertumbuhan tanaman jagung mengalami gangguan.
Temuan di lapangan tersebut menjadi bagian penting dari kegiatan monitoring. Pemantauan tidak hanya dilakukan untuk melihat perkembangan tanaman, tetapi juga mengetahui berbagai kendala yang berpotensi memengaruhi produktivitas lahan.
Kondisi tanaman yang mengalami gangguan menjadi informasi yang dapat digunakan sebagai bahan laporan dan evaluasi dalam pelaksanaan program swasembada jagung di wilayah tersebut.
Program ketahanan pangan membutuhkan pemantauan secara berkelanjutan karena kondisi tanaman dapat dipengaruhi berbagai faktor, termasuk keadaan lahan dan tingkat kesuburan tanah.
Melalui kegiatan monitoring tersebut, Polsek Amuntai Utara turut menunjukkan dukungan terhadap program swasembada pangan sekaligus memastikan perkembangan lahan pertanian di wilayah hukumnya tetap terpantau.
Pemantauan oleh personel kepolisian juga menjadi bagian dari upaya membangun komunikasi dengan kelompok tani dalam mendukung keberlanjutan program pertanian masyarakat.
Kegiatan monitoring berjalan lancar. Situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukum Polsek Amuntai Utara selama kegiatan berlangsung dalam keadaan aman dan terkendali.
Dengan adanya pemantauan secara berkala, perkembangan tanaman jagung di Desa Panangkalaan diharapkan dapat terus terpantau, termasuk berbagai kendala yang dihadapi petani, sehingga menjadi bahan evaluasi untuk mendukung keberhasilan program swasembada jagung di Kabupaten Hulu Sungai Utara.
(Agus)