SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Ratusan gerakan energik para peserta mewarnai peringatan Hari Lanjut Usia Nasional (HALUN) 2026 yang digelar Persatuan Wanita Olahraga Seluruh Indonesia (Perwatusi) Kota Sukabumi di Gedung Juang 45, Senin (25/5/2026).
Momentum tersebut dimanfaatkan Perwatusi untuk mengampanyekan pentingnya gaya hidup aktif bagi kalangan pralansia dan lansia.

Melalui lomba Senam Lansia Bahagia, peserta tidak hanya dituntut mampu mengikuti irama gerakan, tetapi juga menunjukkan semangat, keceriaan, dan ekspresi positif selama tampil di hadapan dewan juri.
Sebanyak 87 peserta ambil bagian dalam kegiatan itu, terdiri dari kategori pralansia usia 49 hingga 59 tahun dan kategori lansia usia 60 tahun ke atas. Suasana aula pun dipenuhi semangat peserta yang tampil percaya diri mengenakan seragam olahraga berwarna-warni.
Ketua Perwatusi Kota Sukabumi, Sofyan Tarmidzi mengatakan, kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya membangun kesadaran masyarakat bahwa usia lanjut bukan halangan untuk tetap sehat dan produktif.
Menurutnya, olahraga ringan seperti senam menjadi salah satu cara efektif menjaga kebugaran tubuh, memperkuat otot, sekaligus meningkatkan kualitas hidup lansia.
“Kami ingin lansia di Kota Sukabumi tetap aktif, sehat, dan bahagia. Jangan sampai memasuki usia lanjut justru kehilangan semangat untuk bergerak,” ujarnya.
Ia menuturkan, minat masyarakat terhadap senam lansia terus mengalami peningkatan. Hal itu terlihat dari semakin berkembangnya kelompok senam binaan Perwatusi di sejumlah wilayah Kota Sukabumi.
Saat ini, Perwatusi Kota Sukabumi juga telah memiliki puluhan instruktur senam tersertifikasi yang rutin memberikan pendampingan dan pelatihan kepada masyarakat.
Tak hanya menggelar perlombaan, kegiatan HALUN 2026 juga diisi edukasi kesehatan melalui talkshow bersama tenaga medis dan pengurus pusat Perwatusi. Materi yang disampaikan di antaranya terkait pola hidup sehat, pencegahan osteoporosis, hingga pentingnya menjaga kesehatan tulang dan sendi di usia lanjut.
Sofyan berharap, kegiatan tersebut dapat menjadi ruang silaturahmi sekaligus penyemangat bagi para lansia agar tetap menjalani aktivitas sosial dan olahraga secara rutin.
“Usia boleh bertambah, tetapi semangat hidup harus tetap kuat. Lansia juga harus tetap percaya diri dan terus menjaga kesehatannya,” tandasnya. (Usep)