JATENG:Bidik-kasusnews.com
Jepara – Suasana Rutan Kelas IIB Jepara pada Kamis (18/9/2025) tampak berbeda dari biasanya. Aula yang biasanya digunakan untuk berbagai kegiatan kini dipenuhi lantunan shalawat yang merdu, diiringi rebana warga binaan pemasyarakatan (WBP). Hari itu, seluruh petugas dan WBP larut dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang dikemas dalam Pengajian Akbar.

Kegiatan ini menghadirkan KH. Fathur Rozak atau akrab disapa Gus Rozak dari Kalinyamatan sebagai penceramah. Dengan gaya tutur khasnya yang menyejukkan, Gus Rozak mengajak para jamaah untuk meneladani akhlak Rasulullah SAW. “Jujur, sabar, dan penuh kasih sayang adalah kunci. Manusia memang tidak luput dari salah, tapi Allah selalu membuka pintu ampunan bagi siapa saja yang mau kembali,” ucapnya.

Di hadapan para WBP, Gus Rozak juga memberi pesan penuh motivasi. “Kita semua sedang berjuang menjadi orang sae (baik). Jalannya memang tidak mudah, tapi kalau ada niat dan usaha, insyaAllah Allah SWT akan membimbing,” pesannya yang membuat banyak warga binaan terharu.
Kepala Rutan Jepara, Renza Maisetyo, menegaskan bahwa peringatan Maulid Nabi ini bukan sekadar agenda seremonial. “Ini bagian dari pembinaan rohani, agar warga binaan semakin dekat kepada Allah dan siap kembali ke masyarakat dengan pribadi yang lebih baik,” ujarnya.
Pengajian berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan. Seluruh WBP terlihat antusias mengikuti jalannya acara hingga selesai. Rangkaian Maulid Nabi di Rutan Jepara tahun ini menjadi momentum penting untuk menanamkan nilai religius sekaligus menumbuhkan harapan baru bagi warga binaan dalam menata masa depan.(Wely-jateng)