SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Upaya memperkuat kualitas pendidikan di Kabupaten Sukabumi terus dilakukan melalui kolaborasi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah.
Hal itu ditandai dengan kunjungan kerja Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen) RI, Fajar Riza Ul Haq, ke SMP Negeri 1 Cikembar, Rabu (5/8/2026).

Kedatangan wamen dalam rangka audiensi dan dialog kebijakan pendidikan bersama para pemangku kepentingan.
Dalam kegiatan tersebut, Wakil Bupati Sukabumi H. Andreas turut mendampingi Wamendikdasmen bersama Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi Deden Sumpena.
Hadir pula jajaran Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, kepala sekolah, guru, serta perwakilan pengelola pendidikan mulai dari PAUD hingga SMA.
Fajar Riza Ul Haq mengatakan pemerintah terus memperluas intervensi di bidang pendidikan, terutama melalui peningkatan kualitas sarana belajar.

Kabupaten Sukabumi menjadi salah satu daerah yang memperoleh tambahan bantuan rehabilitasi bangunan sekolah pada tahun ini.
Menurutnya, sebanyak 174 sekolah di Kabupaten Sukabumi menerima program rehabilitasi pada 2026.
Dari jumlah tersebut, sekolah dasar memperoleh alokasi paling banyak, yakni 93 unit, sebagai bagian dari upaya menciptakan lingkungan belajar yang lebih layak dan nyaman bagi peserta didik.
Selain pembangunan fisik, Fajar menilai persoalan Angka Tidak Sekolah (ATS) harus menjadi perhatian bersama.
Ia menegaskan penyelesaiannya tidak hanya mengandalkan sekolah formal, tetapi juga membutuhkan dukungan Pendidikan Jarak Jauh (PJJ) serta lembaga pendidikan nonformal seperti Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM).
Ia pun mengajak seluruh kepala sekolah, guru, dan pemerintah daerah untuk aktif melakukan pendataan sekaligus mengembalikan anak-anak yang putus sekolah agar kembali memperoleh hak pendidikan.
Menurutnya, langkah tersebut menjadi investasi penting dalam membangun sumber daya manusia yang unggul.
Wakil Bupati Sukabumi H. Andreas menyampaikan bahwa perhatian pemerintah pusat merupakan dorongan positif bagi daerah dalam mempercepat pemerataan layanan pendidikan.
Ia berharap berbagai program yang digulirkan dapat menjawab kebutuhan masyarakat sekaligus meningkatkan kualitas pembelajaran di seluruh wilayah Kabupaten Sukabumi.
Pada kesempatan itu, Andreas juga memaparkan sejumlah tantangan yang masih dihadapi pemerintah daerah, mulai dari kondisi geografis hingga pemerataan akses pendidikan.
Karena itu, sinergi dengan pemerintah pusat dinilai menjadi faktor penting dalam mewujudkan layanan pendidikan yang lebih merata.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi Deden Sumpena memastikan pihaknya siap melaksanakan berbagai arahan yang disampaikan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.
Penguatan koordinasi bersama seluruh pemangku kepentingan akan terus dilakukan agar setiap kebijakan dapat diterapkan secara optimal di lapangan.
Audiensi tersebut diharapkan menghasilkan langkah nyata dalam menyelaraskan kebijakan pusat dan daerah.
Dengan kerja sama yang semakin erat, berbagai program peningkatan mutu pendidikan di Kabupaten Sukabumi diharapkan mampu berjalan lebih efektif dan memberikan manfaat bagi seluruh peserta didik. (Reno)