JATENG:Bidik-kasusnews.com
JEPARA — Operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Kamis (15/10/2026) menyasar wilayah Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, hingga Jakarta. Sebanyak 20 orang diamankan dalam operasi tersebut, termasuk Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo.
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengonfirmasi penindakan yang dilakukan tim lembaga antirasuah itu. Para pihak yang diamankan kini menjalani pemeriksaan untuk mendalami perkara yang sedang diselidiki.
Menurut Budi, pemeriksaan terhadap pihak-pihak yang diamankan di wilayah Klaten berlangsung di Polres Klaten. Sementara itu, mereka yang diamankan di Jakarta menjalani permintaan keterangan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan.
“Para pihak yang diamankan di Klaten saat ini masih dilakukan permintaan keterangan di Polres Klaten. Salah satunya adalah Bupati Klaten,” kata Budi dalam keterangan tertulis kepada Bidik-kasusnews Kamis (15/10/2026).
Bupati Dijadwalkan ke Jakarta
KPK menjadwalkan kedatangan Hamenang Wajar Ismoyo ke Gedung Merah Putih KPK pada Jumat pagi (16/10/2026). Langkah tersebut menjadi bagian dari proses pemeriksaan lanjutan setelah operasi di Klaten.
Kendati demikian, KPK belum mengungkap secara terperinci dugaan tindak pidana yang melatarbelakangi OTT tersebut. Identitas dan peran masing-masing pihak yang diamankan juga masih menunggu penjelasan resmi dari penyidik.
Sesuai ketentuan, KPK mempunyai waktu 1 x 24 jam sejak penangkapan untuk menentukan status hukum pihak-pihak yang terjaring OTT.
Setelah proses pemeriksaan awal selesai, KPK akan menyampaikan hasil penindakan melalui konferensi pers. Pengumuman itu nantinya mencakup status hukum para pihak, kronologi atau konstruksi perkara, serta barang bukti yang diamankan dalam operasi tersebut.
Publik kini menunggu penjelasan resmi KPK untuk mengetahui lebih jauh perkara yang tengah diusut dalam operasi di Klaten dan Jakarta tersebut.(Wely)