Aceh Tengah, Bidik-kasusnews.com — Akses terputus akibat banjir dan tanah longsor tidak menyurutkan langkah prajurit kesehatan Kodam Iskandar Muda untuk menjangkau masyarakat yang membutuhkan. Personel dari Brigif TP 90/Yudha Giri Dhanu dan Yonif TP 854/Dharma Kersaka menembus medan licin dan berbatu menuju dua desa terisolir, yakni Desa Pameu dan Desa Lut Jaya, Kecamatan Rusip Antara, Selasa (9/12/2025).
Bencana yang melanda kawasan tersebut menutup jalur penghubung dan memutus akses vital masyarakat terhadap layanan kesehatan maupun pasokan obat-obatan. Menyikapi kondisi darurat itu, Kodam Iskandar Muda mengerahkan tim kesehatan dengan membawa berbagai jenis obat secara manual—melintasi jalur yang hanya dapat ditempuh dengan berjalan kaki.
Obat-obatan esensial seperti antibiotik, obat diare, vitamin, obat penyakit kulit, serta obat umum lainnya dibawa langsung oleh prajurit demi memastikan kebutuhan dasar warga segera terpenuhi. Perjalanan panjang dengan risiko tinggi tidak menyurutkan semangat tim untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Selain menyalurkan obat, para personel kesehatan juga membuka layanan medis di lokasi. Warga mendapatkan pemeriksaan kesehatan dasar, konsultasi medis, hingga penyuluhan mengenai pencegahan penyakit yang rawan muncul pascabencana, seperti ISPA, diare, dan infeksi kulit. Kehadiran tim kesehatan ini menjadi angin segar bagi warga yang selama beberapa hari terakhir terisolasi tanpa bantuan tenaga medis.
Upaya ini mendapat dukungan penuh dari Brigif TP 90/Yudha Giri Dhanu dan Yonif TP 854/Dharma Kersaka serta berkoordinasi dengan pemerintah daerah agar distribusi bantuan dan pemulihan kondisi masyarakat dapat berjalan maksimal.
Kodam Iskandar Muda menegaskan komitmennya untuk terus berada di garis depan dalam penanggulangan bencana, memastikan setiap wilayah—tak peduli seberapa sulit dijangkau—tetap mendapatkan pelayanan kesehatan dan bantuan kemanusiaan. (Agus)
