SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Pemerintah Kabupaten Sukabumi terus mendorong pemerataan pelayanan kesehatan dengan memperkuat fasilitas medis berteknologi tinggi.
Upaya tersebut ditandai dengan peresmian Cathlab, ICVCU, CT Scan, dan Laboratorium Mikrobiologi di UOBK RSUD Sekarwangi, Rabu (12/8/2026).
Peresmian dilakukan Bupati Sukabumi H. Asep Japar bersama Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin.
Kehadiran empat layanan tersebut menjadi bagian dari penguatan kapasitas RSUD Sekarwangi sebagai salah satu fasilitas pelayanan kesehatan rujukan di Kabupaten Sukabumi.
Bupati Sukabumi H. Asep Japar mengatakan pembangunan dan pengembangan fasilitas kesehatan harus berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
Karena itu, pemerataan layanan dengan dukungan teknologi tinggi menjadi salah satu hal yang perlu terus diperkuat.
Menurutnya, keberadaan Cathlab, ICVCU, CT Scan, dan Laboratorium Mikrobiologi membuat kemampuan RSUD Sekarwangi dalam memberikan pelayanan semakin komprehensif.
Fasilitas tersebut juga diharapkan mampu mempercepat penanganan pasien yang membutuhkan tindakan medis tertentu.
“Program ini menjadi langkah strategis memperkuat jejaring pelayanan rujukan nasional melalui pemerataan akses terhadap kesehatan berteknologi tinggi,” ujar Asep Japar.
Ia menjelaskan, penguatan fasilitas kesehatan bukan hanya berkaitan dengan pembangunan sarana dan prasarana, tetapi juga menjadi investasi jangka panjang untuk meningkatkan mutu pelayanan.
Dengan dukungan teknologi yang semakin lengkap, masyarakat Kabupaten Sukabumi diharapkan dapat memperoleh pelayanan yang lebih cepat dan berkualitas.
Asjap sapaan bupati juga mengapresiasi dukungan pemerintah pusat melalui Kementerian Kesehatan.
Menurutnya, sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi dan pemerintah daerah menjadi kunci dalam menghadirkan pelayanan kesehatan yang mampu menjangkau kebutuhan masyarakat.
Direktur UOBK RSUD Sekarwangi dr. Asep Suherman, M.Kes., menyampaikan bahwa empat layanan tersebut dirancang sebagai satu kesatuan pelayanan.
Integrasi itu terutama ditujukan untuk mendukung penanganan kasus kegawatdaruratan jantung, stroke, serta penyakit infeksi.
Sementara itu, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menegaskan bahwa transformasi kesehatan nasional terus diarahkan pada modernisasi, digitalisasi, serta penguatan sistem pelayanan dan pengawasan.
Budi mengatakan, penguatan fasilitas kesehatan di daerah diharapkan membuat semakin banyak pelayanan dapat diselesaikan di tingkat kabupaten/kota.
Dengan demikian, masyarakat tidak perlu menempuh perjalanan jauh hanya untuk mendapatkan layanan medis yang dibutuhkan.
“Harapannya 80 persen pelayanan kesehatan bisa dilakukan di tingkat kabupaten/kota. Selain memudahkan masyarakat, pelayanan juga bisa dilakukan lebih cepat dan meminimalkan rujukan,” kata Budi.
Menurutnya, pengembangan layanan kesehatan berteknologi tinggi di daerah merupakan bagian penting dari transformasi pelayanan kesehatan.
Keberadaan fasilitas tersebut diharapkan diikuti dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia dan tata kelola pelayanan.
Peresmian empat layanan kesehatan tersebut juga menjadi momentum tersendiri karena bertepatan dengan Hari Jadi Kabupaten Sukabumi ke-156.
Kegiatan dihadiri unsur Forkopimda, Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat, perangkat daerah Kabupaten Sukabumi, Forkopimcam Cibadak, serta tamu undangan lainnya. (Reno)