Bandar Lampung, Bidik-kasusnews.com — Kodim 0410/Kota Bandar Lampung mengirimkan bantuan pangan untuk korban bencana alam di tiga provinsi di Sumatera pada Rabu (3/12/2025). Bantuan tersebut ditujukan untuk warga terdampak banjir bandang dan tanah longsor di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, sebagai bagian dari dukungan TNI dalam penanganan darurat nasional.
Dalam beberapa hari terakhir, wilayah Sumatera mengalami bencana hidrometeorologi basah akibat Siklon Tropis Senyar. Dampaknya, ribuan warga terdampak oleh banjir dan longsor, sementara sejumlah ruas jalan terputus, menyulitkan distribusi bantuan. Pemerintah pusat melalui Badan Pangan Nasional (Bapanas) telah menetapkan status keadaan darurat dan mengoordinasikan percepatan penanganan.
Melihat kondisi tersebut, Kodim 0410/KBL yang selama ini aktif dalam operasi kemanusiaan di wilayah Lampung, langsung bergerak menyiapkan dan mendistribusikan bantuan pangan pokok. Pengiriman pada 3 Desember 2025 ini menjadi bentuk kepedulian prajurit TNI di Lampung kepada masyarakat yang terdampak bencana di wilayah utara Sumatera.
Bantuan yang dikirim difokuskan pada komoditas pangan utama yang dibutuhkan para pengungsi. Informasi yang diterima dari lapangan menyebutkan bahwa banyak warga kehilangan perlengkapan dasar dan sangat membutuhkan makanan siap konsumsi. Bantuan dari Kodim 0410/KBL ini sekaligus memperkuat suplai logistik nasional yang telah digerakkan pemerintah.
Aksi cepat Kodim 0410/KBL sejalan dengan instruksi Menteri Pertanian/Kepala Bapanas Andi Amran Sulaiman, yang menegaskan agar seluruh jajaran mempercepat pendistribusian bantuan tanpa penundaan. Pemerintah pusat telah mengalokasikan bantuan pangan dalam jumlah besar, sementara peran TNI menjadi krusial agar bantuan tersebut dapat menjangkau desa-desa terpencil melalui operasi darat dan udara.
Dalam penanganan bencana skala regional ini, Kodim 0410/KBL bekerja dalam koordinasi intensif dengan berbagai instansi, di antaranya:
- Badan Pangan Nasional (Bapanas) dan Bulog, sebagai sektor utama distribusi pangan nasional.
- Pemerintah daerah, untuk memastikan bantuan disalurkan tepat sasaran.
- Instansi kemanusiaan dan keamanan, termasuk PMI yang aktif mengirim air bersih serta kebutuhan medis.
Seorang perwira Kodim 0410/KBL menegaskan bahwa semangat solidaritas menjadi alasan utama percepatan pengiriman bantuan.
“Meski berjarak, prajurit Kodim 0410/KBL turut merasakan duka saudara-saudara kita di Aceh, Sumut, dan Sumbar. Bantuan ini adalah wujud kepedulian TNI agar mereka bisa segera bangkit dari bencana. Kami berharap situasi cepat pulih dan masyarakat dapat kembali menjalani aktivitas normal,” ujarnya.
Pengiriman bantuan dari Lampung ini menjadi bukti bahwa kolaborasi nasional tetap menjadi kekuatan terbesar Indonesia dalam menghadapi bencana. (Agus)
