Kasus Dugaan Peluru Nyasar di Gresik, Marinir TNI AL Tegaskan Langkah Kemanusiaan dan Proses Hukum Terus Berjalan

JAKARTA, Bidik-kasusnews.com — Kasus dugaan peluru nyasar yang melukai seorang siswa di Gresik, Jawa Timur, masih terus bergulir. Pihak Marinir TNI AL menyatakan sejak awal telah menempuh langkah penanganan secara kemanusiaan sekaligus mendukung proses hukum yang saat ini masih berlangsung.

Peristiwa tersebut terjadi pada 17 Desember 2025 dan diduga berkaitan dengan aktivitas latihan menembak di Lapangan Tembak FX Soepramono, Karangpilang, Surabaya. Insiden itu menyebabkan dua siswa mengalami luka, salah satunya Darrell Fausta Hamdani (14).

Awalnya, penanganan terhadap korban disebut berjalan secara kooperatif. Namun dalam perkembangannya, keluarga korban melayangkan surat somasi yang ditujukan kepada Kolonel Marinir Rizal Ikhwan Nusofa, yang saat itu menjabat sebagai Danmenbanpur 2 Mar. Kondisi tersebut dinilai membuat proses penyelesaian perkara menjadi lebih kompleks.

Pada Jumat malam (17/04/2026) di kawasan Jakarta Selatan, Letkol Laut (PM) Reza Ali Aksha menyampaikan bahwa sejak awal fokus utama institusi adalah keselamatan korban, pendampingan keluarga, tanggung jawab institusi, serta penyelesaian terbaik bagi seluruh pihak.

Menurut Reza, kegiatan latihan menembak yang dilaksanakan saat itu merupakan bagian dari program rutin pembinaan kemampuan prajurit guna meningkatkan profesionalisme, kesiapsiagaan, dan keterampilan personel.

Ia juga menjelaskan bahwa lokasi latihan tersebut telah digunakan selama puluhan tahun. Namun, perkembangan kawasan pemukiman warga di sekitar area menjadi faktor yang perlu mendapat perhatian ke depan.

“Dulu kawasan itu relatif kosong. Seiring waktu, mulai muncul permukiman. Setiap latihan tetap dilakukan dengan prosedur pengamanan, termasuk pemberitahuan kepada warga dan pemasangan tanda larangan,” ujarnya.

Sementara itu, kuasa hukum Ninayanti menilai somasi yang dilayangkan kepada perwira tersebut tidak tepat sasaran.

“Somasi itu kami nilai error in persona atau salah alamat, karena seharusnya ditujukan kepada pejabat yang berwenang secara institusional,” katanya.

Ia menambahkan bahwa pihak TNI AL tetap menunjukkan empati kepada korban melalui pembiayaan operasi, perawatan medis, hingga pendampingan lanjutan. Namun, sebagian bentuk bantuan lanjutan dan santunan disebut tidak diterima pihak keluarga korban.

Reza kemudian menjelaskan sejumlah langkah yang telah dilakukan institusi, antara lain:

* Penanganan medis penuh terhadap korban serta pemberian santunan awal.

* Mediasi berulang dengan melibatkan unsur LBH, tokoh masyarakat, dan keluarga korban.

* Salah satu korban telah selesai melalui jalur kekeluargaan.

* Upaya pendekatan lanjutan berupa silaturahmi dan santunan Rp50 juta telah dilakukan, namun belum diterima pihak keluarga korban lainnya.

* Penanganan komunikasi publik melalui kanal resmi secara terukur.

* Koordinasi intensif dengan Polisi Militer Angkatan Laut guna penguatan aspek hukum.

Di sisi lain, proses hukum disebut masih berjalan. Hingga saat ini, sekitar 119 personel yang terlibat dalam kegiatan latihan telah dimintai keterangan sebagai bagian dari penyelidikan.

“Ini menunjukkan proses hukum berjalan,” ujar Reza.

Ninayanti juga meminta publik tidak terburu-buru menyimpulkan insiden tersebut sebagai kesalahan tembak dari pihak Marinir, karena penyebab pasti masih menunggu hasil penyelidikan resmi.

“Jangan sampai ini menjadi bola liar di masyarakat. Apakah benar peluru berasal dari Marinir atau tidak, itu masih berproses,” ujarnya.

Selain itu, ia menyinggung adanya tuntutan ganti rugi dari pihak keluarga korban sebesar sekitar Rp340 juta untuk kerugian material dan Rp1,5 miliar untuk kerugian immaterial. Menurutnya, tuntutan tersebut masih perlu dibahas sesuai mekanisme hukum yang berlaku.

Pihak Marinir menegaskan bahwa fokus utama saat ini tetap pada pemulihan korban agar dapat kembali beraktivitas normal. Menurut Reza, korban diketahui telah kembali bersekolah sejak awal Januari 2026.

Menutup keterangannya, Reza menyampaikan bahwa pihaknya tetap membuka ruang komunikasi dan menerima masukan konstruktif dari berbagai pihak demi mendukung pengungkapan perkara secara akuntabel, akurat, dan kredibel.

Follow Us On

Trending Now​

Mahasiswa di HSU Ditangkap Bawa Sabu Hampir 24 Gram, Polisi Ungkap Peredaran Narkotika di Pinggir Jalan Banjang

HSU – BIDIK-KASUSNEWS.COM – Satuan Reserse Narkoba Polres Hulu Sungai Utara (HSU) kembali...

Desa Cipeundeuy Juara Pengerahan Massa di Khotman Quran Akbar Tingkat Kecamatan Surade

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Desa Cipeundeuy, Kecamatan Surade, berhasil meraih gelar juara...

Squad Nusantara Muria Raya Gelar Konsolidasi, Perkuat Persaudaraan dan Soliditas Organisasi

JATENG;Bidik-kasusnews.com Pati,-19-April-2026— Squad Nusantara se-Karesidenan Pati menggelar...

Polres Majalengka Sita 187 Botol Miras dalam Operasi Malam Hari

MAJALENGKA-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Polres Majalengka kembali menggencarkan operasi penyakit...

Gerak Cepat Puskesmas Cakung, Fogging Ulang Digelar Usai Temuan Jumantik di Pulogebang

Jakarta Timur – Bidikkasus.com. Upaya pencegahan penyebaran Demam Berdarah Dengue (DBD) di wilayah...

Recent Post​

Mahasiswa di HSU Ditangkap Bawa Sabu Hampir 24 Gram, Polisi Ungkap Peredaran Narkotika di Pinggir Jalan Banjang

HSU – BIDIK-KASUSNEWS.COM – Satuan Reserse Narkoba Polres Hulu Sungai Utara (HSU) kembali mengungkap kasus penyalahgunaan narkotika jenis sabu...

Desa Cipeundeuy Juara Pengerahan Massa di Khotman Quran Akbar Tingkat Kecamatan Surade

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Desa Cipeundeuy, Kecamatan Surade, berhasil meraih gelar juara pengerahan massa dalam rangkaian kegiatan Khotman...

Squad Nusantara Muria Raya Gelar Konsolidasi, Perkuat Persaudaraan dan Soliditas Organisasi

JATENG;Bidik-kasusnews.com Pati,-19-April-2026— Squad Nusantara se-Karesidenan Pati menggelar kegiatan konsolidasi yang berlangsung di Resto Putra...

Polres Majalengka Sita 187 Botol Miras dalam Operasi Malam Hari

MAJALENGKA-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Polres Majalengka kembali menggencarkan operasi penyakit masyarakat dengan menyasar peredaran minuman keras...

Gerak Cepat Puskesmas Cakung, Fogging Ulang Digelar Usai Temuan Jumantik di Pulogebang

Jakarta Timur – Bidikkasus.com. Upaya pencegahan penyebaran Demam Berdarah Dengue (DBD) di wilayah Kampung Sawah Indah Blok E RT 01/005, Kelurahan...

“Kehadiran Ratusan Prajurit Kodam XXI Radin Inten adalah Anugerah Tuhan bagi Warga Bandar Lampung” – Kegiatan Babinsa Kodim 0410/KBL Pelda Sulindra Jadi Contoh Terbaik

Bandar Lampung, Bidik-kasusnews.com  Ratusan prajurit Kodam XXI/Radin Inten yang tersebar di seluruh wilayah Bandar Lampung terus menunjukkan dedikasi...

Polresta Cirebon Bongkar Jaringan Peredaran Obat Keras, Satu Tersangka Diamankan

CIREBON-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Polresta Cirebon kembali menunjukkan komitmennya dalam memberantas peredaran obat keras ilegal. Melalui Satuan...

Patroli Humanis di Candi Agung, Polres HSU Jaga Keamanan Wisatawan di Akhir Pekan

HSU – Bidik-kasusnews.com – Guna memastikan keamanan dan kenyamanan masyarakat saat berlibur, jajaran Polres Hulu Sungai Utara (HSU)...

KPK Ungkap Celah Korupsi Program MBG, Soroti Lemahnya Tata Kelola

Bidik-kasusnews.com Jakarta-19-April-2026— Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap adanya sejumlah celah yang berpotensi menimbulkan praktik...