AMUNTAI – Bidik-kasusnews.com Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terjadi di Desa Tapus Dalam RT 04, Kecamatan Sungai Pandan, Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), Jumat (18/9/2026) malam. Api yang membakar area semak belukar tersebut berhasil dipadamkan setelah petugas bersama sejumlah pihak melakukan penanganan di lokasi.
Kebakaran diketahui setelah adanya informasi mengenai titik panas atau hotspot di wilayah hukum Polsek Sungai Pandan. Petugas kemudian mendatangi lokasi sekitar pukul 18.40 WITA untuk melakukan pengecekan langsung sekaligus penanganan terhadap titik api.
Berdasarkan hasil pemeriksaan di lapangan, lokasi yang terbakar merupakan lahan gambut dengan kondisi relatif lembap. Vegetasi di area tersebut didominasi semak belukar, bondong, dan purun.
Dari keterangan Kepala Desa Tapus Dalam, api diketahui mulai terlihat sekitar pukul 18.00 WITA. Area yang terdampak kebakaran diperkirakan memiliki ukuran sekitar 40 x 50 meter.
Dalam proses penanganan, personel Bhabinkamtibmas dan anggota Polsek Sungai Pandan berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), aparatur desa, relawan peduli api, serta masyarakat setempat.
Pemadaman dilakukan secara bersama-sama menggunakan mesin pemadam portabel. Selain memadamkan api, petugas juga melakukan pemantauan untuk memastikan tidak ada titik api yang kembali muncul di sekitar lokasi.
Setelah dilakukan penanganan, api dilaporkan berhasil dipadamkan sekitar pukul 21.00 WITA.
Sementara itu, penyebab kebakaran hingga kini masih dalam penyelidikan. Petugas juga terus melakukan pemantauan terhadap kondisi lahan guna mengantisipasi munculnya kembali titik api.
Penanganan karhutla tersebut berlangsung dengan melibatkan unsur kepolisian, BPBD, pemerintah desa, relawan, dan masyarakat. Kolaborasi tersebut dilakukan untuk mempercepat pemadaman sekaligus mencegah api meluas ke area lainnya.
(Agus)