MAJALENGKA-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Anggota DPR RI Komisi XII dari Fraksi PKS, Ateng Sutisna, memastikan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) dan gas dalam kondisi aman menjelang Idul Adha 2026.
Ia menilai keputusan pemerintah pusat yang tidak menaikkan harga BBM per 1 April 2026 merupakan langkah tepat untuk menjaga stabilitas ekonomi nasional, terutama di tengah dinamika geopolitik global yang berdampak pada harga energi.
“Atas keputusan tersebut, kami memberikan apresiasi. Pemerintah menunjukkan komitmennya dalam menjaga stabilitas harga BBM di masyarakat serta memastikan ketersediaan stok tetap terjaga,” ujar Ateng, Minggu (12/4/2026).
Menurutnya, kebijakan tersebut menjadi bukti keberpihakan pemerintah kepada masyarakat, khususnya dalam menjaga daya beli di tengah kondisi ekonomi yang belum sepenuhnya stabil.
Ateng juga mengingatkan agar tidak terjadi penyalahgunaan BBM bersubsidi. Ia meminta masyarakat segera melaporkan jika menemukan indikasi penimbunan atau penggunaan yang tidak tepat sasaran.
“Kalau ada penyalahgunaan atau penimbunan BBM subsidi, segera laporkan. Kami di Komisi XII akan menindaklanjuti,” tegasnya.
Lebih lanjut, ia memastikan stok BBM bagi masyarakat masih dalam kondisi aman dan mencukupi. Karena itu, masyarakat diminta tidak melakukan pembelian secara berlebihan.
“Masyarakat tidak perlu panik. Pemerintah bersama stakeholder telah merancang ketersediaan BBM yang cukup,” katanya.
Selain itu, Ateng juga mendorong peningkatan produksi energi dalam negeri guna memperkuat ketahanan energi nasional.
Ia turut mengimbau masyarakat untuk mulai beralih ke energi alternatif, seperti penggunaan kompor listrik, serta mendorong instansi terkait memanfaatkan kendaraan listrik sebagai langkah efisiensi. (Asep Rusliman)