Bandar Lampung, Bidik-kasusnews.com, Hujan deras yang mengguyur Kota Bandar Lampung sejak Minggu malam hingga Senin pagi (23/2/2026) menyebabkan tanah longsor yang merusak sebuah rumah warga di kawasan padat penduduk, tepatnya di Jalan Pangeran Emir M. Noer, Gang Laksana, Kampung Sinar Laban, Kelurahan Sumur Putri, Kecamatan Teluk Betung Selatan.
Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 06.05 WIB tersebut dipicu longsoran tanah dari tebing di belakang rumah milik Zajuli (38). Material tanah menghantam dinding samping rumah yang berbatasan langsung dengan kamar tidur bagian depan. Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp15 juta.
Mendapat laporan dari Ketua RT setempat, aparat kewilayahan langsung bergerak cepat. Babinsa Kelurahan Sumur Putri, Sertu Toto Susilo dari Koramil 410-02/Teluk Betung Selatan, segera mendatangi lokasi untuk melakukan pengecekan sekaligus membantu penanganan awal.
Di lokasi kejadian, Babinsa kemudian berkoordinasi dengan Lurah Sumur Putri, Arief Yanuar, guna menentukan langkah penanganan darurat. Koordinasi tersebut segera direspons dengan aksi gotong royong yang melibatkan unsur pemerintah daerah, BPBD, serta masyarakat setempat.
Sejumlah pejabat turut hadir memantau dan mengoordinasikan penanganan di lapangan, di antaranya Camat Teluk Betung Selatan Wahyudi, S.H., Sekcam Budi Yamin, M.M., Kabid BPBD Kota Bandar Lampung Gustriansyah, serta Kalak BPBD Kota Bandar Lampung Idham.
Personel gabungan dari BPBD, Linmas, dan warga bahu-membahu membersihkan material longsor yang menimbun bagian rumah korban. Proses evakuasi dilakukan secara manual untuk mempercepat pembersihan sekaligus mengantisipasi potensi longsor susulan.
Sertu Toto Susilo mengatakan kehadiran aparat di tengah masyarakat merupakan bentuk tanggung jawab moral sekaligus tugas pembinaan wilayah. Ia menegaskan bahwa sinergi antara aparat pemerintah dan masyarakat menjadi kunci utama dalam menghadapi bencana.
“Ini musibah bagi warga binaan kami. Sudah menjadi kewajiban kami untuk hadir membantu agar warga tidak merasa sendiri. Berkat kerja sama semua pihak, proses pembersihan berjalan lancar,” ujarnya di sela kegiatan.
Pembersihan material longsor ditargetkan selesai pada hari yang sama agar rumah korban dapat segera diperbaiki dan aktivitas warga kembali normal. Hingga siang hari, situasi di lokasi kejadian terpantau aman dan kondusif.
(Agus)
