BANDAR LAMPUNG, BIDIK-KASUSNEWS.COM
Kobaran api melalap habis Bengkel Krisna Motor yang berlokasi di Jalan Garuda No. 5 & 6, Kelurahan Beringin Raya, Kecamatan Kemiling, Kamis (13/11) siang. Diduga kuat kebakaran tersebut dipicu oleh korsleting pada genset, dan menimbulkan kerugian material mencapai sekitar Rp 8 miliar.
Menurut laporan Babinsa Kelurahan Beringin Raya, Sertu Edwin A.P., peristiwa bermula sekitar pukul 14.30 WIB, ketika salah satu karyawan bengkel, Heru (32), menyalakan genset untuk keperluan operasional.
“Sekitar satu jam setelah dinyalakan, genset diduga mengalami korsleting dan memercikkan api. Percikan itu menjalar ke bahan-bahan yang mudah terbakar di sekitar bengkel,” jelas Sertu Edwin di lokasi kejadian.
Api dengan cepat membesar dan menghanguskan seluruh bangunan bengkel. Bahkan, kobaran api turut menjalar hingga ke dua dapur rumah warga di sekitar lokasi. Suasana panik pun melanda kawasan padat penduduk tersebut.
Tim Pemadam Kebakaran Kota Bandar Lampung yang tiba di lokasi segera melakukan upaya pemadaman. Sebanyak 17 unit mobil pemadam dan 1 unit water cannon Polresta Bandar Lampung diterjunkan. Proses pemadaman berlangsung dramatis dan menguras tenaga, mengingat banyaknya material mudah terbakar seperti oli, tiner, dan ban kendaraan.
Hingga pukul 17.30 WIB, petugas masih melakukan pendinginan dan memastikan tidak ada lagi titik api yang tersisa. Proses pemadaman dipimpin langsung oleh Kapolres Bandar Lampung, Kombes Pol Alfret Jakob Tilukay, bersama jajaran Polsek Kemiling dan instansi terkait.
Pemilik bengkel, Cristopher Tri Agung (42), tampak terpukul menyaksikan tempat usahanya ludes terbakar.
“Ini musibah yang sangat berat bagi saya. Semua habis terbakar, tapi saya tetap bersyukur karena tidak ada korban jiwa,” ujarnya dengan mata berkaca-kaca.
Kerugian Material yang Diderita:
- 1 unit mobil Toyota Innova Zenix
- 2 unit sepeda motor (Mio Girl dan Honda PCX)
- Seluruh peralatan bengkel (genset, oli, ban, pilok, tiner, dan alat servis lainnya)
- Dua dapur rumah warga milik Hadi Deswanto dan Ibu Susanti (dihuni Bapak Titus)
Pejabat dan Aparat yang Terlibat di Lokasi:
- Iptu Ratih Ayu – Kapolsek Kemiling
- Andi – Camat Kemiling
- Yuliana – Lurah Beringin Raya
- Personel Damkar Kota Bandar Lampung
- Anggota Polsek Kemiling dan Babinsa Koramil setempat
Sertu Edwin A.P. menegaskan pentingnya koordinasi cepat lintas instansi dalam penanganan keadaan darurat.
“Kami bersama petugas Damkar, Polsek, dan aparatur kelurahan bergerak cepat agar api tidak menjalar ke permukiman lain,” tegasnya.
Sementara itu, Dinas Pemadam Kebakaran Kota Bandar Lampung mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama di area usaha atau rumah yang menggunakan genset.
Imbauan Petugas Damkar:
- Lakukan pemeriksaan rutin terhadap instalasi listrik dan genset
- Hindari menyimpan bahan mudah terbakar dekat sumber panas atau api
- Siapkan alat pemadam api ringan (APAR) di tempat usaha
- Pastikan akses jalan menuju lokasi selalu terbuka bagi kendaraan darurat
Hingga kini, pihak kepolisian bersama tim pemadam masih melakukan investigasi untuk memastikan penyebab pasti kebakaran. Sementara para korban dievakuasi dan mengungsi sementara di rumah kerabat terdekat.
(Agus)
