Kota Cirebon,Bidik-kasusnews.com,.(Jum’at, 20/3/2026), – Komandan Kodim 0614/Kota Cirebon turut mendampingi Komandan Korem 063/Sunan Gunung Jati dalam kegiatan peresmian Jembatan Perintis Garuda yang berlokasi di RW 07 Sumurwuni, Kecamatan Harjamukti, Kota Cirebon, Jumat.
Peresmian jembatan tersebut ditandai dengan prosesi pengguntingan pita oleh Danrem 063/SGJ sebagai simbol resmi dibukanya akses jembatan bagi masyarakat. Kegiatan berlangsung khidmat dan penuh antusiasme dari warga sekitar yang telah lama menantikan keberadaan infrastruktur tersebut.
Dalam sambutannya, Danrem 063/SGJ Kolonel Inf Hista Soleh Harahap, S.I.P., M.I.P., M.Han menyampaikan bahwa pembangunan jembatan ini merupakan bagian dari program pembangunan infrastruktur jembatan tahap pertama yang dilakukan jajaran Korem.
“Pembangunan Jembatan Perintis Garuda ini merupakan bagian dari program 200 jembatan tahap pertama. Harapannya dapat meningkatkan konektivitas antarwilayah, memperlancar perekonomian, serta mempererat silaturahmi antarwarga,” ujarnya.
“Setiap bulan, Korem memiliki tanggung jawab pembangunan sekitar 15 jembatan. Saat ini, sudah terealisasi di beberapa daerah seperti Kota Cirebon, Purwakarta, dan Subang, dan akan terus berlanjut pada tahap berikutnya,” jelasnya.
Sementara itu, Dandim 0614/Kota Cirebon Letkol Arm Drajat Santoso, S.Kom., M.Han. menjelaskan bahwa pembangunan jembatan ini merupakan realisasi program prioritas pemerintah dalam menghubungkan wilayah yang memiliki potensi ekonomi.
Menurutnya, jembatan tersebut sebelumnya sudah direncanakan sejak 2018, namun baru terealisasi pada 2026 ini. Dengan konstruksi baja WF yang kokoh serta pondasi yang kuat, jembatan ini dinilai jauh lebih baik dibandingkan sebelumnya.
“Dengan struktur baja WF tanpa sambungan dan pondasi yang kuat, jembatan ini mampu menopang beban lebih besar dan lebih aman untuk mobilitas warga. Ini bukti nyata kehadiran negara untuk masyarakat,” ungkapnya.
Ia juga menekankan pentingnya perawatan jembatan oleh masyarakat agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang, termasuk mengatur penggunaan agar tidak terjadi beban berlebih yang dapat merusak konstruksi.
Meneruskan perintah dari Danrem 063/Sgj, Dandim 0614/Kota Cirebon menambahkan, pihaknya membuka peluang bagi wilayah lain yang membutuhkan pembangunan jembatan dengan mengajukan melalui Babinsa atau Koramil setempat untuk kemudian akan kami teruskan ke Korem 063/Sgj.
Di sisi lain, Camat Harjamukti, Rd Yuki Maulana Hidayat, menyampaikan apresiasi atas pembangunan jembatan tersebut yang dinilai sangat strategis, terutama menjelang momentum tradisi Maulid.
“Jembatan ini menjadi akses penting menuju Makam Mbah Soleh, yang merupakan leluhur warga setempat. Saat bulan Maulid, arus lalu lintas biasanya meningkat, sehingga kehadiran jembatan ini sangat membantu kelancaran mobilitas,” ujarnya.
Ia juga mengungkapkan bahwa masih terdapat beberapa titik jembatan di wilayah Harjamukti yang membutuhkan perbaikan, seperti di Kelurahan Kecapi dan wilayah RW lainnya, yang akan diajukan sesuai prosedur.
Acara peresmian ini dihadiri oleh unsur TNI-Polri, Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam), tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, serta warga sekitar yang turut menyaksikan momen bersejarah tersebut.
Dengan diresmikannya Jembatan Perintis Garuda Sumurwuni, masyarakat kini memiliki akses yang lebih mudah dan aman dalam beraktivitas sehari-hari, sekaligus menjadi simbol kemanunggalan TNI dengan rakyat. (pendim0614)*
(Asep Rusliman)