Jakarta, Bidik-kasusnews.com – Semangat pelestarian budaya dan kebanggaan terhadap karya anak bangsa menggelora dalam acara “Bersinar Sriwijaya dalam Budaya dan Prestasi untuk Sumatera Selatan”, yang digelar di Gedung Pertunjukan Bulungan, Jakarta Selatan, Sabtu (1/11/2025).
Pagelaran spektakuler ini merupakan hasil kolaborasi antara Komisi X DPR RI, Kementerian Kebudayaan, dan Fahmi Sriwijaya Dancer, sekaligus menjadi penanda 25 tahun perjalanan Fahmi Sriwijaya atau Rishi Algafari dalam dunia seni tari dan musik.
Acara dibuka secara resmi oleh Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Hj. Himmatul Aliyah, S.Sos., M.Si., yang memberikan apresiasi tinggi terhadap karya dan dedikasi Fahmi dalam mengangkat budaya Nusantara, khususnya Sumatera Selatan.
“Kita perlu terus melindungi, mengembangkan, dan melestarikan budaya. Alhamdulillah, sajian dari Fahmi termasuk yang terbaik dan sangat mengesankan,” ujar Himmatul Aliyah dalam sambutannya.
Turut hadir pula Hj. Vinita Citra Karini, SE., M.Si., Kepala Humas dan Dokumentasi Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sumatera Selatan, yang datang langsung dari Palembang. Ia menyampaikan rasa bangganya atas kontribusi Fahmi sebagai putra daerah yang tetap mengharumkan nama Sumatera Selatan meski berkarya di ibu kota.
“Kami bangga ada putra daerah seperti Fahmi Sriwijaya. Meski tinggal di Jakarta, beliau terus mengangkat budaya Sumsel di kancah nasional. Kami akan terus memberikan dukungan penuh,” ungkap Vinita.
Dalam kesempatan tersebut, Fahmi Sriwijaya mengaku terharu sekaligus bersyukur dapat mewujudkan impian panjangnya untuk mempersembahkan karya terbaik di panggung kolaboratif bersama DPR RI dan Kementerian Kebudayaan.
“Hari ini seperti mimpi yang jadi kenyataan. Setiap seniman pasti memimpikan bisa menampilkan karya sendiri di panggung besar dengan dukungan berbagai pihak. Ini tidak bisa dinilai dengan apapun,” ucapnya dengan haru.
Didirikan sejak tahun 2000, Sanggar Sriwijaya Dancer telah menjadi wadah bagi banyak seniman muda untuk mengekspresikan kecintaan terhadap budaya Palembang dan Sumatera Selatan. Dalam acara kali ini, penonton disuguhkan beragam pertunjukan khas, seperti Tari Gending Sriwijaya, Tari Bekance Sungai Musi, Tari Behusek Krotokan, Lagu Bedana Berjaya, Lagu Palembang Kito Beli, hingga Tari Sarungan dan Lagu Bersinar Sriwijaya.
Fahmi juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung keberhasilan acara, termasuk Yai Nuncjik Alidin, Abah Sjarifuddin, serta berbagai komunitas dan lembaga seperti Lenggang Harmoni Staf Bank BTN, Real Art Indonesia, Kemuning Cindo Nian, SMP 58 Jaksel, TK Al-Azhar 20 Cibubur, Sanggar Melati Karangan, dan Sriwijaya Band.
Pagelaran “Bersinar Sriwijaya” tidak hanya menjadi ajang perayaan karya Fahmi Sriwijaya, tetapi juga menjadi simbol bahwa budaya adalah identitas dan kebanggaan yang harus terus dijaga, dikembangkan, dan diwariskan kepada generasi berikutnya. ( Agus)

