JAKARTA, Bidik-kasusnews.com – Momentum Halal Bihalal dimanfaatkan untuk mempererat hubungan kelembagaan antara aparat penegak hukum dan insan pers di wilayah Jakarta Timur. Kegiatan yang berlangsung pada Rabu (1/4/2026) di sebuah rumah makan di kawasan Cipinang Jaya ini mempertemukan jajaran Kejaksaan Negeri Jakarta Timur dengan kelompok kerja wartawan serta perwakilan media lokal dalam suasana hangat dan penuh keakraban.
Acara tersebut dihadiri oleh Kepala Kejaksaan Negeri Jakarta Timur, Topik Gunawan, S.H., M.H., beserta jajaran, perwakilan Pokja Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kejaksaan dan Pengadilan Negeri Jakarta Timur yang diwakili Ketua Erfan Pratama, serta organisasi wartawan Pena Timur yang diwakili Ketua Rio Manik. Sekitar 15 wartawan dari berbagai media di Jakarta Timur turut hadir dalam kegiatan tersebut.
Kegiatan diawali dengan makan siang bersama sebagai bentuk kebersamaan, sebelum dilanjutkan dengan sesi ramah tamah yang menjadi inti acara. Suasana cair dan dialogis tampak mewarnai pertemuan tersebut, mencerminkan semangat keterbukaan dan kemitraan yang ingin dibangun ke depan.
Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri Jakarta Timur, Yogi Sudharsono, S.H., yang membuka acara, menyampaikan apresiasi atas kehadiran para jurnalis. Ia menekankan pentingnya membangun komunikasi yang sehat antara institusi penegak hukum dan media massa.
“Terima kasih atas kehadiran rekan-rekan media, khususnya di wilayah Jakarta Timur.
Momentum Halal Bihalal ini menjadi ajang silaturahmi yang sangat berarti. Kami memohon maaf karena baru dapat meluangkan waktu mengingat padatnya aktivitas. Ke depan, kami berharap sinergi antara Kejaksaan Negeri Jakarta Timur dan media dapat terus terjalin dengan baik,” ujar Yogi.
Sementara itu, Kepala Kejaksaan Negeri Jakarta Timur, Topik Gunawan, dalam sambutannya memperkenalkan diri kepada para awak media. Ia menyampaikan bahwa dirinya baru menjabat sekitar dua bulan di posisi tersebut, dan berkomitmen untuk membangun hubungan yang terbuka dan profesional dengan media.
“Sebagai pejabat baru di Kejaksaan Negeri Jakarta Timur, saya berharap dapat menjalin hubungan yang baik dengan rekan-rekan media. Jika ada hal-hal yang perlu dipublikasikan, kami persilakan untuk berkoordinasi dan bertanya langsung. Kami akan memberikan informasi secara resmi ketika sudah siap untuk dirilis,” katanya.
Pernyataan tersebut menegaskan komitmen Kejaksaan dalam menjaga transparansi informasi sekaligus memastikan akurasi dalam setiap pemberitaan yang berkaitan dengan penegakan hukum.
Dari pihak media, Ketua Pena Timur, Rio Manik, menyampaikan apresiasi dan harapan atas kepemimpinan baru di Kejaksaan Negeri Jakarta Timur. Ia menekankan pentingnya hubungan yang harmonis antara media dan institusi hukum sebagai bagian dari kontrol sosial yang konstruktif.
“Kami mengucapkan selamat atas jabatan baru Bapak sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Jakarta Timur. Kami dari rekan-rekan media, khususnya di wilayah ini, berharap ke depan dapat terus bersinergi dan menjalin hubungan yang erat serta profesional,” ujar Rio.
Hal senada juga tercermin dari kehadiran berbagai perwakilan media yang menunjukkan antusiasme terhadap upaya memperkuat komunikasi dan kolaborasi dengan aparat penegak hukum.
Secara keseluruhan, kegiatan Halal Bihalal ini tidak hanya menjadi ajang saling memaafkan pasca-Idulfitri, tetapi juga forum strategis untuk membangun kepercayaan, meningkatkan koordinasi, dan memperkuat kemitraan antara Kejaksaan Negeri Jakarta Timur dan insan pers.
Dengan terjalinnya komunikasi yang lebih terbuka dan konstruktif, diharapkan ke depan hubungan antara media dan Kejaksaan dapat semakin solid dalam mendukung penyampaian informasi yang akurat, berimbang, dan bertanggung jawab kepada masyarakat.
(Heri)