BIDIK-KASUSNEWS.COM
Bandar Lampung – Dalam rangka menciptakan rasa aman dan nyaman bagi umat Babinsa Kodim 0410/KBL Amankan Sholat Idul Fitri di Bandar Lampung, Ribuan Jemaah Beribadah dengan Khusyuk dan yang melaksanakan Sholat Idul Fitri 1 Syawal 1447 Hijriah, personel Babinsa jajaran Kodim 0410/KBL diterjunkan untuk melakukan pemantauan dan pengamanan di sejumlah titik lokasi pelaksanaan sholat Ied di wilayah Kota Bandar Lampung, Jumat (20/03/2026).
Kegiatan pengamanan ini merupakan bentuk sinergi TNI dengan masyarakat dalam menjaga kondusivitas wilayah, khususnya saat umat Islam merayakan hari kemenangan.
Pengamanan di Gedung Wanita
Di wilayah Kelurahan Palapa, Kecamatan Tanjung Karang Pusat, Serma Aswan dari Koramil 410-05/TKP melaksanakan pengamanan jalannya Sholat Ied yang diselenggarakan oleh Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Provinsi Lampung. Bertempat di Halaman Gedung Wanita Jalan Kapten Tendean, kegiatan berlangsung khidmat sejak pukul 07.00 WIB hingga selesai.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ustadz DR. Muhajir, M.Pd yang merangkap sebagai Khatib dan Imam. Jemaah yang hadir diperkirakan mencapai sekitar 1.500 orang. Pengamanan ketat dilakukan untuk mengantisipasi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), sehingga umat dapat menunaikan ibadah dengan khusyuk.
Lapangan Dipadati 5.000 Jemaah di Labuhan Ratu
Sementara itu, di lokasi berbeda, suasana serupa terpantau di Komplek Muhammadiyah Labuhan Ratu, Jalan ZA Pagar Alam, Kelurahan Labuhan Ratu. Babinsa setempat, Serka Dedy S dari Koramil 410-06/KDT, turun langsung memonitor jalannya ibadah yang dihadiri oleh kurang lebih 5.000 jemaah.
Dalam kegiatan tersebut, Dr. Muhammad Lutfi, SE., SMY bertindak sebagai Khatib, sementara Imam diserahkan kepada Bapak Ikhwanudin, M.Pd. Meski dihadiri ribuan jemaah, kegiatan berlangsung dengan tertib, lancar, dan aman.
Kedua kegiatan pengamanan tersebut berakhir sekitar pukul 07.45 WIB. Dansatgas, melalui para Babinsa, memastikan bahwa seluruh rangkaian ibadah Sholat Ied di wilayah binaannya berjalan tanpa hambatan berarti.
“Dengan adanya pemantauan langsung oleh Babinsa, diharapkan masyarakat merasa lebih tenang dan aman dalam menjalankan ibadahnya. Ini adalah wujud kemanunggalan TNI dengan rakyat,” ujar salah satu petugas di lapangan.
(Agus)
