Bandar Lampung, Bidik-kasusnews.com Semangat kebersamaan antara TNI dan masyarakat kembali terlihat dalam pembangunan Jembatan Perintis Garuda Tahap V dan VI yang berada di Kampung Pancasila, Kelurahan Sukarame II, Kecamatan Teluk Betung Barat, Kota Bandar Lampung. Memasuki hari ke-10 pelaksanaan pekerjaan, progres pembangunan telah mencapai sekitar 5 persen dengan dukungan penuh dari berbagai pihak.(15/6/2026)
Pembangunan jembatan beton sepanjang 23 meter dan lebar 2 meter tersebut menjadi harapan besar bagi warga karena akan menjadi jalur penghubung strategis antara Kelurahan Sukarame II dan Kelurahan Batu Putuk. Infrastruktur ini nantinya akan memberikan manfaat langsung bagi sekitar 150 kepala keluarga atau sekitar 360 jiwa yang selama ini membutuhkan akses yang lebih aman dan mudah.
Peran aktif Babinsa bersama tokoh masyarakat Novriadi menjadi salah satu faktor penting dalam kelancaran pembangunan. Keduanya tidak hanya melakukan pemantauan, tetapi juga turun langsung ke lapangan, bekerja bersama warga dan memberikan motivasi agar pekerjaan berjalan sesuai target.
Salah seorang teknisi yang terlibat dalam proyek tersebut mengungkapkan bahwa kehadiran Babinsa dan tokoh masyarakat memberikan dorongan semangat tersendiri bagi warga.
“Babinsa dan Pak Novriadi selalu hadir di tengah masyarakat. Mereka tidak hanya mengawasi, tetapi ikut bekerja dan memotivasi warga sehingga semangat gotong royong terus terjaga,” ujarnya.
Cuaca yang cerah sejak pagi hingga sore hari turut mendukung kelancaran pekerjaan. Sebanyak enam personel TNI dari Kodim 0410/Kota Bandar Lampung, satu orang teknisi, dan enam warga setempat bahu-membahu menyelesaikan tahapan awal konstruksi serta penyiapan fondasi jembatan.
Novriadi menyampaikan bahwa pembangunan jembatan ini memiliki arti penting bagi masyarakat sekitar. Menurutnya, jembatan tersebut bukan hanya sekadar bangunan fisik, melainkan sarana yang akan memperlancar aktivitas dan meningkatkan kesejahteraan warga.
“Jembatan ini merupakan kebutuhan masyarakat. Dengan dukungan Babinsa dan semangat gotong royong yang kuat, kami optimistis pembangunan dapat selesai tepat waktu dan memberikan manfaat besar bagi seluruh warga,” katanya.
Selama pelaksanaan kegiatan, situasi di lokasi pembangunan dilaporkan aman dan kondusif. Aktivitas masyarakat tetap berjalan normal tanpa kendala yang berarti. Pekerjaan pembangunan juga akan terus dilanjutkan setiap hari sesuai tahapan yang telah direncanakan guna mencapai target penyelesaian.
Jajaran TNI melalui Komando Distrik Militer (Kodim) 0410/Kota Bandar Lampung dan Korem 043/Garuda Hitam memberikan apresiasi kepada seluruh personel dan masyarakat yang terlibat dalam pembangunan tersebut. Kehadiran Babinsa di tengah masyarakat dinilai menjadi bukti nyata komitmen TNI dalam mendukung pembangunan wilayah dan meningkatkan kesejahteraan rakyat.
Pembangunan Jembatan Perintis Garuda Tahap V dan VI menjadi contoh nyata keberhasilan sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menghadirkan infrastruktur yang dibutuhkan warga. Melalui semangat gotong royong yang terus dijaga, proyek ini diharapkan mampu memperkuat konektivitas wilayah sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di sekitar Sungai Way Betung.
(Agus)
