Hulu Sungai Utara, Bidik-kasusnews.com Jajaran Polsek Banjang melakukan pengecekan langsung terhadap pendistribusian Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dilaksanakan oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polres Hulu Sungai Utara bersama Yayasan Kemala Bhayangkari Cabang Hulu Sungai Utara, Senin (15/6/2026). Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 08.00 WITA tersebut berlangsung di Desa Rantau Bujur, Kecamatan Banjang, Kabupaten Hulu Sungai Utara, sebagai bagian dari upaya memastikan program pemenuhan gizi bagi masyarakat berjalan aman, tepat sasaran, dan memenuhi standar kesehatan pangan. Pengecekan dilakukan oleh Ka SPKT Polsek Banjang Aipda Hery Sutanto dan Kanit Provost Polsek Banjang Aipda Robi Utama, SH. Keduanya memantau seluruh rangkaian kegiatan mulai dari proses pengolahan, pemorsian hingga distribusi makanan kepada para penerima manfaat. Pada pendistribusian kali ini, menu yang disajikan terdiri dari nasi putih, ayam bacem goreng, tempe goreng, timun, dan pisang ambon. Menu tersebut telah melalui pemeriksaan kualitas dan kandungan gizi guna memastikan kebutuhan nutrisi penerima manfaat dapat terpenuhi. Sebelum didistribusikan, sampel makanan terlebih dahulu diperiksa oleh tim Dokkes Polres Hulu Sungai Utara. Pemeriksaan meliputi aspek keamanan pangan (food safety), sanitasi lingkungan, serta kandungan gizi yang terdapat dalam makanan yang akan disalurkan kepada siswa dan kelompok penerima manfaat lainnya. Program MBG kali ini menjangkau sebanyak 1.449 penerima manfaat yang terdiri dari peserta didik berbagai jenjang pendidikan, mulai dari PAUD, TK, MI, SD hingga SMP, serta ibu hamil, ibu menyusui, dan balita yang terdaftar di sejumlah posyandu di wilayah Kecamatan Banjang. Adapun sasaran distribusi mencakup beberapa posyandu dan lembaga pendidikan, di antaranya Posyandu Desa Rantau Bujur, Posyandu Kaludan Kecil, Posyandu Kaludan Besar, Posyandu Karias Dalam, Posyandu Pelanjungan Sari, TK Integral Al-Ukhuwah, MIN 28 HSU, SDN Kaludan Luar, SMPN 5 Amuntai, serta sejumlah sekolah lainnya di Kecamatan Banjang. Selain melakukan pengecekan distribusi, petugas juga mengawasi kesiapan personel keamanan di dapur SPPG Banjang. Hasil pengawasan menunjukkan seluruh tahapan mulai dari sortir bahan, pengolahan makanan, pemorsian hingga pendistribusian berjalan dengan aman, tertib, dan lancar. Pengamanan jalur distribusi juga dilakukan oleh petugas keamanan guna memastikan makanan sampai kepada penerima tepat waktu. Kapolsek Banjang melalui laporan kegiatan menyampaikan bahwa pengawasan ini merupakan bentuk komitmen Polri dalam mendukung program pemerintah di bidang peningkatan gizi masyarakat. Kehadiran personel kepolisian di lapangan diharapkan mampu memastikan setiap proses berjalan sesuai standar dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat. Program Makan Bergizi Gratis yang dijalankan SPPG Polres Hulu Sungai Utara bersama Yayasan Kemala Bhayangkari Cabang HSU menjadi salah satu langkah nyata dalam mendukung peningkatan kualitas kesehatan dan gizi generasi muda, sekaligus membantu pemenuhan kebutuhan nutrisi bagi kelompok rentan di wilayah Kecamatan Banjang. Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif. Jumlah penerima manfaat dapat berubah sewaktu-waktu sesuai data dan laporan terbaru dari masing-masing desa penerima program. (Agus)
Bandar Lampung, Bidik-kasusnews.com Semangat kebersamaan antara TNI dan masyarakat kembali terlihat dalam pembangunan Jembatan Perintis Garuda Tahap V dan VI yang berada di Kampung Pancasila, Kelurahan Sukarame II, Kecamatan Teluk Betung Barat, Kota Bandar Lampung. Memasuki hari ke-10 pelaksanaan pekerjaan, progres pembangunan telah mencapai sekitar 5 persen dengan dukungan penuh dari berbagai pihak.(15/6/2026) Pembangunan jembatan beton sepanjang 23 meter dan lebar 2 meter tersebut menjadi harapan besar bagi warga karena akan menjadi jalur penghubung strategis antara Kelurahan Sukarame II dan Kelurahan Batu Putuk. Infrastruktur ini nantinya akan memberikan manfaat langsung bagi sekitar 150 kepala keluarga atau sekitar 360 jiwa yang selama ini membutuhkan akses yang lebih aman dan mudah. Peran aktif Babinsa bersama tokoh masyarakat Novriadi menjadi salah satu faktor penting dalam kelancaran pembangunan. Keduanya tidak hanya melakukan pemantauan, tetapi juga turun langsung ke lapangan, bekerja bersama warga dan memberikan motivasi agar pekerjaan berjalan sesuai target. Salah seorang teknisi yang terlibat dalam proyek tersebut mengungkapkan bahwa kehadiran Babinsa dan tokoh masyarakat memberikan dorongan semangat tersendiri bagi warga. “Babinsa dan Pak Novriadi selalu hadir di tengah masyarakat. Mereka tidak hanya mengawasi, tetapi ikut bekerja dan memotivasi warga sehingga semangat gotong royong terus terjaga,” ujarnya. Cuaca yang cerah sejak pagi hingga sore hari turut mendukung kelancaran pekerjaan. Sebanyak enam personel TNI dari Kodim 0410/Kota Bandar Lampung, satu orang teknisi, dan enam warga setempat bahu-membahu menyelesaikan tahapan awal konstruksi serta penyiapan fondasi jembatan. Novriadi menyampaikan bahwa pembangunan jembatan ini memiliki arti penting bagi masyarakat sekitar. Menurutnya, jembatan tersebut bukan hanya sekadar bangunan fisik, melainkan sarana yang akan memperlancar aktivitas dan meningkatkan kesejahteraan warga. “Jembatan ini merupakan kebutuhan masyarakat. Dengan dukungan Babinsa dan semangat gotong royong yang kuat, kami optimistis pembangunan dapat selesai tepat waktu dan memberikan manfaat besar bagi seluruh warga,” katanya. Selama pelaksanaan kegiatan, situasi di lokasi pembangunan dilaporkan aman dan kondusif. Aktivitas masyarakat tetap berjalan normal tanpa kendala yang berarti. Pekerjaan pembangunan juga akan terus dilanjutkan setiap hari sesuai tahapan yang telah direncanakan guna mencapai target penyelesaian. Jajaran TNI melalui Komando Distrik Militer (Kodim) 0410/Kota Bandar Lampung dan Korem 043/Garuda Hitam memberikan apresiasi kepada seluruh personel dan masyarakat yang terlibat dalam pembangunan tersebut. Kehadiran Babinsa di tengah masyarakat dinilai menjadi bukti nyata komitmen TNI dalam mendukung pembangunan wilayah dan meningkatkan kesejahteraan rakyat. Pembangunan Jembatan Perintis Garuda Tahap V dan VI menjadi contoh nyata keberhasilan sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menghadirkan infrastruktur yang dibutuhkan warga. Melalui semangat gotong royong yang terus dijaga, proyek ini diharapkan mampu memperkuat konektivitas wilayah sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di sekitar Sungai Way Betung. (Agus)