BANDAR LAMPUNG, BIDIK-KASUSNEWS.COM
Di bawah terik matahari siang yang menyengat, semangat gotong royong justru membara di lahan persawahan Kelurahan Way Kandis, Kecamatan Tanjung Senang, Bandar Lampung. Babinsa Koramil 410-04/TKT, Serma Agus Raharjo, bersama para petani dan Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL), bahu-membahu menanam padi dalam kegiatan bertajuk “Giat Tanam Padi” sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan masyarakat.
Kegiatan yang digelar di lahan seluas satu hektare ini menjadi bukti nyata sinergi antara TNI dan masyarakat dalam menggerakkan perekonomian di sektor pertanian. Lahan yang sebelumnya tidak tergarap kini mulai menghijau kembali dengan bibit padi unggulan.
Dengan baju loreng yang berlumur lumpur, Serma Agus terlihat sigap memimpin jalannya penanaman, membagi tugas kepada warga, serta memastikan setiap bibit tertanam dengan baik.
“Tugas kami tidak hanya menjaga pertahanan negara. Di masa sulit seperti sekarang, membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pangan adalah bentuk pengabdian kami. Turun ke sawah adalah cara kami membangun ketahanan nasional dari desa,” ujar Serma Agus Raharjo di sela-sela kegiatan.
Kolaborasi antara Babinsa dan PPL menjadi kunci sukses pelaksanaan kegiatan ini. PPL memberikan pendampingan teknis terkait pemilihan bibit, jarak tanam, dan pemupukan, sementara Babinsa berperan menggerakkan semangat gotong royong masyarakat agar program berjalan lancar.
“Ini adalah bentuk sinergi yang nyata. Ilmu dari PPL, tenaga dan semangat dari Babinsa, serta dukungan warga menjadi kekuatan bersama. Kami optimis hasil panen nanti bisa meningkatkan kesejahteraan petani di Way Kandis,” tambah Serma Agus.
Antusiasme warga terlihat jelas. Mereka menyambut kehadiran para prajurit dengan sukacita, bahkan menjuluki mereka sebagai “tentara sawah” yang siap turun tangan membantu rakyat.
“Alhamdulillah, dengan bantuan Babinsa dan PPL, pekerjaan kami lebih ringan dan bersemangat. Biasanya kami hanya bertani sendiri, sekarang ada tentara yang ikut turun ke sawah. Ini sangat berarti bagi kami,” ungkap Parjo, salah seorang petani setempat.
Kegiatan “Giat Tanam Padi” ini diharapkan menjadi contoh nyata kolaborasi TNI dan masyarakat dalam memperkuat ketahanan pangan nasional. Langkah yang diinisiasi Koramil 410-04/TKT tersebut menunjukkan bahwa TNI selalu hadir di tengah rakyat, bukan hanya di medan pertempuran, tetapi juga dalam perjuangan mewujudkan kemandirian pangan dan kesejahteraan bangsa. (Agus)