BANDAR LAMPUNG, Bidik-kasusnews.com Kehadiran Babinsa di tengah masyarakat kembali terbukti vital dalam upaya penanggulangan bencana dan pemulihan pasca banjir. Jumat (17/4/2026) sore, Babinsa Kelurahan Garuntang, Pelda Sulindra dari Koramil 410-02/Teluk betung selatan (TBS), menunjukkan peran strategisnya dengan memonitoring langsung kegiatan survei yang dipimpin Dandim 0410/Kota Bandar Lampung (KBL) di lokasi bencana, Jalan Pandawa RT. 06 LK. 1, Kelurahan Garuntang, Kecamatan Bumi Waras.
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 17.30 WIB hingga selesai ini merupakan tindak lanjut dari bencana banjir yang melanda wilayah tersebut pada Selasa (15/4/2025). Saat itu, derasnya aliran sungai Kuala menyebabkan tembok penahan air setinggi tiga meter roboh, memicu banjir yang merendam puluhan rumah warga.
Pelda Sulindra tidak hanya sekadar hadir. Sebagai Babinsa, ia berperan aktif dalam memonitoring seluruh rangkaian survei, mulai dari pendampingan Dandim dan rombongan menyusuri bantaran sungai, hingga memastikan data kerusakan TPA dan dampak banjir tercatat secara akurat. Kehadirannya menjadi jembatan komunikasi antara aparat kewilayahan, pemerintah kelurahan, dan warga.
“Babinsa adalah mata dan telinga satuan kewilayahan di lapangan. Saya memastikan setiap detail kerusakan dan kebutuhan warga tersampaikan kepada pimpinan dan dinas terkait,” ujar Pelda Sulindra di sela-sela kegiatan.
Monitoring yang dilakukan Babinsa ini menjadi kunci kelancaran survei. Berkat informasi terkini dari Pelda Sulindra, Dandim 0410/KBL bersama Dinas Pekerjaan Umum (PU) dapat langsung memetakan titik kritis dan mendiskusikan skema perbaikan TPA yang roboh, guna mencegah banjir susulan.
Kegiatan survei tersebut dihadiri oleh unsur penting, antara lain Dandim 0410/KBL, Danramil 410-02/TBS, Pasiter Kodim 0410/KBL, perwakilan Dinas PU, Lurah Garuntang, para Babinsa se-Kecamatan Bumi Waras, serta tokoh masyarakat dan Linmas setempat. Suasana kegiatan berlangsung aman, kondusif, dan penuh kebersamaan.
Dandim 0410/KBL dalam arahannya mengapresiasi kinerja Babinsa yang sigap. “Kecepatan dan ketepatan laporan Babinsa Pelda Sulindra sangat membantu kami dalam mengambil keputusan. Perannya di lapangan tidak tergantikan,” tegas Dandim.
Dari hasil survei, disepakati bahwa perbaikan tembok penahan air yang roboh menjadi prioritas utama. Dinas PU berjanji akan segera menurunkan tim teknis, sementara Babinsa Garuntang akan terus memantau perkembangan dan mendampingi warga selama proses rehabilitasi.
Warga RT. 06 LK. 1 menyampaikan rasa terima kasihnya. “Kami sangat terbantu dengan kehadiran Pak Babinsa. Beliau selalu ada saat kami butuh, dari saat banjir hingga sekarang pendampingan survei,” ungkap salah satu Ketua RT setempat.
Kegiatan yang selesai dalam keadaan aman ini menjadi bukti nyata bahwa kewaspadaan dan kolaborasi yang solid antara Babinsa, jajaran Kodim, pemerintah daerah, dan masyarakat adalah kunci utama dalam mitigasi bencana dan penanganan infrastruktur publik.