MAJALENGKA-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Bupati Majalengka, Eman Suherman, resmi melakukan kick off penataan dan perapihan kabel udara di wilayah Kabupaten Majalengka, Kamis (16/4). Langkah ini menjadi upaya awal pemerintah daerah dalam menciptakan tata kota yang lebih tertib, nyaman dipandang, serta aman bagi masyarakat. Dalam keterangannya, Eman menegaskan bahwa penataan kabel udara bukan sekadar soal estetika, tetapi juga berkaitan langsung dengan aspek keselamatan publik. Kabel yang tidak tertata rapi dinilai berpotensi menimbulkan risiko, sehingga perlu dilakukan penataan secara terintegrasi. “Ini bukan hanya soal keindahan kota, tetapi juga menyangkut keamanan warga. Kabel yang semrawut harus ditata agar tidak membahayakan,” ujarnya. Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dengan para operator dan penyedia jaringan dalam mendukung keberhasilan program tersebut. Menurutnya, kolaborasi menjadi kunci agar penataan dapat berjalan sesuai aturan dan standar yang telah ditetapkan. Sementara itu, Ketua Asosiasi Penyelenggara Jaringan Telekomunikasi Jawa Barat, Yudiana Arifin, menyampaikan dukungannya terhadap langkah yang diambil Pemkab Majalengka. Ia memastikan pihaknya siap berkoordinasi dan mendorong seluruh anggota untuk melakukan penyesuaian di lapangan, termasuk merapikan instalasi kabel serta memastikan standar keamanan jaringan terpenuhi. “Penataan kabel ini merupakan kebutuhan bersama. Kami siap mendukung dan berkolaborasi agar pelaksanaannya berjalan efektif,” ungkapnya. Program ini diharapkan mampu menghadirkan wajah kota Majalengka yang lebih modern, tertata, dan memberikan rasa aman bagi seluruh masyarakat. (Asep Rusliman)

CIREBON-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Warga Desa Muara, Kecamatan Suranenggala, digegerkan dengan penemuan sesosok mayat laki-laki di bibir laut pada Kamis pagi (16/04/2026) sekitar pukul 07.30 WIB. Penanganan cepat langsung dilakukan aparat kepolisian setempat untuk memastikan proses evakuasi dan identifikasi berjalan optimal. Mayat tersebut pertama kali ditemukan oleh seorang warga bernama Kadina, seorang petambak asal Blok Muara Wetan. Saat tengah beraktivitas di area tambak, ia mencium bau tidak sedap yang kemudian ditelusuri hingga menemukan jasad pria dalam kondisi terlentang tanpa identitas. Kapolsek Kapetakan AKP Rudiana menjelaskan, pihaknya langsung bergerak ke lokasi setelah menerima laporan dari perangkat desa. Langkah awal yang dilakukan meliputi pengamanan area penemuan, pengumpulan keterangan saksi, serta koordinasi dengan tim identifikasi. “Begitu laporan masuk, kami langsung turun ke lokasi untuk melakukan pengecekan awal sekaligus mengamankan tempat kejadian,” ujarnya, Jumat (17/4/2026). Sekitar pukul 11.30 WIB, Tim Inafis dari Polres Cirebon Kota tiba di lokasi dan langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Proses ini bertujuan mengidentifikasi kondisi jenazah serta mencari petunjuk awal terkait identitas korban maupun dugaan penyebab kematian. Dari hasil pemeriksaan awal, korban diketahui berjenis kelamin laki-laki dengan perkiraan usia sekitar 45 tahun. Saat ditemukan, korban tidak mengenakan baju dan belum dapat dipastikan identitasnya. Selanjutnya, pada pukul 12.30 WIB, jenazah dievakuasi ke RSUD Gunung Jati untuk menjalani pemeriksaan medis lanjutan dan proses autopsi guna memastikan identitas serta penyebab kematian secara lebih akurat. Polisi mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga dengan ciri-ciri tersebut agar segera melapor ke kantor polisi terdekat atau melalui layanan 110. Pihak kepolisian juga menegaskan akan terus melakukan penyelidikan dan membuka ruang bagi informasi dari masyarakat. “Kami berharap adanya informasi dari masyarakat untuk membantu mengungkap identitas korban,” kata Kasi Humas Polres Cirebon Kota, AKP M. Aris. (Asep Rusliman)

HSU- BIDIK-KASUSNEWS.COM – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Hulu Sungai Utara (HSU) berhasil mengungkap dugaan penyalahgunaan pengangkutan bahan bakar minyak (BBM) subsidi jenis Pertalite. Dalam pengungkapan tersebut, petugas mengamankan seorang pria beserta ratusan liter BBM yang diduga akan diperjualbelikan secara ilegal.(16/4/2026) Pengungkapan kasus ini bermula dari penangkapan terduga pelaku berinisial RAHIMI alias IMI pada Kamis (16/4/2026) sekitar pukul 12.25 WITA di kawasan Desa Babirik Hilir, Kecamatan Babirik, Kabupaten Hulu Sungai Utara. Saat diamankan, pelaku kedapatan mengangkut enam jeriken berisi Pertalite, masing-masing berkapasitas 35 liter. Selain itu, sepeda motor yang digunakan pelaku telah dimodifikasi dengan tangki tambahan yang mampu menampung hingga 35 liter BBM. “Dari hasil pemeriksaan di lokasi, total BBM yang dibawa pelaku mencapai 245 liter,” ungkap pihak kepolisian dalam laporannya. Pengembangan kemudian dilakukan ke rumah pelaku di Desa Hamayung Utara, Kecamatan Daha Utara, Kabupaten Hulu Sungai Selatan. Di lokasi tersebut, petugas kembali menemukan sembilan jeriken berisi Pertalite dengan total 315 liter. Dengan demikian, total barang bukti BBM subsidi yang berhasil diamankan mencapai 560 liter. Selain BBM, petugas juga mengamankan satu unit sepeda motor yang telah dimodifikasi, keranjang besi, serta satu unit telepon genggam yang diduga berkaitan dengan aktivitas tersebut. Kasus ini ditangani berdasarkan Laporan Polisi Nomor LP/A/1/IV/2026/SPKT.SATRESKRIM/POLRES HSU/POLDA KALSEL tanggal 16 April 2026. Terduga pelaku dijerat dengan ketentuan hukum terkait penyalahgunaan pengangkutan dan/atau niaga BBM subsidi sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 6 Tahun 2023 tentang Cipta Kerja. Saat ini, pelaku beserta seluruh barang bukti telah diamankan di Mapolres Hulu Sungai Utara guna menjalani proses penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut. Polres HSU menegaskan komitmennya untuk terus memberantas praktik penyalahgunaan BBM subsidi yang merugikan negara dan masyarakat. Kepolisian juga mengimbau masyarakat agar tidak terlibat dalam aktivitas ilegal tersebut serta turut berperan aktif dalam memberikan informasi kepada pihak berwajib. Upaya penegakan hukum ini diharapkan mampu menjaga distribusi BBM subsidi tetap tepat sasaran dan mendukung kesejahteraan masyarakat. (Agus)

Bidik-kasusnews.com Jakarta — Peringatan Hari Kartini dimaknai secara berbeda oleh Komisi Pemberantasan Korupsi dengan menekankan pentingnya peran perempuan dalam membangun budaya antikorupsi. Melalui kegiatan yang digelar di Gedung ACLC KPK, Jakarta, Kamis (16/4), ratusan perempuan dari berbagai latar belakang berkumpul dalam sebuah forum bertajuk “Perempuan Tangguh, Perempuan Berintegritas”. Kegiatan ini merupakan hasil sinergi antara KPK dan komunitas Angklung Perempuan Indonesia (API). Tidak sekadar seminar, acara ini juga menjadi ruang kolaborasi antara seni dan edukasi antikorupsi, yang dikemas secara sederhana namun sarat makna. Direktur Sosialisasi dan Kampanye Antikorupsi KPK, Amir Arief, menyampaikan bahwa peringatan Hari Kartini seharusnya tidak berhenti pada simbol emansipasi semata. Menurutnya, semangat Raden Ajeng Kartini perlu diterjemahkan dalam tindakan nyata, terutama dalam membangun kesadaran akan pentingnya integritas sejak lingkungan terkecil. “Perempuan memiliki posisi strategis dalam keluarga maupun masyarakat. Dari peran itulah nilai-nilai kejujuran dan tanggung jawab dapat ditanamkan secara konsisten,” ujarnya. Ia juga menyoroti keterlibatan aktif anggota API yang sebagian besar merupakan perempuan lanjut usia. Menurutnya, hal tersebut menjadi bukti bahwa kontribusi dalam menyuarakan nilai antikorupsi tidak dibatasi usia, melainkan ditentukan oleh komitmen dan kepedulian. Pandangan serupa disampaikan tokoh perempuan Okky Asokawati yang menilai bahwa perempuan memiliki kekuatan besar dalam mendorong perubahan sosial. Ia menegaskan bahwa integritas harus menjadi fondasi utama dalam setiap gerakan perempuan. “Ketika perempuan menjunjung tinggi nilai kejujuran, keadilan, dan konsistensi, dampaknya tidak hanya dirasakan dalam keluarga, tetapi juga meluas ke masyarakat,” ungkapnya. Selain diskusi, alunan musik angklung yang dimainkan para anggota API menjadi simbol bahwa pesan antikorupsi dapat disampaikan dengan pendekatan budaya. Melalui seni, nilai-nilai integritas diharapkan lebih mudah diterima dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Salah satu peserta, Shashie Nurul (66), mengaku aktif menanamkan nilai kejujuran dalam keluarganya. Ia membiasakan anak dan cucunya untuk memahami batas hak dan kewajiban sejak dini, sebagai bagian dari pendidikan karakter. Kegiatan yang diikuti sekitar 150 peserta ini menjadi bukti bahwa pemberantasan korupsi bukan hanya tanggung jawab lembaga negara, tetapi juga membutuhkan keterlibatan aktif masyarakat. Dalam semangat Kartini, perempuan diharapkan mampu menjadi agen perubahan yang menanamkan nilai integritas, dimulai dari keluarga hingga ke lingkungan yang lebih luas.(Wely) Sumber:Humas KPK

Amuntai, Bidik-kasusnews.com – Satuan Lalu Lintas Polres Hulu Sungai Utara (HSU) mengintensifkan patroli malam melalui kegiatan Blue Light Patrol di sejumlah ruas jalan utama Kota Amuntai, Kamis (16/4/2026) malam. Kegiatan ini difokuskan pada daerah rawan kecelakaan, pelanggaran, hingga potensi aksi balap liar.(16/4/2026) Patroli yang dimulai sekitar pukul 20.30 WITA tersebut menyasar sejumlah titik strategis, di antaranya Jalan Kuripan, Jalan Basuki Rahmat, Jalan Jenderal A. Yani, Jalan Abdul Azis, Jalan Jermani Husein, Jalan Suwandi Sumarta, Jalan Brigjen H. Hasan Baseri, hingga Jalan Lambung Mangkurat. Kasat Lantas Polres HSU melalui laporan kegiatan menyampaikan bahwa patroli ini merupakan bagian dari upaya preventif untuk menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) di wilayah hukum Polres HSU. “Personel tidak hanya melakukan patroli, tetapi juga pengaturan arus lalu lintas serta memberikan teguran kepada pengendara yang berpotensi melakukan pelanggaran maupun terlibat dalam aksi balap liar,” ujarnya. Kegiatan tersebut melibatkan sejumlah personel Satlantas, yakni BRIPKA Osman, Brigpol Widianto, Briptu M. Eko Rafli Maulana, Bripda M. Rudrigo Hansetiawan, dan Bripda Hendra Kirana. Dari hasil pelaksanaan patroli, situasi lalu lintas di wilayah Kota Amuntai terpantau aman, tertib, dan lancar. Kehadiran petugas di lapangan juga memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat pengguna jalan, khususnya pada malam hari. Selain itu, patroli ini dinilai efektif dalam menekan angka kecelakaan dan pelanggaran lalu lintas, sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya keselamatan berkendara. Polres HSU menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat melalui kegiatan patroli rutin, guna menciptakan kondisi lalu lintas yang kondusif serta menekan potensi gangguan keamanan di jalan raya. Dengan semangat “Stop Pelanggaran, Stop Kecelakaan, Keselamatan untuk Kemanusiaan”, Satlantas Polres HSU mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama mematuhi aturan lalu lintas demi keselamatan bersama.