JATENG:Bidik-kasusnews.com
Jepara, 16 Maret 2026 – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Jepara terus berupaya menjaga kondisi kesehatan lingkungan rutan dengan melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap setiap tahanan yang baru masuk. Pada Senin (16/03/2026), empat orang tahanan baru menjalani skrining kesehatan yang mencakup pemeriksaan fisik serta kondisi mental sebelum ditempatkan di blok hunian.

Langkah ini dilakukan sebagai upaya deteksi dini terhadap kemungkinan adanya penyakit menular seperti tuberkulosis (TBC), HIV, dan hepatitis. Selain itu, pemeriksaan juga mencakup penilaian kondisi psikologis guna memastikan para tahanan berada dalam keadaan mental yang stabil selama menjalani masa penahanan.
Kegiatan pemeriksaan kesehatan tersebut dipimpin oleh Penanggung Jawab Perawat Mahir Rutan Jepara, Titin Dwi Nurhayati, didampingi perawat Yanuar Trias Kurniawan. Proses skrining juga mendapat dukungan dari peserta program Maganghub Batch 2 Kementerian Ketenagakerjaan yang sedang menjalani praktik di klinik rutan.
Titin Dwi Nurhayati menjelaskan bahwa pemeriksaan kesehatan bagi tahanan baru merupakan prosedur penting yang wajib dilakukan untuk menjaga kesehatan seluruh penghuni rutan.
Menurutnya, langkah ini juga menjadi bagian dari upaya pencegahan penyebaran penyakit di lingkungan hunian yang padat.
“Pemeriksaan kesehatan awal sangat penting untuk mengetahui kondisi fisik maupun mental tahanan baru. Dengan begitu, jika ditemukan indikasi penyakit menular atau masalah kesehatan lainnya dapat segera ditangani sejak dini,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Rutan Kelas IIB Jepara, Renza Maisetyo, menegaskan komitmen pihaknya dalam memberikan pelayanan kesehatan yang maksimal bagi seluruh warga binaan. Ia menyampaikan bahwa pemantauan kesehatan sejak awal menjadi salah satu langkah penting dalam menjaga situasi rutan tetap aman dan kondusif.
“Kami berkomitmen memastikan setiap tahanan yang masuk mendapatkan pemeriksaan kesehatan terlebih dahulu. Hal ini penting agar kondisi kesehatan para warga binaan tetap terpantau dan lingkungan rutan tetap sehat,” ujar Renza.
Dengan adanya skrining kesehatan secara rutin, Rutan Jepara berharap dapat menciptakan lingkungan pembinaan yang lebih sehat, aman, serta mendukung proses pembinaan warga binaan secara optimal.(Wely)
Sumber:Humas Rutan jepara