Yudi Sutriana: Sampah Bukan Lagi Beban, Tapi Peluang Ekonomi Sirkular

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Persoalan sampah di Kota Sukabumi perlahan diarahkan dari sekadar masalah lingkungan menjadi peluang untuk membangun pola pengelolaan yang lebih produktif dan berkelanjutan.

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Sukabumi di bawah kepemimpinan Kepala DLH Yudi Sutriana menyiapkan strategi pengelolaan sampah secara menyeluruh, mulai dari rumah tangga hingga Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

Paradigmanya pun mulai digeser. Sampah tidak semata-mata dipandang sebagai sesuatu yang harus dibuang, tetapi sebagai material yang masih dapat dipilah, diolah, dimanfaatkan bahkan memiliki nilai ekonomi.

Yudi mengatakan perubahan tersebut membutuhkan keterlibatan masyarakat karena sebagian besar persoalan sampah justru bermula dari sumbernya, yakni rumah tangga.

“Pengelolaan sampah harus dimulai dari hulu. Masyarakat harus menjadi bagian utama dalam proses pemilahan dan pengolahan sampah,” ujar Yudi, Senin (24/8).

Karena itu, DLH menggandeng komunitas, kelurahan serta berbagai unsur masyarakat untuk memperluas edukasi mengenai pemilahan sampah.

Sosialisasi juga diarahkan kepada sektor usaha, khususnya hotel, restoran dan kafe atau Horeka.

Langkah sederhana dari rumah menjadi sangat penting mengingat sampah organik, terutama sisa makanan, masih mendominasi produksi sampah hingga sekitar 70–80 persen.

Untuk menjawab persoalan tersebut, DLH mendorong pemanfaatan teknologi sederhana yang dapat diterapkan masyarakat.

Salah satunya melalui bantuan ember biopori untuk pengolahan sampah organik di lingkungan kelurahan, termasuk Kelurahan Cikundul.

“Kalau sampah organik bisa selesai di tingkat rumah tangga atau lingkungan, beban yang dibawa ke TPA otomatis akan berkurang,” jelasnya.

Tidak berhenti pada edukasi, DLH juga menyiapkan penguatan pengolahan sampah skala kawasan melalui optimalisasi TPS 3R.

TPS 3R Cisarua menjadi salah satu fasilitas yang diarahkan untuk kembali berfungsi secara optimal.

Fasilitas tersebut akan didukung mesin Refuse-Derived Fuel (RDF) dan rumah maggot sebagai bagian dari pengembangan ekonomi sirkular.

Konsepnya sederhana namun memiliki dampak besar: sampah yang sebelumnya berakhir di TPA diupayakan masuk kembali ke dalam rantai pemanfaatan.

Sampah organik dapat diolah melalui budidaya maggot, sementara material tertentu dapat diproses menjadi RDF yang berpotensi dimanfaatkan sebagai bahan bakar industri maupun pembangkit.

DLH juga berupaya memperkuat teknologi pengolahan melalui pengajuan hibah mesin insinerator ramah lingkungan berkapasitas lima ton per hari kepada pemerintah provinsi.

Bahkan, penjajakan teknologi insinerator yang dapat beroperasi tanpa ketergantungan listrik juga tengah dilakukan sebagai salah satu alternatif pengolahan sampah.

Di sektor hilir, pembenahan dilakukan secara bersamaan. DLH mulai menata armada pengangkutan sampah dengan menginventarisasi kendaraan yang sudah tidak layak beroperasi.

Sekitar tujuh hingga delapan unit dump truck yang mengalami kerusakan berat, bersama sejumlah kendaraan operasional lainnya, dipersiapkan untuk proses penghapusan atau pelelangan sesuai ketentuan.

Langkah tersebut bukan sekadar merapikan aset, tetapi juga bagian dari efisiensi agar anggaran tidak terus terserap untuk kendaraan yang sudah tidak produktif.

Sementara itu, TPA Cikundul menjadi salah satu titik penting dalam pembenahan pengelolaan sampah Kota Sukabumi.

DLH menyiapkan perubahan sistem dari pola open dumping menuju controlled landfill melalui pengurugan tanah secara berkala. Pembenahan IPAL juga dilakukan untuk memperbaiki pengelolaan air limbah.

Tak kalah penting, DLH merencanakan pemasangan pipa gas metana guna mengendalikan gas yang muncul dari timbunan sampah sekaligus mengantisipasi potensi kebakaran dan ledakan.

“TPA juga harus dibenahi. Kita ingin sistem pengelolaan sampah semakin aman, tertata dan memenuhi ketentuan lingkungan,” kata Yudi.

Visi pengelolaan sampah tersebut tidak berhenti pada pembenahan hari ini. DLH juga mempersiapkan skema jangka panjang menuju TPA Bersama pada 2028, dengan rencana pemanfaatan fasilitas Galuga dan Kayu Manis tanpa tipping fee.

Rencana itu sekaligus diarahkan untuk mendukung kebijakan pemerintah pusat dalam pengembangan Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL).

Bagi Yudi, keberhasilan pengelolaan sampah bukan hanya diukur dari seberapa banyak sampah yang berhasil diangkut.

Ukuran keberhasilan justru terletak pada seberapa banyak sampah yang berhasil dikurangi, diolah dan dimanfaatkan sebelum mencapai TPA.

“Harapannya, masyarakat tidak lagi melihat sampah sebagai sesuatu yang tidak berguna. Dengan pemilahan dan pengolahan yang benar, sampah bisa menjadi sumber manfaat dan bagian dari ekonomi sirkular,” pungkasnya. (Usep)

Follow Us On

Trending Now​

TNI Bantu Wujudkan Jembatan Beton Non Bencal untuk Dukung Mobilitas Warga di Pandeglang

Pandeglang, Bidik-kasusnews.com                    TNI terus menunjukkan kepedulian terhadap...

Polsek Banjang Pantau Lahan Jagung 4 Hektare di Pulau Damar, Panen Diproyeksikan Oktober 2026

Hulu Sungai Utara, Bidik-kasusnews.com      Upaya mendukung program swasembada pangan terus...

Knalpot Brong Jadi Sorotan Satuan Lalulintas Polres Kuningan Gencarkan Sosialisasi

KUNINGAN,-Bidik-kasusnews.com,.Satuan Lalu Lintas Polres Kuningan memperkuat sosialisasi tertib...

Maulid Nabi 1448 H, Setwan DPRD Kabupaten Sukabumi Ajak Teladani Akhlak Rasul

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah hendaknya tidak...

Pangdam III/Siliwangi Resmikan Sumur Bor dan Tinjau Sejumlah Program di Kabupaten Garut

GARUT, Bidik-kasusnews.com                      Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Kosasih, S.E...

Untuk Majalengka Langkung SAE, Rumput Sintetis Alun-Alun Majalengka Kembali Diperbaiki

MAJALENGKA,-Bidik-kasusnews.com,. Kondisi rumput sintetis di kawasan Alun-Alun Majalengka yang mulai...

Recent Post​

TNI Bantu Wujudkan Jembatan Beton Non Bencal untuk Dukung Mobilitas Warga di Pandeglang

Pandeglang, Bidik-kasusnews.com                    TNI terus menunjukkan kepedulian terhadap peningkatan infrastruktur dan akses masyarakat melalui...

Polsek Banjang Pantau Lahan Jagung 4 Hektare di Pulau Damar, Panen Diproyeksikan Oktober 2026

Hulu Sungai Utara, Bidik-kasusnews.com      Upaya mendukung program swasembada pangan terus dilakukan jajaran Polsek Banjang, Polres Hulu Sungai Utara...

Knalpot Brong Jadi Sorotan Satuan Lalulintas Polres Kuningan Gencarkan Sosialisasi

KUNINGAN,-Bidik-kasusnews.com,.Satuan Lalu Lintas Polres Kuningan memperkuat sosialisasi tertib berlalu lintas di wilayah Kecamatan Ciawigebang...

Maulid Nabi 1448 H, Setwan DPRD Kabupaten Sukabumi Ajak Teladani Akhlak Rasul

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah hendaknya tidak berhenti pada seremoni keagamaan, tetapi menjadi...

Pangdam III/Siliwangi Resmikan Sumur Bor dan Tinjau Sejumlah Program di Kabupaten Garut

GARUT, Bidik-kasusnews.com                      Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Kosasih, S.E., M.M., didampingi Ketua Persit Kartika Chandra Kirana...

Untuk Majalengka Langkung SAE, Rumput Sintetis Alun-Alun Majalengka Kembali Diperbaiki

MAJALENGKA,-Bidik-kasusnews.com,. Kondisi rumput sintetis di kawasan Alun-Alun Majalengka yang mulai mengalami kerusakan beberapa waktu lalu sempat...

Asep Suparwan Bagikan Tips Pengaspalan Halaman Hotel Augusta Cikukulu Agar Kuat dan Tahan Lama

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Manajer Hotel Augusta Cikukulu, H. Asep Suparwan, memberikan perhatian khusus terhadap kualitas pekerjaan...

Babinsa Kodim 0410/KBL Patroli Malam, Pastikan Sejumlah Titik Strategis Bandar Lampung Tetap Kondusif

Bandar Lampung, Bidik-kasusnews.com      Upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat terus dilakukan jajaran Kodim 0410/Kota Bandar Lampung...

Tindak Tegas Knalpot Brong, Polres Majalengka Musnahkan 1.356 Knalpot Bising Hasil Razia

Majalengka,-Bidik-kasusnews.com,.Sebagai wujud komitmen nyata dalam menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas...