TEMANGGUNG, BIDIK-KASUSNEWS.COM — Warga Dusun Temandang, Desa Pendowo, Kecamatan Kranggan, Kabupaten Temanggung, kembali menyuarakan keluhan terkait kondisi jalan utama yang rusak parah dan tak kunjung mendapat perhatian dari pemerintah desa. Jalan yang menjadi akses vital menuju Dusun Temandang dari Desa Sanggrahan itu disebut telah bertahun-tahun dibiarkan tanpa perbaikan.
S (40), salah satu warga setempat, mengungkapkan bahwa kondisi jalan yang berlubang dan penuh serpihan aspal tersebut sangat membahayakan, terutama bagi para pelajar dan pengendara motor yang melintas setiap hari.
“Setahu saya, jalan desa itu sudah bertahun-tahun rusak dan tidak ada upaya perbaikan dari pemerintah desa,” ujarnya, Kamis (4/12/2025). Ia menyebut, anak-anak sekolah bahkan kerap terjatuh akibat jalan yang licin dan berlubang di banyak titik.
S turut berharap agar perangkat desa turun langsung melihat kondisi jalan yang selama ini menjadi keluhan warga. “Karena jalan itu memang benar-benar sudah lama tidak diperhatikan,” tambahnya. Ia bahkan mempertanyakan transparansi penggunaan Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD) yang semestinya dapat dialokasikan untuk perbaikan infrastruktur dasar.
Keluhan serupa juga disampaikan warga lainnya yang enggan disebutkan namanya. Ia mengaku hampir lima tahun melintasi jalan tersebut dan melihat kerusakannya semakin parah.
“Saat pengajian Maulid Nabi tahun ini, pak kades menjanjikan jalan akan diperbaiki pada bulan ke sepuluh. Tapi kenyataannya sampai sekarang tetap rusak, berlubang di sana-sini, bahkan lubangnya makin dalam,” ungkapnya.
Menurutnya, banyak warga merasa resah namun enggan menyampaikan protes langsung kepada perangkat desa. Kondisi jalan yang gelap tanpa penerangan juga menambah risiko kecelakaan, terutama pada malam hari.
Warga Dusun Temandang kini hanya berharap janji pemerintah desa segera diwujudkan melalui perbaikan jalan dan pemasangan penerangan yang memadai agar aktivitas masyarakat dapat kembali aman dan lancar.
Jurnalis: (trm)