Tak Peka Jeritan Rakyat Kecil, Penagihan PNM Mekar Berlangsung Hingga Larut Malam

CIREBON-BIDIK-KASUSNEWS.COM
‎Aroma ketidakpekaan sosial kembali mencuat dari program pemberdayaan ekonomi yang sejatinya ditujukan untuk membantu masyarakat kecil. Alih-alih memberikan kenyamanan yang terjadi malah arogansi dan aksi tak simpatik.

‎Kali ini, keluhan datang dari seorang nasabah PNM Mekar di Kelurahan Kalijaga, Kecamatan Harjamukti, Kota Cirebon, yang mengaku ditekan oleh petugas penagih lantaran keterlambatan pembayaran angsuran mingguan.

‎Kepada tim media, nasabah yang enggan disebut namanya itu menuturkan dirinya belum dapat membayar karena kondisi ekonomi keluarga yang sedang terpuruk.

‎Suaminya, pekerja serabutan, sudah tiga bulan terakhir jarang mendapat panggilan kerja. Akibatnya, penghasilan keluarga nyaris tak ada sementara kebutuhan hidup terus merangkak naik.

‎“Suami saya belum dapat uang, belum ada yang nyuruh kerja. Saya sudah bilang akan bayar besok kalau sudah ada uang, tapi mereka tetap datang malam-malam,” tuturnya kepada media, Sabtu (18/10/2025).

‎Ironisnya, meski sudah memberi penjelasan, petugas penagih berinisial ELS itu tetap bersikeras menagih pembayaran. Ia bahkan menunggu di rumah nasabah hingga pukul 21.00 malam dengan alasan mengikuti “perintah atasan”.

‎“Katanya nggak bisa, bu. Harus malam ini. Saya tunggu di rumah ibu, perintah atasan,” ujarnya sebagaimana diceritakan sang nasabah.

‎Kondisi tersebut menimbulkan keprihatinan warga sekitar. Mereka menilai lembaga pembiayaan seharusnya memahami situasi ekonomi masyarakat yang sedang sulit, bukan justru memberi tekanan.

‎“Kami sadar punya kewajiban membayar, tapi kalau sampai malam-malam datang ke rumah, itu bukan membantu, tapi menakut-nakuti,” ungkapnya lagi.

‎Sebagai informasi, PNM Mekar (Permodalan Nasional Madani – Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera) merupakan program pemerintah di bawah Kementerian BUMN.

‎Di mana seharusnya mereka membantu perempuan pelaku usaha mikro agar lebih mandiri secara finansial.

‎Namun praktik di lapangan sering kali dinilai jauh dari semangat pemberdayaan dan justru berubah menjadi tekanan psikologis bagi para ibu rumah tangga yang sedang kesulitan.

‎Publik kini menanti sikap tegas dari manajemen PNM Mekar maupun Kementerian BUMN untuk menertibkan pola penagihan yang dinilai memaksa dan tidak manusiawi.

‎Sebab di balik angka-angka target dan laporan keuangan, ada rakyat kecil yang berjuang sekadar untuk bertahan hidup.

‎“Kami butuh solusi dan pengertian, bukan penagihan sampai malam. Kami juga sadar punya tanggungan, tapi hidup kami sedang tidak mudah,” ujarnya menutup. Tim

Follow Us On

Trending Now​

Tak Ada Jeruji bagi Doa dan Harapan: Warga Binaan Rutan Jepara Tutup Akhir Tahun dan Buka Awal Tahun dengan Doa Bersama

JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara – Dalam rangka menyambut pergantian tahun, warga binaan Rumah...

Penguatan Peran Mentor: Rutan Jepara Siap Sukseskan Praktik Lapangan Taruna Imipas 2026

JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara-Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Jepara mengikuti kegiatan...

Laksanakan Penyiraman Tanaman Jagung untuk Mendukung Ketahanan Pangan Nasional

Majalengka,-Bidik-kasusnews.com,.Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional serta...

KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Bos Maktour Terkait Dugaan Kuota Haji Tambahan

JATENG:Bidik-kasusnews.com Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menjadwalkan ulang...

HUT Bhayangkara Ke-80, Kapolres Majalengka Bersama PJU dan Anggota Laksanakan Anjangsana ke Warakawuri

Majalengka,-Bidik-kasusnews.com,.Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara Ke-80...

BEM UBK Dorong Pengujian UU Polri ke MK, Kritik Proses dan Substansi Regulasi

Bidik-kasusnews.com JAKARTA-15-Juni-2026-Rencana gugatan terhadap Undang-Undang Kepolisian Negara...

Recent Post​

Tak Ada Jeruji bagi Doa dan Harapan: Warga Binaan Rutan Jepara Tutup Akhir Tahun dan Buka Awal Tahun dengan Doa Bersama

JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara – Dalam rangka menyambut pergantian tahun, warga binaan Rumah Tahanan Negara (Rutan) Jepara mengikuti kegiatan doa...

Penguatan Peran Mentor: Rutan Jepara Siap Sukseskan Praktik Lapangan Taruna Imipas 2026

JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara-Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Jepara mengikuti kegiatan Zoom Meeting Rapat Koordinasi dan Sosialisasi...

Laksanakan Penyiraman Tanaman Jagung untuk Mendukung Ketahanan Pangan Nasional

Majalengka,-Bidik-kasusnews.com,.Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional serta mengoptimalkan pemanfaatan lahan produktif, anggota...

KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Bos Maktour Terkait Dugaan Kuota Haji Tambahan

JATENG:Bidik-kasusnews.com Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menjadwalkan ulang pemeriksaan terhadap saksi berinisial FHM, yang...

HUT Bhayangkara Ke-80, Kapolres Majalengka Bersama PJU dan Anggota Laksanakan Anjangsana ke Warakawuri

Majalengka,-Bidik-kasusnews.com,.Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara Ke-80 Tahun 2026, Kapolres Majalengka Polda Jabar AKBP...

BEM UBK Dorong Pengujian UU Polri ke MK, Kritik Proses dan Substansi Regulasi

Bidik-kasusnews.com JAKARTA-15-Juni-2026-Rencana gugatan terhadap Undang-Undang Kepolisian Negara Republik Indonesia (UU Polri) ke Mahkamah Konstitusi...

Bupati Pati Nonaktif Jalani Sidang Perdana Kasus Dugaan Korupsi, KPK Ajak Publik Awasi Persidangan

JATENG:Bidik-kasusnews.com SEMARANG – Bupati Pati nonaktif, SDW, resmi menjalani sidang perdana kasus dugaan korupsi di Pengadilan Tindak Pidana...

Polsek Amuntai Tengah Pantau Lahan Jagung Tergenang Banjir, Komitmen Dukung Ketahanan Pangan Tetap Berlanjut

Amuntai, HSU, Bidik-kasusnews.com – Jajaran Polsek Amuntai Tengah, Polres Hulu Sungai Utara (HSU), terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan...

Polsek Banjang Intensif Pantau Lahan Jagung di Pulau Damar, Dukung Ketahanan Pangan Hulu Sungai Utara

HSU, Bidik-kasusnews.com – Upaya mendukung program swasembada pangan nasional terus dilakukan jajaran Polsek Banjang, Polres Hulu Sungai Utara (HSU)...