SPPG Loji Klarifikasi Dugaan Keracunan MBG, Dapur Ditutup Sementara

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Satuan Pelayanan Persiapan Gizi (SPPG) Anugerah Satu Alam Loji, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, menyampaikan klarifikasi resmi terkait dugaan keracunan makanan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang viral dan terjadi pada Jumat (30/1/2026).

Kepala SPPG Anugerah Satu Alam Loji, Anwar Sapei, membenarkan bahwa dapur MBG saat ini ditutup sementara berdasarkan surat keputusan Badan Gizi Nasional (BGN) tertanggal 28 Januari 2026.

“Penutupan dilakukan sambil menunggu hasil investigasi dan uji laboratorium terhadap makanan yang telah didistribusikan,” ujarnya.

Selama masa penutupan, seluruh aktivitas dapur dihentikan dan pihak SPPG menyatakan siap menerima tim investigasi dari BGN. Anwar menegaskan, keputusan tersebut merupakan bagian dari prosedur pengamanan dan evaluasi mutu makanan MBG.

Terkait dugaan tahu berjamur, Anwar mengakui adanya miskomunikasi internal. Ia menjelaskan, tahu yang diterima dapur dalam kondisi matang dan tidak menunjukkan tanda-tanda kerusakan.

Namun, di lapangan tahu tersebut langsung dikemas dan didistribusikan tanpa proses pengolahan ulang sebagaimana yang ia pahami sebelumnya.

Menurut Anwar, perubahan kualitas makanan diduga terjadi akibat faktor suhu panas dan kondisi lingkungan selama proses pengiriman yang berpotensi menimbulkan kontaminasi bakteri.

Ia juga membantah isu percakapan WhatsApp yang beredar dan disebut memicu reaksi warga.

Percakapan tersebut, kata Anwar, merupakan obrolan lama di grup Posyandu dan tidak berkaitan dengan kejadian dugaan keracunan MBG.

Meski demikian, ia menyampaikan permohonan maaf secara pribadi dan kelembagaan jika perbincangan tersebut menimbulkan ketidaknyamanan.

Sementara itu, Asisten Lapangan SPPG Loji, Yanyan Sugiyanto, mengatakan pihaknya langsung mengambil langkah cepat setelah menerima laporan awal dari sekolah sekitar pukul 08.50 WIB.

Pihak dapur segera mengimbau agar makanan tidak dikonsumsi dan menjanjikan penggantian di hari berikutnya.

Yanyan juga menyebut pihaknya sempat menarik kembali distribusi terakhir di sejumlah titik, termasuk mengejar kendaraan pengangkut makanan ke wilayah Babakan Astana untuk menarik makanan yang belum dikonsumsi.

Ia menegaskan, tahu yang dibagikan berasal dari supplier dalam kondisi matang dan dapur hanya melakukan pengemasan tanpa proses pengolahan tambahan.

Untuk pengawasan mutu, SPPG Loji didukung tenaga ahli gizi bersertifikat serta personel yang telah mengikuti pelatihan khusus program MBG.

Hingga kini, kasus dugaan keracunan MBG tersebut masih menunggu hasil uji laboratorium dan investigasi lanjutan dari Badan Gizi Nasional. (Dicky)

Follow Us On

Trending Now​

Di Duga Gudang Oli Oplosan Jalan Kebangkitan Nasional Pontianak Kalbar Kebal Hukum ?

Bidik-kasusnews.com,Pontianak Kalimantan Barat Dugaan pratik penimbunan Bahan Bakar Minyak (BBM)...

KPK Dalami Dugaan Pemerasan Pengisian Perangkat Desa di Pati, Enam Saksi Diperiksa

JATENG:Bidik-kasusnews.com Pati, 2 April 2026 — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mengusut...

Pemkot Sukabumi Siap Revisi Aturan Penggunaan Lapang Merdeka Pascaprotes AMM

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Aksi unjuk rasa yang digelar Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM)...

Hukum Lumpuh !! PETI Bebas Beroperasi di Sungai Kapuas Kab.Sanggau Kalbar: Bukti Kelemahan Aparat ?

Bidik-kasusnews.com,Sanggau Kalimantan Barat Aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) kembali...

Magang di Rutan Jepara, Peserta Ikut Pastikan Validitas Data Usulan Cuti Bersyarat

JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara, 2 April 2026 — Kegiatan magang di Rumah Tahanan Negara (Rutan)...

Ratusan Botol Miras Disita, Operasi Pekat Malam Hari Sasar Penjual di Kapetakan.

Cirebon Kota,Bidik-kasusnews.com,. Operasi pekat yang menyasar peredaran minuman keras digelar pada...

Recent Post​

Di Duga Gudang Oli Oplosan Jalan Kebangkitan Nasional Pontianak Kalbar Kebal Hukum ?

Bidik-kasusnews.com,Pontianak Kalimantan Barat Dugaan pratik penimbunan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar dan oli oplosan di Jalan Kebangkitan...

KPK Dalami Dugaan Pemerasan Pengisian Perangkat Desa di Pati, Enam Saksi Diperiksa

JATENG:Bidik-kasusnews.com Pati, 2 April 2026 — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mengusut dugaan praktik pemerasan dalam proses pengisian...

Pemkot Sukabumi Siap Revisi Aturan Penggunaan Lapang Merdeka Pascaprotes AMM

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Aksi unjuk rasa yang digelar Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM) di Balai Kota Sukabumi, Kamis (2/4/2026), mendapat...

Hukum Lumpuh !! PETI Bebas Beroperasi di Sungai Kapuas Kab.Sanggau Kalbar: Bukti Kelemahan Aparat ?

Bidik-kasusnews.com,Sanggau Kalimantan Barat Aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) kembali marak di wilayah Kabupaten Sanggau kalbar...

Magang di Rutan Jepara, Peserta Ikut Pastikan Validitas Data Usulan Cuti Bersyarat

JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara, 2 April 2026 — Kegiatan magang di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Jepara menjadi sarana pembelajaran langsung bagi...

Ratusan Botol Miras Disita, Operasi Pekat Malam Hari Sasar Penjual di Kapetakan.

Cirebon Kota,Bidik-kasusnews.com,. Operasi pekat yang menyasar peredaran minuman keras digelar pada Rabu (01/04/2026) sekitar pukul 21.05 WIB di...

Kapolres Indramayu Turun Langsung Pantau Pendaftar Calon Anggota Polri Tahun 2026

INDRAMAYU,Bidik-kasusnews.com,. Kapolres Indramayu, AKBP Mochamad Fajar Gemilang, S.I.K., M.H., M.I.K., meninjau langsung proses pendaftaran calon...

Polres Cirebon Kota Amankan Tiga Tersangka Usai Sita Puluhan Ribu Butir Obat Ilegal

Cirebon kota,Bidik-kasusnews.com,.Satuan Reserse Narkoba Polres Cirebon Kota berhasil mengungkap kasus besar peredaran obat sediaan farmasi ilegal...

Unit Gakkum Polres Kuningan Berhasil Ungkap Kasus Tabrak Lari dalam 3 Jam

Kuningan,Bidik-kasusnews.com,. Korban maut tabrak lari Mobil Mitsubishi Colt Diesel Canter dengan Motor Yamaha Xeon tanpa nomor polisi, di Jalan Raya...