SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM— Komitmen membangun desa dengan mengedepankan kepentingan masyarakat menjadi landasan Solih Sunarya menyatakan kesiapannya maju sebagai bakal calon Kepala Desa Pengganti Antarwaktu (PAW) Sukatani, Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi, untuk periode 2027–2030.
Pernyataan tersebut disampaikan Solih saat dikonfirmasi pada Kamis (15/10/2026). Dengan mengusung semangat “Bersama Membangun Desa”, ia membawa harapan untuk mendorong Desa Sukatani menjadi wilayah yang maju, mandiri, dan sejahtera.
Bagi Solih, kemajuan desa tidak cukup hanya mengandalkan pembangunan fisik. Dibutuhkan kepemimpinan yang amanah, kedekatan dengan masyarakat, serta kerja nyata yang mampu menjawab kebutuhan warga.
Prinsip tersebut menjadi pijakan yang ingin ia kedepankan apabila mendapat kepercayaan memimpin Desa Sukatani.
Ada lima nilai utama yang menjadi landasan komitmennya, yakni amanah dalam mengelola sumber daya desa, dekat dengan masyarakat melalui keterbukaan terhadap aspirasi warga, serta mengutamakan kerja nyata yang dapat dirasakan manfaatnya secara langsung.
Selain itu, Solih menekankan pentingnya pembangunan yang merata dan berkelanjutan, disertai kepedulian sosial untuk memperkuat kebersamaan antarwarga.
Kelima nilai tersebut diarahkan untuk membangun tata kelola desa yang bertanggung jawab sekaligus memperkuat partisipasi masyarakat dalam proses pembangunan.
“Desa Sukatani adalah rumah kita bersama. Kemajuan desa bukan tanggung jawab satu orang saja, melainkan hasil kerja keras dan kebersamaan kita semua. Jika saya dipercaya memimpin Desa Sukatani, saya berkomitmen untuk bekerja dengan jujur, transparan, dan mengutamakan kepentingan masyarakat di atas segalanya,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa niatnya maju sebagai bakal calon kepala desa PAW dilandasi keinginan untuk memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.
Sejumlah hal yang menjadi perhatiannya meliputi peningkatan kualitas pelayanan publik, penguatan perekonomian warga, pelestarian lingkungan, serta penjagaan kearifan lokal yang menjadi bagian dari identitas Desa Sukatani.
Dengan semangat pengabdian tersebut, Solih berharap pembangunan desa ke depan dapat berjalan secara inklusif, berkelanjutan, dan memberikan manfaat bagi seluruh lapisan masyarakat.
Baginya, cita-cita mewujudkan Sukatani yang maju, mandiri, dan sejahtera membutuhkan kebersamaan, kepedulian, serta komitmen untuk menempatkan kepentingan warga sebagai prioritas utama. (Dicky)