JATENG:Bidik-kasusnews.com
JEPARA – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Jepara kembali menunjukkan komitmennya dalam memberikan pembinaan menyeluruh kepada warga binaan. Pada Selasa (31/3/2026), rutan tersebut menggelar kegiatan penyuluhan agama Kristen yang dipadukan dengan pelatihan keterampilan bagi warga binaan beragama Nasrani.
Kegiatan ini menghadirkan perwakilan dari Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Jepara, yakni Toni Riksen Tanjung, yang berperan sebagai penyuluh sekaligus pelatih. Dalam pelaksanaannya, ia didampingi oleh Felix Setya Aji Nugroho guna memastikan kegiatan berjalan dengan lancar dan efektif.
Selain mendapatkan pembinaan rohani, para peserta juga dibekali keterampilan membuat kerajinan tangan dari benang nilon. Dengan penuh ketelitian, warga binaan diajarkan teknik menganyam hingga mampu menghasilkan berbagai bentuk gelang kreatif, mulai dari model sederhana hingga desain dengan tulisan dan motif unik.
Kepala Rutan Kelas IIB Jepara, Renza Maisetyo, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program pembinaan berkelanjutan yang dirancang untuk meningkatkan kualitas diri warga binaan.
“Pembinaan tidak hanya berfokus pada aspek keagamaan, tetapi juga pengembangan keterampilan yang dapat memberikan nilai tambah. Harapannya, warga binaan memiliki bekal yang bermanfaat setelah menyelesaikan masa pembinaan,” ujarnya.
Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Mereka aktif mengikuti arahan dan menunjukkan kreativitas dalam setiap proses pembuatan kerajinan. Program ini pun diharapkan mampu menjadi sarana positif untuk membangun kemandirian serta menumbuhkan rasa percaya diri warga binaan.
Sinergi antara Rutan Jepara dan Kemenag Kabupaten Jepara diharapkan terus berlanjut guna menghadirkan program pembinaan yang lebih inovatif dan berdampak nyata bagi warga binaan.(Wely)
Sumber:Humas Rutan jepara