HSU | Bidik-kasusnews.com – Suasana religius menyelimuti Langgar Nurussalam, Desa Panangian, Kecamatan Amuntai Utara, Kabupaten Hulu Sungai Utara, pada Minggu (21/9/2025) atau bertepatan dengan 28 Rabiul Awwal 1447 H. Ratusan warga antusias menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang diisi ceramah oleh dua ulama kharismatik, yakni KH. Ahmad Syairazi, Pimpinan Majelis Raudatul Ghanna An Nabiyah Kandangan, dan KH. Kasypul Anwar, Pimpinan Yayasan Kasypul Ponpes Rantau Bujur Kecamatan Banjang.
Acara yang dihadiri sekitar 300 jemaah ini berlangsung khidmat dengan susunan kegiatan mulai dari pembacaan ayat suci Al-Qur’an, lantunan syair-syair maulid bersama grup Alhabsy, hingga tausiah agama.
Dalam ceramahnya, KH. Ahmad Syairazi menekankan bahwa peringatan Maulid Nabi bukan sekadar tradisi tahunan, melainkan momentum untuk meneladani akhlak Rasulullah SAW. “Rasulullah adalah teladan terbaik dalam kejujuran, amanah, serta kepedulian terhadap sesama. Peringatan Maulid ini hendaknya menjadi ajang refleksi untuk memperbaiki diri dan meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT,” ujarnya.
Hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Kapolsek Banjang AKP Robby Ansharie Bahasuan, SH., MM, perwakilan Danramil Amuntai Utara, Bhabinkamtibmas Amuntai Utara, Kanit Sabhara Polsek Banjang Aiptu Soeyatmin, SH, serta sejumlah alim ulama setempat. Kehadiran aparat keamanan turut memastikan kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar.
Peringatan Maulid Nabi di Langgar Nurussalam ini sekaligus menjadi wadah mempererat ukhuwah islamiyah antarwarga. Selain memperdalam kecintaan kepada Rasulullah SAW, acara ini juga menjadi sarana silaturahmi yang memperkuat kebersamaan antara ulama, masyarakat, dan aparat keamanan.
Dengan semangat kebersamaan tersebut, peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW diharapkan dapat terus menjadi tradisi religius yang menghidupkan nilai-nilai Islam, sekaligus menuntun umat dalam menghadapi tantangan kehidupan modern. ( Agus)
