Bandar Lampung, Bidik-kasusnews.com Pelaksanaan Riksa Psikologi (RIKPSI) berbasis Computer Assisted Test (CAT) Online bagi peserta KKN Kebangsaan Republik Indonesia (KKRI) Gelombang IV Tahun Anggaran 2026 digelar serentak di Kota Bandar Lampung, Kamis (26/2/2026). Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam proses seleksi dan pemetaan potensi generasi muda Indonesia.
Pelaksanaan utama kegiatan dipusatkan di SMK Negeri 8 Bandar Lampung, Jalan Imam Bonjol, Kelurahan Kemiling Raya, Kecamatan Kemiling, dengan jumlah peserta terbanyak yakni 49 siswa dari berbagai sekolah. Selain itu, kegiatan juga berlangsung secara bersamaan di SMA Negeri 6 Bandar Lampung serta SMA Muhammadiyah 2 Bandar Lampung.
Di lokasi utama SMK Negeri 8, peserta terdiri dari siswa-siswi dari beberapa sekolah, antara lain SMK N 8, SMA Negeri 2, SMA Negeri 4, dan SMA Negeri 16 Bandar Lampung. Sementara di SMA Negeri 6, sebanyak 34 peserta mengikuti tes yang berasal dari SMA Negeri 6 dan SMA Gajah Mada Bandar Lampung. Adapun di SMA Muhammadiyah 2, sebanyak 17 siswa dari sekolah tersebut dan SMA Fransiskus Bandar Lampung turut ambil bagian.
Kegiatan RIKPSI CAT Online ini bertujuan mengukur Intelligence Quotient (IQ) sekaligus menggali potensi akademik dan psikologis peserta yang telah mengikuti rangkaian program KKRI Gelombang IV Tahun 2026.
Dalam pelaksanaannya, para Babinsa dari jajaran Kodim 0410/KBL turut hadir di setiap lokasi untuk memastikan kegiatan berjalan aman, tertib, dan kondusif. Kehadiran aparat TNI tidak hanya sebagai pengawas, tetapi juga memberikan dukungan moril kepada para pelajar.
Di SMK Negeri 8, pengawasan dilakukan oleh Serka Heru H Putro bersama Sertu Hendrianto yang berkoordinasi dengan pihak sekolah. Sementara di SMA Negeri 6, Serma Usmawan dan Serka Yudha Saputra mendampingi jalannya tes. Di SMA Muhammadiyah 2, Serka Dedi S bersama Kopka Ferdi turut memantau sekaligus memberi motivasi kepada peserta.
Dari total 100 peserta yang terdaftar, sebanyak 97 siswa mengikuti tes. Dua peserta dilaporkan berhalangan hadir karena pindah sekolah, sementara satu peserta lainnya tidak dapat mengikuti ujian karena sakit dan dijadwalkan mengikuti tes susulan setelah pulih.
Kegiatan ini juga dihadiri para kepala sekolah dan guru pendamping, di antaranya Kepala SMK Negeri 8 Dian Novita Dwi, M.Pd, Kepala SMA Negeri 6 Ida Royani, M.Pd, serta Wakil Kepala SMA Muhammadiyah 2 Ramli. Sinergi antara dunia pendidikan dan aparat kewilayahan tersebut menciptakan suasana pelaksanaan tes yang tertib, lancar, dan kondusif hingga kegiatan berakhir.
Melalui kegiatan ini, diharapkan para pelajar dapat terpetakan potensi akademik maupun psikologisnya secara objektif, sekaligus menjadi langkah awal pembinaan generasi muda yang unggul dan berdaya saing nasional.
(Agus)

