HSU – BIDIK-KASUSNEWS.COM Polsek Amuntai Tengah, Polres Hulu Sungai Utara (HSU), terus memantau perkembangan program swasembada jagung di wilayah hukumnya. Dalam pemantauan yang dilaksanakan pada Sabtu (24/10/2026), sejumlah lahan jagung milik petani di Desa Pinang Kara, Kecamatan Amuntai Tengah, Kabupaten Hulu Sungai Utara, dilaporkan mengalami kekeringan.
Kegiatan monitoring tersebut berlangsung sekitar pukul 11.30 Wita sebagai bagian dari upaya memantau kondisi pertanaman jagung sekaligus mendukung ketahanan dan kemandirian pangan di daerah.
Personel Polsek Amuntai Tengah yang melaksanakan kegiatan terdiri atas Aipda M. Rifqy Maulidin, Aipda Sahat, M.T.S., S.H., Bripka Eko Wahyudi, dan Brigpol Hendra, S.S.T.Ars. Pemantauan dilakukan menggunakan kendaraan patroli roda dua dan alat komunikasi HT untuk menunjang koordinasi petugas di lapangan.
Dalam kegiatan tersebut, kondisi lahan menjadi perhatian, terutama area pertanaman jagung milik petani yang mengalami kekeringan. Situasi ini menjadi bahan pemantauan lebih lanjut guna mengetahui perkembangan kondisi tanaman dan menentukan langkah yang dapat direkomendasikan sesuai kebutuhan di lapangan.
Polsek Amuntai Tengah menyatakan akan terus melakukan monitoring terhadap lahan jagung yang terdampak kekeringan di wilayah hukumnya. Hasil pemantauan tersebut selanjutnya menjadi bahan laporan kepada pimpinan sekaligus pertimbangan dalam menentukan rekomendasi dan langkah tindak lanjut yang diperlukan.
Upaya ini sejalan dengan pentingnya menjaga keberlangsungan produksi jagung untuk mendukung pemenuhan kebutuhan dalam negeri, termasuk sebagai bahan pangan dan pakan ternak. Pemantauan kondisi lahan diharapkan dapat membantu mengidentifikasi kendala yang dihadapi petani sehingga perkembangan tanaman dapat terus diperhatikan.
Selama kegiatan berlangsung, situasi di wilayah pemantauan dilaporkan dalam keadaan aman, tertib, dan kondusif.
Polsek Amuntai Tengah menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan masyarakat dalam mendukung ketahanan pangan serta memantau perkembangan sektor pertanian di wilayah Kabupaten Hulu Sungai Utara.
(Agus)