HSU – BIDIK-KASUSNEWS.COM Dalam rangka mendukung program swasembada pangan nasional tahun 2026, jajaran Polsek Amuntai Tengah terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan lahan pertanian jagung di wilayah hukumnya.
Kali ini, kegiatan monitoring dilaksanakan pada Sabtu (31/10/2026) sekitar pukul 12.00 WITA di Desa Pinangkara, Kecamatan Amuntai Tengah, Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), Kalimantan Selatan.
Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh AIPTU Eko Yuli S selaku Bawas, bersama AIPTU Rofik PN, AIPDA Iwan Krisnawan, dan BRIGPOL Juliansyah. Petugas menggunakan satu unit kendaraan patroli roda empat Polsek Amuntai Tengah serta perangkat komunikasi HT untuk menunjang kelancaran kegiatan di lapangan.
Pemantauan ini bertujuan mengetahui perkembangan lahan pertanian jagung sekaligus mengidentifikasi berbagai kendala yang dihadapi petani. Langkah tersebut juga menjadi bagian dari upaya mendukung kemandirian pangan, khususnya dalam pemenuhan kebutuhan pangan dan pakan ternak melalui hasil produksi pertanian lokal.
Dalam kegiatan tersebut, kondisi cuaca berupa kemarau panjang menjadi salah satu perhatian. Berdasarkan hasil pemantauan, sebagian besar lahan pertanian diperkirakan belum dapat dimanfaatkan untuk penanaman jagung dalam beberapa bulan ke depan karena situasi dan kondisi yang belum mendukung.
Selain memantau perkembangan tanaman, personel Polsek Amuntai Tengah juga akan terus memperhatikan kondisi debit air serta genangan di lahan pertanian milik warga. Informasi tersebut nantinya menjadi bahan evaluasi untuk menyusun rekomendasi dan menentukan langkah yang diperlukan dalam mendukung keberlangsungan kegiatan pertanian masyarakat.
Polsek Amuntai Tengah menegaskan komitmennya untuk terus melakukan pemantauan secara berkala serta menjalin koordinasi dengan masyarakat dan para petani guna mendukung program ketahanan pangan.
Melalui kegiatan ini, diharapkan berbagai kendala yang berpotensi menghambat produksi jagung dapat diketahui lebih awal sehingga langkah penanganan dapat dipertimbangkan sesuai kondisi di lapangan.
Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif.
Upaya tersebut menjadi wujud kehadiran Polri di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga mendukung sektor pertanian demi terwujudnya ketahanan pangan yang berkelanjutan.
(Agus)