Hulu Sungai Utara, Bidik-kasusnews.com Polres Hulu Sungai Utara (HSU) melalui Polsek Amuntai Tengah terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan lahan jagung di wilayah binaannya sebagai bagian dari dukungan terhadap program swasembada pangan nasional. Monitoring dilaksanakan pada Minggu (5/7/2026) di Desa Sungai Karias, Kecamatan Amuntai Tengah, Kabupaten Hulu Sungai Utara.
Kegiatan ini bertujuan memantau kondisi lahan pertanian sekaligus mengidentifikasi berbagai kendala yang dihadapi petani, sehingga perkembangan tanaman jagung dapat dilaporkan secara berkala kepada pimpinan sebagai bahan evaluasi dan tindak lanjut.
Monitoring dilakukan oleh personel Polsek Amuntai Tengah yang dipimpin Aipda Dwi Hartono bersama Aipda Iwan Krisnawan, Aipda M. Rifqy Maulidin, Brigpol Hendra, S.S.T. Ars., dan Bripda Ahmad Muzakkir. Dalam pelaksanaannya, petugas menggunakan satu unit mobil patroli serta perangkat komunikasi guna mendukung kelancaran kegiatan di lapangan.
Dari hasil pemantauan, sebagian besar lahan jagung milik petani di wilayah hukum Polsek Amuntai Tengah masih tergenang air. Kondisi tersebut berdampak pada aktivitas budidaya, sehingga dalam beberapa bulan ke depan sebagian besar lahan diperkirakan belum dapat digunakan untuk penanaman jagung.
Genangan air yang masih tinggi menjadi tantangan bagi petani dalam mendukung peningkatan produksi jagung, khususnya untuk memenuhi kebutuhan pakan ternak dan memperkuat ketahanan pangan daerah.
Meski demikian, Polsek Amuntai Tengah memastikan akan terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan lahan serta kondisi debit air di kawasan pertanian. Hasil monitoring tersebut nantinya akan menjadi dasar dalam memberikan rekomendasi dan langkah-langkah yang dapat dilakukan bersama pihak terkait guna mendukung keberhasilan program swasembada pangan.
Kapolres Hulu Sungai Utara menegaskan bahwa Polri tidak hanya berperan menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga aktif mendukung berbagai program strategis pemerintah, termasuk sektor pertanian yang menjadi salah satu penopang ketahanan pangan nasional.
Dengan monitoring yang dilakukan secara berkelanjutan, diharapkan kondisi lahan pertanian dapat terus dipantau sehingga proses penanaman dapat kembali dilaksanakan ketika genangan air telah surut. Sinergi antara Polri, pemerintah, dan para petani diharapkan mampu menjaga produktivitas pertanian serta mendukung terwujudnya swasembada pangan di Kabupaten Hulu Sungai Utara.
Selama kegiatan berlangsung, situasi di wilayah hukum Polsek Amuntai Tengah tetap aman, tertib, dan kondusif.
(Agus)