Indramayu,Bidik-kasusnews.com,.Diduga praktik penimbunan BBM jenis solar subsidi masih terus berjalan, salah satunya yang berada di lahan kosong samping SPBU Limbangan di jadikan tempat penimbunan BBM jenis solar bersubsidi tanpa ada takut terhadap APH. Dari hasil pantauan awak media, BBM Solar subsidi diduga diangkut menggunakan mobil Box berwarna kuning yang terlihat bolak-balik memasuki area lahan penimbunan BBM jenis solar bersubsi, dalam 1 hari mampu mengangkut ratus derigen solar. Minggu, 5/7/2026 Mulusnya aksi penimbunan solar menurut beberapa warga diperkirakan karena adanya kerjasama sejumlah pihak mulai dari SPBU. Memanfaatkan lahan kosong untuk tempat penimbunan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar tindakan ilegal yang melanggar hukum di Indonesia. Praktik penimbunan solar bersubsidi tanpa izin resmi diancam sanksi pidana berat dan denda miliaran rupiah. Warga menilai tingginya harga BBM industri menjadi ruang para mafia untuk meraup keuntungan dengan “memainkan” subsidi BBM dari sejumlah SPBU. Selain itu, diduga akibat minimnya pengawasan sehingga membuat para cukong terus menjalankan usaha penimbunan BBM jenis solar bersubsidi meski di tempat terbuka dan tanpa izin dinas terkait. Modus penimbunan BBM jenis solar dengan menggunakan barcode milik para nelayan yang sudah di atur sedemikian rupa, bahkan para pengojek solar yang merupakan di ketahui anak buah “Karno” selalu muter jemput bola ke para nelayan yang sudah mengisi jatah solarnya dengan di beri tambahan ke untungan. Menanggapi hal itu, masyarakat meminta aparat segera bertindak serta memutus rantai perlindungan subsidi BBM. “Jangan menyalahgunakan subsidi BBM dengan mengatas namakan wong cilik. Kami berharap agar pihak Kepolisian segera turun ke lokasi meninjau tempat tersebut,” tegasnya. Sanksi Hukum Penimbunan Solar, Menyimpan solar bersubsidi dalam jumlah besar tanpa izin usaha penyimpanan atau niaga melanggar Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi. Ancaman Hukuman: Pelaku dapat dipidana penjara paling lama 6 tahun, Denda maksimal mencapai Rp60.000.000.000. (Korlip/Tim)

Jakarta, Bidik-kasusnews.com – Komandan Satuan Brimob (Dansat Brimob) Polda Sumatera Selatan, Kombes Pol. Susnadi, S.I.K., menghadiri kegiatan Serah Terima Jabatan (Sertijab) dan pelantikan pejabat di lingkungan Korps Brimob Polri yang dirangkaikan dengan acara kenal pamit di Markas Korps Brimob Polri, Jakarta, Minggu (5/7/2026). Kegiatan tersebut dihadiri jajaran pejabat utama Korps Brimob Polri, para Komandan Satuan Brimob dari berbagai daerah di Indonesia, serta tamu undangan. Prosesi berlangsung khidmat sebagai bagian dari dinamika organisasi Polri dalam melakukan regenerasi kepemimpinan dan penyegaran organisasi. Serah terima jabatan menjadi salah satu mekanisme penting dalam menjaga kesinambungan kepemimpinan serta meningkatkan efektivitas pelaksanaan tugas di lingkungan Korps Brimob Polri. Pergantian pejabat diharapkan mampu menghadirkan inovasi sekaligus memperkuat kinerja organisasi dalam menjawab tantangan tugas yang semakin kompleks. Usai prosesi pelantikan, kegiatan dilanjutkan dengan acara kenal pamit. Momen tersebut menjadi bentuk penghargaan kepada para pejabat lama atas dedikasi, loyalitas, dan pengabdian selama menjalankan amanah di Korps Brimob Polri. Di sisi lain, pejabat yang baru dilantik diperkenalkan sebagai bagian dari estafet kepemimpinan untuk melanjutkan berbagai program strategis organisasi. Kehadiran Dansat Brimob Polda Sumatera Selatan, Kombes Pol. Susnadi, S.I.K., mencerminkan komitmen dalam mendukung kebijakan pimpinan Polri sekaligus memperkuat soliditas, sinergi, dan koordinasi antar-satuan Brimob di seluruh Indonesia. Melalui momentum tersebut, diharapkan hubungan kerja sama antarsatuan semakin erat sehingga pelaksanaan tugas-tugas kepolisian, khususnya yang menjadi tanggung jawab Korps Brimob Polri, dapat berjalan secara optimal dan profesional. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar. Sertijab dan pelantikan pejabat di lingkungan Korps Brimob Polri diharapkan semakin memperkokoh semangat profesionalisme, loyalitas, serta integritas seluruh personel dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan terbaik kepada masyarakat, sekaligus menjaga stabilitas keamanan nasional. (Agus)

Bandung,-Bidik-kasusnews.com,.Polresta Cirebon kembali menorehkan prestasi membanggakan. Dalam rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Kapolresta Cirebon Kombes Pol. Imara Utama, S.H., S.I.K., M.H. menerima penghargaan Juara II Satwil Terbersih di lingkungan Polda Jawa Barat yang diserahkan langsung oleh Kapolda Jawa Barat Irjen Pol. Pipit Rismanto, S.I.K., M.H. Penghargaan tersebut merupakan bentuk apresiasi atas komitmen Polresta Cirebon dalam menjaga kebersihan, kerapihan, dan penataan lingkungan mako sebagai bagian dari upaya membangun budaya kerja yang disiplin, profesional, serta mendukung pelayanan kepolisian yang prima kepada masyarakat. Capaian tersebut merupakan hasil kerja keras, kekompakan, dan dedikasi seluruh personel Polresta Cirebon beserta jajaran yang secara konsisten menjaga lingkungan kerja tetap bersih, tertata, dan nyaman sehingga mampu mendukung pelaksanaan tugas kepolisian secara optimal. Kapolresta Cirebon, Kombes Pol. Imara Utama, S.H., S.I.K., M.H., menyampaikan rasa syukur dan apresiasi kepada seluruh personel atas penghargaan yang berhasil diraih. “Penghargaan ini merupakan hasil kerja keras dan kebersamaan seluruh personel Polresta Cirebon. Terima kasih kepada seluruh anggota yang telah menunjukkan dedikasi, disiplin, dan kepedulian dalam menjaga lingkungan kerja. Semoga prestasi ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, profesionalisme, dan pengabdian kepada masyarakat,” ujar Kapolresta Cirebon. Ia menegaskan, penghargaan tersebut menjadi penyemangat bagi seluruh jajaran Polresta Cirebon untuk terus mempertahankan budaya kerja yang bersih, tertib, dan profesional, sejalan dengan semangat Polri Presisi serta tema Hari Bhayangkara ke-80, “80 Tahun Mengabdi untuk Masyarakat.” (Asep Rusliman)

Majalengka,-Bidik-kasusnews.com,.Guna memastikan jaminan keamanan VIP dan VVIP berjalan secara presisi, aman, dan tanpa kendala, Kepolisian Resor (Polres) Majalengka Polda Jabar bersama jajaran unsur TNI menggelar operasi pengamanan terpadu berskala besar. Langkah strategis yang dikemas dalam wujud pelayanan prima kepolisian ini difokuskan pada pengawalan melekat (security monitoring) atas kunjungan tokoh nasional di wilayah hukum Kabupaten Majalengka, Sabtu (04/07/2026). Pergelaran pengamanan ketat tersebut dipusatkan langsung di area Pondok Pesantren Al-Mizan, Jalan Cirebon – Bandung, Desa Ciborelang, Kecamatan Jatiwangi, Kabupaten Majalengka. Operasi gabungan ini dilaksanakan dalam rangka mengamankan kunjungan Wakil Presiden RI ke-13, Prof. K.H. Ma’ruf Amin beserta rombongan yang tengah melangsungkan agenda silaturahmi dan menghadiri Resepsi Pernikahan Putri dari KH Maman Imanulhaq di pondok pesantren tersebut. ‎ ‎Pada tingkat Polres Majalengka, pergelaran personel pengamanan dipimpin langsung oleh Kabag Ops Polres Majalengka Kompol Mangapul Simangunsong, S.H., M.H., Kapolsek Jatiwangi AKP Rudy Djunardi, S.H., M.H, beserta Kasat Intelkam AKP Asep Hendra Mulyana dan Kasat Samapta Iptu Dedi Sutikno, S.H Sementara dari unsur TNI, pengamanan diperkuat secara solid oleh Pasi Ops Kodim 0617/Majalengka, Danramil Jatiwangi, serta jajaran Subdenpom III/3-5 Majalengka. Kolaborasi antarlini ini disiagakan mulai dari jalur perlintasan, area parkir, hingga ring utama lokasi kegiatan guna mengantisipasi segala bentuk potensi gangguan keamanan. (Asep Rusliman)

Hulu Sungai Utara, Bidik-kasusnews.com  Polres Hulu Sungai Utara (HSU) melalui Polsek Amuntai Tengah terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan lahan jagung di wilayah binaannya sebagai bagian dari dukungan terhadap program swasembada pangan nasional. Monitoring dilaksanakan pada Minggu (5/7/2026) di Desa Sungai Karias, Kecamatan Amuntai Tengah, Kabupaten Hulu Sungai Utara. Kegiatan ini bertujuan memantau kondisi lahan pertanian sekaligus mengidentifikasi berbagai kendala yang dihadapi petani, sehingga perkembangan tanaman jagung dapat dilaporkan secara berkala kepada pimpinan sebagai bahan evaluasi dan tindak lanjut. Monitoring dilakukan oleh personel Polsek Amuntai Tengah yang dipimpin Aipda Dwi Hartono bersama Aipda Iwan Krisnawan, Aipda M. Rifqy Maulidin, Brigpol Hendra, S.S.T. Ars., dan Bripda Ahmad Muzakkir. Dalam pelaksanaannya, petugas menggunakan satu unit mobil patroli serta perangkat komunikasi guna mendukung kelancaran kegiatan di lapangan. Dari hasil pemantauan, sebagian besar lahan jagung milik petani di wilayah hukum Polsek Amuntai Tengah masih tergenang air. Kondisi tersebut berdampak pada aktivitas budidaya, sehingga dalam beberapa bulan ke depan sebagian besar lahan diperkirakan belum dapat digunakan untuk penanaman jagung. Genangan air yang masih tinggi menjadi tantangan bagi petani dalam mendukung peningkatan produksi jagung, khususnya untuk memenuhi kebutuhan pakan ternak dan memperkuat ketahanan pangan daerah. Meski demikian, Polsek Amuntai Tengah memastikan akan terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan lahan serta kondisi debit air di kawasan pertanian. Hasil monitoring tersebut nantinya akan menjadi dasar dalam memberikan rekomendasi dan langkah-langkah yang dapat dilakukan bersama pihak terkait guna mendukung keberhasilan program swasembada pangan. Kapolres Hulu Sungai Utara menegaskan bahwa Polri tidak hanya berperan menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga aktif mendukung berbagai program strategis pemerintah, termasuk sektor pertanian yang menjadi salah satu penopang ketahanan pangan nasional. Dengan monitoring yang dilakukan secara berkelanjutan, diharapkan kondisi lahan pertanian dapat terus dipantau sehingga proses penanaman dapat kembali dilaksanakan ketika genangan air telah surut. Sinergi antara Polri, pemerintah, dan para petani diharapkan mampu menjaga produktivitas pertanian serta mendukung terwujudnya swasembada pangan di Kabupaten Hulu Sungai Utara. Selama kegiatan berlangsung, situasi di wilayah hukum Polsek Amuntai Tengah tetap aman, tertib, dan kondusif. (Agus)

BANDUNG – Bidik-kasusnews.com – Jajaran Polres Kuningan kembali menunjukkan eksistensinya di tingkat daerah. Tim Identifikasi Polres Kuningan sukses meraih Juara 3 dalam Lomba Olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) yang diselenggarakan oleh Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Barat. Kompetisi bergengsi ini dilaksanakan selama tiga hari, yakni mulai 22 hingga 24 Juni 2026, yang diikuti oleh seluruh perwakilan tim identifikasi dari seluruh Polres di wilayah hukum Polda Jawa Barat. Tim kebanggaan Polres Kuningan ini berada di bawah arahan langsung Kasat Reskrim Polres Kuningan, di bawah kepemimpinan kasat Reskrim Polres Kuningan AKP Abdul Azis, SH., C.PHR. , dan dikomandoi di lapangan oleh Kanit Identifikasi Sat Reskrim Polres Kuningan, IPTU Wiyogi, S.E., dengan melibatkan empat personel ahli lainnya. Adapun susunan lengkap Tim Identifikasi Polres Kuningan adalah sebagai berikut: IPTU Wiyogi, S.E. (Katim) AIPTU Nana Kusmana, S.Kom. AIPTU Rudi Hendriana, S.E. BRIGPOL Andung Bagus Wahyudi, S.E. BRIPTU Fajar Sugeng Riyadi Dalam perlombaan tersebut, para peserta diuji secara ketat mengenai kompetensi teknis, mulai dari prosedur pengamanan lokasi kejadian, ketelitian dalam pencarian barang bukti, dokumentasi sistematis, hingga kecepatan dalam penyusunan laporan hasil olah TKP. Bukti Profesionalisme Polri Menanggapi prestasi tersebut, pihak Polres Kuningan melalui Kapolres menegaskan bahwa capaian ini merupakan cerminan nyata dari kualitas dan kompetensi anggota di lapangan di bawah pembinaan Kasat Reskrim. “Prestasi ini adalah bukti konkret bahwa personel Identifikasi Polres Kuningan memiliki kompetensi yang mumpuni. Kami berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan terbaik, terutama dalam pengungkapan perkara demi tegaknya hukum bagi masyarakat,” ujar Kapolres Kuningan. Keberhasilan meraih posisi ketiga ini diharapkan menjadi katalisator bagi seluruh personel Polres Kuningan untuk terus meningkatkan profesionalisme, integritas, dan dedikasi dalam menjalankan tugas pokoknya sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat. (Asep Rusliman)

KUNINGAN – Bidik-kasusnews.com – Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80, Fast Respon Indonesia Center (FRIC) menggelar Gebyar FRIC di Kabupaten Kuningan, Jawa Barat. Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Ketua Umum FRIC, H. Dian Surahman, menjadi momentum memperkuat sinergitas antara Polri dan masyarakat melalui berbagai kegiatan sosial, keagamaan, kesehatan, dan kepedulian terhadap lingkungan. (5/7/2026) H. Dian Surahman hadir didampingi Sekretaris Jenderal DPP FRIC H. Deden Hardening, Ketua DPW FRIC Jawa Barat Hj. Widaningsih, S.Pd., serta jajaran pengurus FRIC dari berbagai daerah. Dari unsur Kepolisian, kegiatan dihadiri Karorenmin Bareskrim Polri Kombes Pol. Mulkaifin, S.I.K. mewakili Wakabareskrim Polri yang berhalangan hadir karena tugas kedinasan, didampingi Kombes Pol. Khamdani, S.Sos. Kapolres Kuningan yang juga berhalangan hadir karena tugas kedinasan diwakili oleh Wakapolres Kuningan Kompol Eryda Kusumah, S.I.K., M.H. Turut hadir Kasat Reskrim Polres Kuningan AKP Abdul Azis, Kasi Humas Polres Kuningan AKP Mugyono, S.E., M.M., Kanit Reskrim Polres Indramayu IPDA Helmi Fauzi, S.E., serta Kasi Humas Polres Indramayu AKP Tarno, S.H., bersama para pejabat utama, Kasat, Kanit, personel Polri, dan tamu undangan lainnya. Dari unsur Pemerintah Daerah, Bupati Kuningan Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si. berhalangan hadir karena agenda kedinasan dan diwakili oleh Hj. Tuti Andriani, S.H., M.Kn. Turut hadir pula jajaran BAZNAS Kabupaten Kuningan, perwakilan Dandim Kuningan, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kuningan Dr. H. Edi Martono, MARS, Kabid Diskominfo Kabupaten Kuningan Nana Suhendra, M.Pd., serta para jurnalis dan insan pers Kabupaten Kuningan yang turut mendukung publikasi dan penyebarluasan informasi kegiatan kepada masyarakat luas. Rangkaian Gebyar FRIC diawali dengan senam sehat bersama yang diikuti personel Polri, anggota FRIC, dan masyarakat sebagai wujud membangun pola hidup sehat sekaligus mempererat kebersamaan. Selanjutnya, Dinas Kesehatan Kabupaten Kuningan memberikan pelayanan pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat. Antusiasme warga terlihat tinggi karena layanan ini memberikan kesempatan untuk memeriksa kondisi kesehatan sekaligus memperoleh edukasi mengenai pentingnya menjaga kesehatan. Kegiatan sosial kemudian dilanjutkan dengan penyaluran santunan kepada anak-anak yatim sebagai bentuk kepedulian FRIC bersama Polri terhadap masyarakat yang membutuhkan. Sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan, seluruh peserta melaksanakan aksi bersih-bersih lingkungan di sekitar lokasi kegiatan. Aksi gotong royong tersebut menjadi simbol komitmen bersama dalam menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman. Nuansa religius turut mewarnai acara melalui kultum yang disampaikan oleh Habib Rifqi Alayidrus. Dalam tausiyahnya, beliau mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat ukhuwah, menjaga persatuan, serta terus mendukung Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Tidak hanya itu, FRIC juga melaksanakan bakti sosial berupa pemasangan lampu penerangan di tiga titik yang selama ini minim pencahayaan. Program ini diharapkan mampu meningkatkan keamanan, kenyamanan, dan keselamatan masyarakat, khususnya pada malam hari. Dalam sambutannya, Ketua Umum FRIC H. Dian Surahman menegaskan bahwa Gebyar FRIC bukan sekadar seremoni memperingati Hari Bhayangkara, melainkan bukti nyata dukungan organisasi kepada Polri melalui aksi sosial yang langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. “Semangat Hari Bhayangkara ke-80 harus diwujudkan melalui kerja nyata. Sinergi antara Polri dan masyarakat harus terus diperkuat dengan menghadirkan program-program yang bermanfaat, mulai dari pelayanan sosial, kesehatan, kepedulian lingkungan hingga kegiatan kemanusiaan,” ujar H. Dian Surahman. Sementara itu, Wakapolres Kuningan Kompol Eryda Kusumah, S.I.K., M.H. mengapresiasi inisiatif FRIC dalam menyelenggarakan kegiatan yang melibatkan seluruh elemen masyarakat. Menurutnya, kolaborasi seperti ini menjadi bukti bahwa menjaga keamanan dan ketertiban bukan hanya tugas Polri, tetapi merupakan tanggung jawab bersama seluruh komponen bangsa. Perwakilan Pemerintah Kabupaten Kuningan juga menyampaikan apresiasi atas inisiatif FRIC yang mampu menghadirkan kegiatan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Kolaborasi antara pemerintah daerah, Polri, organisasi kemasyarakatan, TNI, media massa, serta seluruh elemen masyarakat dinilai menjadi modal penting dalam membangun Kabupaten Kuningan yang aman, sehat, peduli, dan harmonis. Gebyar FRIC HUT Bhayangkara ke-80 berlangsung penuh keakraban, kekeluargaan, dan semangat gotong royong. Melalui kegiatan ini diharapkan hubungan harmonis antara Polri, FRIC, Pemerintah Kabupaten Kuningan, TNI, BAZNAS, Dinas Kesehatan, Diskominfo, insan pers, dan masyarakat semakin erat dalam menjaga stabilitas keamanan, meningkatkan kepedulian sosial, serta mewujudkan Indonesia yang aman, maju, dan sejahtera. (Asep Rusliman)

Hulu Sungai Utara, Bidik-kasusnews.com  Polsek Banjang, Polres Hulu Sungai Utara (HSU), terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program swasembada pangan nasional melalui monitoring rutin perkembangan tanaman jagung di Desa Pulau Damar, Kecamatan Banjang, Kabupaten Hulu Sungai Utara, Minggu (5/7/2026). Kegiatan monitoring dilakukan sebagai bentuk pendampingan terhadap petani binaan Polri guna memastikan pertumbuhan tanaman jagung berjalan optimal hingga memasuki masa panen. Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan di tingkat daerah. Lahan yang dipantau merupakan milik Sadikin, petani yang tergabung dalam Kelompok Tani (Poktan) Mandiri binaan Polri. Lahan seluas sekitar 4 hektare tersebut ditanami jagung pakan menggunakan benih hibrida BISI 18 sejak 12 Mei 2026. Berdasarkan hasil pemantauan, tanaman jagung kini telah berusia 55 hari dengan tinggi rata-rata mencapai 160 hingga 190 sentimeter. Kondisi tanaman dinilai tumbuh dengan baik dan diperkirakan siap dipanen pada 10 Oktober 2026. Dalam proses budidaya, petani menggunakan pupuk NPK 16.16.16 yang dipadukan dengan dolomit untuk menjaga kesuburan tanah. Sementara pengendalian gulma dilakukan menggunakan herbisida, sedangkan proses pengolahan lahan masih memanfaatkan peralatan pertanian secara manual. Monitoring di lapangan dilaksanakan oleh personel Polsek Banjang, yakni Aiptu Soeyatmin, S.H., Aipda Nasrullah, dan Briptu Zakir. Kehadiran anggota kepolisian di tengah aktivitas pertanian merupakan bentuk dukungan dan pendampingan kepada petani agar terus bersemangat meningkatkan produktivitas hasil pertanian. Kapolres Hulu Sungai Utara melalui Plh. Kapolsek Banjang menegaskan bahwa Polri tidak hanya bertugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga berperan aktif mendukung program pemerintah, termasuk di sektor pertanian yang menjadi salah satu pilar penting ketahanan pangan nasional. Melalui monitoring yang dilakukan secara berkelanjutan, diharapkan berbagai kendala di lapangan dapat diketahui lebih awal sehingga dapat segera dicarikan solusi bersama. Pendampingan ini juga diharapkan mampu meningkatkan hasil panen, memperkuat kesejahteraan petani, dan mendukung keberhasilan program swasembada jagung di Kabupaten Hulu Sungai Utara. Selama kegiatan berlangsung, situasi di wilayah hukum Polsek Banjang terpantau aman, tertib, dan kondusif. Sinergi antara Polri dan masyarakat diharapkan terus terjalin demi mewujudkan sektor pertanian yang semakin maju dan berdaya saing. (Agus)

Bandar Lampung, Bidik-kasusnews.com  Komandan Kodim (Dandim) 0410/Kota Bandar Lampung, Kolonel Arm Roni Hermawan, S.H., M.M., menghadiri sekaligus mendukung pelaksanaan Bhayangkara Half Run 2026 yang digelar di kawasan Tugu Adipura, Jalan Ahmad Yani, Bandar Lampung, Minggu (5/7/2026). Kegiatan olahraga yang menjadi bagian dari peringatan Hari Bhayangkara ke-80 tersebut diikuti sekitar 3.600 peserta dari berbagai kalangan. Selain mengampanyekan gaya hidup sehat, ajang ini juga menjadi momentum memperkuat sinergi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat. Bhayangkara Half Run 2026 secara resmi dilepas oleh Kapolda Lampung Irjen Pol. Helfi Asegaf, S.I.K., M.H. yang turut mengikuti kategori lari 10 kilometer bersama ribuan peserta. Dalam sambutannya, Kapolda Lampung menegaskan bahwa peringatan Hari Bhayangkara ke-80 mengusung tema “80 Tahun Mengabdi, Polri untuk Masyarakat”, yang mencerminkan komitmen Polri untuk terus hadir memberikan pelayanan terbaik sekaligus semakin dekat dengan masyarakat. Kehadiran Dandim 0410/KBL di tengah kegiatan menjadi simbol kuatnya soliditas antara TNI dan Polri dalam menjaga stabilitas keamanan serta mendukung berbagai program yang bermanfaat bagi masyarakat. Kolonel Arm Roni Hermawan menyampaikan bahwa hubungan harmonis antara TNI dan Polri merupakan modal penting dalam menciptakan situasi yang aman, damai, dan kondusif di Provinsi Lampung. “Kami hadir untuk memberikan dukungan terhadap kegiatan positif yang diselenggarakan Polri. Sinergi TNI-Polri harus terus dipelihara sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara,” ujar Dandim. Selain diikuti ribuan pelari, Bhayangkara Half Run 2026 juga dimeriahkan dengan berbagai hiburan serta pembagian hadiah door prize yang semakin menambah antusiasme peserta dan masyarakat yang memadati kawasan Tugu Adipura sejak pagi hari. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kapolresta Bandar Lampung Kombes Pol. Alfret Jacob Tilukay, S.I.K., M.Si., jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pejabat utama Polda Lampung, serta sejumlah tamu undangan lainnya. Selama kegiatan berlangsung, suasana tetap aman, tertib, dan penuh semangat kebersamaan. Kolaborasi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, serta masyarakat menjadi bukti nyata bahwa sinergi yang terjalin mampu menghadirkan kegiatan yang bermanfaat sekaligus mempererat hubungan antarinstansi. Melalui Bhayangkara Half Run 2026, diharapkan semangat kebersamaan dan kolaborasi antara TNI dan Polri semakin kokoh dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat serta menjaga keamanan dan ketertiban di Provinsi Lampung. (Agus)

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – emerintah Kota Sukabumi dan Partai Amanat Nasional (PAN) dinilai memiliki semangat yang sama dalam mengutamakan kepentingan masyarakat. Hal itu mengemuka dalam Rapat Kerja Daerah (Rakerda) PAN Kota Sukabumi yang mengusung tema “Bantu Rakyat” di Gedung Juang 45, Minggu (5/7/2026). Wakil Wali Kota Sukabumi Bobby Maulana yang hadir mewakili Wali Kota Sukabumi menyampaikan, tema tersebut selaras dengan arah pembangunan yang sedang dijalankan Pemerintah Kota Sukabumi. Menurut Bobby, berbagai program pemerintah saat ini difokuskan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, mulai dari penanganan pengangguran melalui penempatan tenaga kerja ke luar negeri, penguatan UMKM, hingga Program Beasiswa Bercahaya bagi warga yang ingin melanjutkan pendidikan. “Semangat ‘Bantu Rakyat’ yang diusung PAN sejalan dengan program Pemerintah Kota Sukabumi. Seluruh kebijakan yang kami jalankan bermuara pada kepentingan masyarakat,” ujarnya. Ia juga mengucapkan selamat kepada jajaran pengurus DPD PAN Kota Sukabumi yang baru dilantik. Bobby berharap kepengurusan baru mampu menjaga soliditas organisasi sekaligus memperkuat kontribusi bagi pembangunan daerah. Di tengah kebijakan efisiensi anggaran, Bobby menegaskan pemerintah tetap berupaya menghadirkan berbagai program yang bermanfaat melalui kolaborasi dengan berbagai pihak, seperti sektor perbankan, dunia usaha, hingga lembaga filantropi. Menurutnya, pembangunan tidak hanya bergantung pada APBD, tetapi juga membutuhkan dukungan dan sinergi dari berbagai elemen masyarakat. “Pemerintah akan terus membuka ruang kolaborasi dengan semua pihak yang memiliki tujuan yang sama, yakni membantu masyarakat dan meningkatkan kualitas pelayanan publik,” katanya. Bobby menambahkan, hubungan antara pemerintah daerah dan partai politik selama ini berjalan harmonis. Sinergi antara eksekutif dan legislatif dinilai menjadi modal penting dalam menyusun berbagai kebijakan dan pembahasan peraturan daerah yang berpihak kepada masyarakat. (Usep)