Hulu Sungai Utara, Bidik-kasusnews.com Polsek Amuntai Tengah terus mendukung program ketahanan pangan nasional melalui kegiatan monitoring perkembangan lahan swasembada jagung sekaligus sosialisasi tabel rafaksi harga pangan kepada masyarakat. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Desa Karias Dalam, Kecamatan Banjang, Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), Kamis (9/7/2026).
Monitoring dimulai sekitar pukul 12.00 Wita dan melibatkan personel Polsek Amuntai Tengah, yakni Aiptu Rofik PN, Aipda Sahat MTS, S.H., Bripka Sugeng Ari Bowo, Bripka Eko Wahyudi, serta Brigpol Bayu Fitrianto. Dalam pelaksanaannya, petugas menggunakan kendaraan patroli roda empat dan perangkat komunikasi untuk mendukung kelancaran kegiatan di lapangan.
Kegiatan ini bertujuan memantau perkembangan tanaman jagung sebagai bagian dari program swasembada pangan sekaligus memastikan kondisi lahan pertanian yang menjadi penopang kebutuhan pangan dan pakan ternak di wilayah tersebut.
Selain melakukan monitoring, personel Polsek Amuntai Tengah juga memberikan sosialisasi mengenai tabel rafaksi harga pangan. Edukasi ini diharapkan dapat menambah pemahaman masyarakat dan petani mengenai mekanisme harga serta mendukung terciptanya tata niaga hasil pertanian yang lebih transparan.
Kapolsek Amuntai Tengah melalui personelnya menegaskan bahwa pemantauan dilakukan secara berkala untuk memperoleh data perkembangan tanaman jagung yang akurat sebagai bahan laporan kepada pimpinan sekaligus menjadi dasar evaluasi terhadap pelaksanaan program ketahanan pangan.
Program ini merupakan bagian dari upaya Polri dalam mendukung sektor pertanian, mendorong peningkatan produktivitas petani, serta memperkuat kemandirian pangan di Kabupaten Hulu Sungai Utara.
Selama kegiatan berlangsung, situasi di wilayah hukum Polsek Amuntai Tengah terpantau aman, tertib, dan kondusif. Polsek Amuntai Tengah berkomitmen untuk terus melakukan pendampingan dan monitoring secara berkesinambungan guna mendukung keberhasilan program swasembada jagung serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui sektor pertanian.
(Agus)