JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara, 9 Juli 2026 — Rutan Kelas IIB Jepara melaksanakan kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan (Mapenaling) bagi tahanan baru sebagai langkah awal dalam proses pembinaan. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada para tahanan mengenai tata tertib, hak dan kewajiban, serta berbagai program pembinaan yang akan dijalani selama berada di lingkungan rutan.   Sosialisasi Mapenaling dipandu oleh Kepala Subseksi Pelayanan Tahanan beserta jajaran dengan materi yang berfokus pada program pembinaan kepribadian dan pembinaan kemandirian.   Dalam sesi tersebut, peserta diberikan penjelasan mengenai pembinaan keagamaan, pembinaan mental dan wawasan kebangsaan, konseling, serta berbagai kegiatan pembinaan kemandirian yang bertujuan membekali keterampilan sebagai bekal setelah kembali ke tengah masyarakat.   Selain mengenalkan program pembinaan, petugas juga menyampaikan tata tertib kehidupan di dalam rutan, mekanisme pelayanan, serta pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban. Melalui kegiatan ini diharapkan para tahanan baru dapat beradaptasi dengan lingkungan rutan sekaligus memahami seluruh proses pembinaan yang akan dijalani secara tertib dan bertanggung jawab.   Kepala Subseksi Pelayanan Tahanan Rutan Kelas IIB Jepara menyampaikan bahwa Mapenaling merupakan tahapan penting dalam proses pembinaan karena menjadi media awal untuk memberikan pemahaman yang utuh kepada setiap tahanan baru.   “Melalui kegiatan Mapenaling, kami memberikan pemahaman kepada tahanan baru mengenai tata tertib serta program pembinaan kepribadian dan kemandirian yang akan mereka ikuti selama berada di Rutan. Kami berharap mereka dapat mengikuti seluruh rangkaian pembinaan dengan baik sebagai bekal untuk menjadi pribadi yang lebih bertanggung jawab dan siap kembali ke masyarakat,” ujar Kepala Subseksi Pelayanan Tahanan.   Beliau juga menambahkan bahwa keberhasilan proses pembinaan memerlukan partisipasi aktif dari setiap warga binaan.   “Program pembinaan yang diselenggarakan di Rutan Jepara dirancang untuk membentuk karakter, meningkatkan kedisiplinan, serta mengembangkan keterampilan warga binaan. Oleh karena itu, kami mengajak seluruh peserta Mapenaling untuk mengikuti setiap kegiatan dengan sungguh-sungguh agar tujuan pembinaan dapat tercapai secara optimal,” tambahnya.   Kegiatan Mapenaling berlangsung dengan tertib dan interaktif. Para tahanan baru mengikuti sosialisasi dengan antusias serta memanfaatkan sesi tanya jawab untuk memperoleh pemahaman mengenai berbagai program pembinaan yang tersedia. Melalui kegiatan ini, Rutan Kelas IIB Jepara menegaskan komitmennya dalam memberikan pembinaan yang humanis, terarah, dan berkelanjutan sebagai bagian dari pelaksanaan fungsi pemasyarakatan.(Wely) Sumber:Humas Rutan jepara

KENDAL, Bidik-kasusnews.com – Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (Wakasad) Letjen TNI Muhammad Saleh Mustafa mendampingi Menteri Pertahanan Republik Indonesia Jenderal TNI (Hor.) (Purn.) Sjafrie Sjamsoeddin, M.B.A., bersama Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi R., S.Sos., M.Si., meninjau tiga Satuan Teritorial Pembangunan (Sat TP) di wilayah Kodam IV/Diponegoro, Rabu (8/7/2026). Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan kesiapan satuan, baik dari aspek organisasi, personel, maupun sarana dan prasarana, dalam mendukung pelaksanaan tugas pertahanan sekaligus program strategis pemerintah. Pada kegiatan tersebut, Menhan, Wapang TNI, dan Wakasad didampingi Kasdam IV/Diponegoro Brigjen TNI M. Andhy Kusuma beserta para pejabat terkait. Peninjauan diawali di Yonif TP 935/Satria Bahurekso, Kabupaten Kendal, dilanjutkan ke Yonif TP 936/Satria Joyokusumo, Kabupaten Pati, dan diakhiri di Brigif TP 43/Muria, Kabupaten Kudus. Di setiap satuan, rombongan menerima paparan mengenai perkembangan pembangunan, kesiapan personel, organisasi, serta sarana dan prasarana pendukung. Selanjutnya, rombongan meninjau langsung berbagai fasilitas yang telah selesai dibangun maupun yang masih dalam tahap penyempurnaan guna memastikan seluruh proses pembangunan berjalan sesuai rencana dan kebutuhan organisasi TNI Angkatan Darat. Dalam arahannya kepada para prajurit, Menhan menekankan pentingnya menjaga disiplin, meningkatkan profesionalisme, serta memperkuat semangat pengabdian kepada bangsa dan negara. Menurutnya, keberadaan Satuan Teritorial Pembangunan merupakan bagian dari penguatan postur pertahanan yang modern, adaptif, sekaligus mendukung percepatan pembangunan di daerah. Peninjauan ini juga mencerminkan sinergi yang erat antara Kementerian Pertahanan, Mabes TNI, dan TNI Angkatan Darat dalam mengawal pembangunan kekuatan pertahanan nasional. Melalui kesiapan organisasi, personel, dan fasilitas yang optimal, Satuan Teritorial Pembangunan diharapkan mampu menjalankan tugas pertahanan negara sekaligus berkontribusi dalam pemberdayaan wilayah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. (Agus)

Ogan Komering Ilir, Bidik-kasusnews.com  Personel Batalyon C Pelopor Satuan Brimob Polda Sumatera Selatan terus memperkuat upaya pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) melalui patroli jarak jauh dan penegakan hukum di kawasan PT BCP Wilmar, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Selasa (7/7/2026). Kegiatan tersebut dipimpin oleh Danton 1 Kompi 2 Batalyon C Pelopor, Ipda Kurniawan, S.H., bersama personel regu patroli. Langkah ini merupakan bagian dari upaya preventif untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan, mencegah tindak kriminalitas, serta memastikan aktivitas operasional perusahaan berlangsung dengan aman dan lancar. Selama patroli, personel Brimob melakukan penyisiran di sejumlah titik strategis di lingkungan perusahaan. Selain memantau situasi di lapangan, petugas juga berkoordinasi dengan satuan pengamanan (security) dan pihak manajemen PT BCP Wilmar guna memperkuat sinergi dalam menjaga keamanan kawasan. Dalam kesempatan tersebut, personel turut menyampaikan pesan-pesan kamtibmas kepada petugas keamanan perusahaan agar terus meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai potensi gangguan serta segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan aktivitas mencurigakan atau tindakan yang berpotensi mengganggu ketertiban. Patroli jarak jauh ini menjadi salah satu bentuk komitmen Satbrimob Polda Sumatera Selatan dalam memberikan perlindungan dan pengamanan pada kawasan objek vital, sehingga tercipta lingkungan yang aman bagi masyarakat maupun dunia usaha. Kehadiran personel Brimob di lapangan juga diharapkan mampu memberikan rasa aman, memperkuat koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan, serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap upaya Polri dalam menjaga stabilitas keamanan di Kabupaten Ogan Komering Ilir. Melalui kegiatan patroli yang dilaksanakan secara rutin dan berkesinambungan, Satbrimob Polda Sumsel menegaskan komitmennya untuk terus mendukung terciptanya situasi kamtibmas yang aman, tertib, dan kondusif, sehingga aktivitas masyarakat dan dunia usaha dapat berjalan tanpa gangguan. (Agus)

Hulu Sungai Utara, Bidik-kasusnews.com    Polsek Amuntai Tengah terus mendukung program ketahanan pangan nasional melalui kegiatan monitoring perkembangan lahan swasembada jagung sekaligus sosialisasi tabel rafaksi harga pangan kepada masyarakat. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Desa Karias Dalam, Kecamatan Banjang, Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), Kamis (9/7/2026). Monitoring dimulai sekitar pukul 12.00 Wita dan melibatkan personel Polsek Amuntai Tengah, yakni Aiptu Rofik PN, Aipda Sahat MTS, S.H., Bripka Sugeng Ari Bowo, Bripka Eko Wahyudi, serta Brigpol Bayu Fitrianto. Dalam pelaksanaannya, petugas menggunakan kendaraan patroli roda empat dan perangkat komunikasi untuk mendukung kelancaran kegiatan di lapangan. Kegiatan ini bertujuan memantau perkembangan tanaman jagung sebagai bagian dari program swasembada pangan sekaligus memastikan kondisi lahan pertanian yang menjadi penopang kebutuhan pangan dan pakan ternak di wilayah tersebut. Selain melakukan monitoring, personel Polsek Amuntai Tengah juga memberikan sosialisasi mengenai tabel rafaksi harga pangan. Edukasi ini diharapkan dapat menambah pemahaman masyarakat dan petani mengenai mekanisme harga serta mendukung terciptanya tata niaga hasil pertanian yang lebih transparan. Kapolsek Amuntai Tengah melalui personelnya menegaskan bahwa pemantauan dilakukan secara berkala untuk memperoleh data perkembangan tanaman jagung yang akurat sebagai bahan laporan kepada pimpinan sekaligus menjadi dasar evaluasi terhadap pelaksanaan program ketahanan pangan. Program ini merupakan bagian dari upaya Polri dalam mendukung sektor pertanian, mendorong peningkatan produktivitas petani, serta memperkuat kemandirian pangan di Kabupaten Hulu Sungai Utara. Selama kegiatan berlangsung, situasi di wilayah hukum Polsek Amuntai Tengah terpantau aman, tertib, dan kondusif. Polsek Amuntai Tengah berkomitmen untuk terus melakukan pendampingan dan monitoring secara berkesinambungan guna mendukung keberhasilan program swasembada jagung serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui sektor pertanian. (Agus)

Hulu Sungai Utara, Bidik-kasusnews.com  Polsek Banjang terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program swasembada pangan melalui pemantauan rutin terhadap perkembangan tanaman jagung di wilayah binaannya. Pada Kamis (9/7/2026), personel Polsek Banjang melaksanakan monitoring lahan jagung di Desa Pulau Damar, Kecamatan Banjang, Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU). Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 11.30 Wita tersebut dipimpin oleh Aiptu Herry Susanto bersama Aiptu Slamet Rianto, Aiptu Sukadi, dan Aiptu Suyatmin. Monitoring dilakukan untuk memastikan kondisi tanaman jagung binaan Polri berkembang sesuai harapan hingga memasuki masa panen. Lahan yang dipantau merupakan milik Sadikin dengan luas sekitar 4 hektare dan dikelola melalui Kelompok Tani (Poktan) Mandiri yang menjadi binaan Polri. Jagung yang ditanam merupakan jenis jagung pakan menggunakan benih hibrida BISI 18, dengan penanaman dilakukan pada 12 Mei 2026. Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, tanaman jagung yang telah berusia 59 hari menunjukkan pertumbuhan yang cukup baik dengan tinggi rata-rata mencapai sekitar 2 hingga 2,10 meter. Tanaman diperkirakan akan memasuki masa panen pada 10 Oktober 2026 apabila kondisi cuaca dan perawatan tetap mendukung. Dalam pengelolaannya, petani menggunakan pupuk NPK 16.16.16 dan dolomit untuk menjaga kesuburan tanah, sedangkan pengendalian gulma dilakukan menggunakan herbisida Basmilang. Seluruh proses budidaya masih mengandalkan peralatan manual. Monitoring ini merupakan bagian dari upaya Polsek Banjang dalam mendampingi masyarakat, khususnya petani, guna mendukung keberhasilan program swasembada jagung yang menjadi salah satu fokus penguatan ketahanan pangan nasional. Selain memantau perkembangan tanaman, personel Polri juga memberikan motivasi kepada petani agar terus menjaga kualitas perawatan tanaman sehingga hasil panen dapat maksimal dan memberikan manfaat bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat. Selama kegiatan berlangsung, situasi di wilayah hukum Polsek Banjang terpantau aman, tertib, dan kondusif. Polsek Banjang memastikan pendampingan terhadap lahan pertanian akan terus dilakukan secara berkala sebagai bentuk dukungan nyata Polri terhadap sektor pertanian dan ketahanan pangan di Kabupaten Hulu Sungai Utara. (Agus)

Hulu Sungai Utara, Bidik-kasusnews.com  Personel Polsek Sungai Pandan terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan lahan jagung dalam rangka mendukung program swasembada pangan nasional. Monitoring dilaksanakan di Desa Sungai Pinang dan Desa Sungai Sandung, Kecamatan Sungai Pandan, Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), Kamis (9/7/2026). Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 09.00 hingga 10.00 Wita tersebut dipimpin oleh Aiptu Agus Tri Saptiawan, S.Hut., bersama Aipda Eddy Khairudin, S.H., dan Briptu Ahmad Hasan. Tim menggunakan satu unit kendaraan dinas Polsek Sungai Pandan untuk menjangkau lokasi pertanian. Dalam pemantauan di lapangan, petugas menemukan bahwa tanaman jagung telah tumbuh di sejumlah lahan, namun pertumbuhannya belum merata. Kondisi tersebut dipengaruhi oleh faktor cuaca yang menyebabkan perkembangan tanaman berlangsung lebih lambat dibandingkan dengan yang diharapkan. Meski menghadapi kendala cuaca, monitoring tetap dilakukan secara berkala sebagai bentuk pendampingan dan pengawasan terhadap program swasembada jagung yang menjadi salah satu upaya memperkuat ketahanan pangan di wilayah Kabupaten Hulu Sungai Utara. Kapolsek Sungai Pandan melalui personelnya menegaskan bahwa kegiatan monitoring bertujuan untuk mengetahui secara langsung kondisi tanaman di lapangan, sehingga setiap perkembangan maupun kendala yang dihadapi petani dapat segera dipetakan dan dikoordinasikan dengan pihak terkait. Selain memastikan perkembangan tanaman, kehadiran personel Polri di tengah masyarakat juga menjadi wujud dukungan terhadap para petani agar tetap semangat mengelola lahan pertanian meskipun dihadapkan pada tantangan cuaca. Selama kegiatan berlangsung, situasi di wilayah hukum Polsek Sungai Pandan terpantau aman, tertib, dan kondusif. Monitoring perkembangan lahan jagung akan terus dilakukan secara berkelanjutan guna mendukung keberhasilan program swasembada pangan serta meningkatkan produktivitas sektor pertanian di Kabupaten Hulu Sungai Utara. (Agus)

Hulu Sungai Utara, Bidik-kasusnews.com  Polsek Amuntai Selatan terus berupaya mendukung peningkatan perekonomian masyarakat dengan menggelar sosialisasi mengenai Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan tabel rafaksi kepada warga serta pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Kegiatan tersebut dilaksanakan di Desa Rukam Hulu, Kecamatan Amuntai Selatan, Kabupaten Hulu Sungai Utara, Rabu (8/7/2026). Sosialisasi dipimpin oleh personel Polsek Amuntai Selatan, yakni Aiptu Budiansyah, Aipda Agus Efendi, S.H., Bripka Desmon R.S., dan Brigpol Maulana Arifin. Dalam kegiatan tersebut, petugas memberikan penjelasan mengenai mekanisme pengajuan KUR, skema angsuran melalui tabel rafaksi, serta pentingnya memanfaatkan fasilitas pembiayaan resmi untuk mengembangkan usaha. Melalui kegiatan ini, masyarakat diajak memahami berbagai kemudahan akses permodalan yang disediakan pemerintah melalui program KUR, sehingga pelaku usaha dapat memperoleh pembiayaan dengan bunga yang terjangkau dan proses yang sesuai ketentuan. Selain memberikan edukasi terkait akses permodalan, personel Polsek juga membagikan brosur berisi informasi mengenai KUR dan tabel rafaksi sebagai bahan referensi bagi masyarakat yang ingin mengembangkan usahanya. Dalam pelaksanaannya, petugas mencatat masih terdapat sejumlah warga yang memerlukan pendampingan, terutama terkait persyaratan administrasi dalam pengajuan KUR. Karena itu, sosialisasi akan terus dilakukan secara bertahap agar informasi dapat menjangkau lebih banyak masyarakat dan pelaku UMKM di wilayah hukum Polsek Amuntai Selatan. Polsek Amuntai Selatan juga menilai perlunya koordinasi yang lebih intensif dengan pihak perbankan agar pelayanan dan penyampaian informasi mengenai program KUR dapat berjalan lebih efektif serta memudahkan masyarakat memperoleh akses pembiayaan. Melalui kegiatan ini, Polsek Amuntai Selatan berharap masyarakat semakin memahami pentingnya memanfaatkan layanan permodalan yang legal, aman, dan sesuai kebutuhan usaha, sehingga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi lokal sekaligus meningkatkan kesejahteraan pelaku UMKM di Kabupaten Hulu Sungai Utara. (Agus)

Bandar Lampung, Bidik-kasusnews.com    Upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat terus diperkuat jajaran Koramil 410-05/TKP. Babinsa Kelurahan Rawalaut, Sertu Jamaludin, melaksanakan Patroli Teritorial skala besar pada Rabu malam (8/7/2026) hingga Kamis dini hari dengan menyasar sejumlah titik yang dinilai rawan tindak kriminal, khususnya aksi begal dan kejahatan jalanan. Patroli yang berlangsung mulai pukul 22.30 WIB tersebut dipusatkan di kawasan Jalan Jenderal Sudirman, Bandar Lampung. Kegiatan melibatkan personel Linmas serta warga binaan sebagai bentuk sinergi antara TNI dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif. Berbeda dengan patroli biasa, kegiatan ini mengedepankan pendekatan komunikasi sosial (komsos). Selain melakukan pemantauan wilayah, Babinsa juga berdialog langsung dengan warga, pengguna jalan, dan pelaku usaha yang masih beraktivitas pada malam hari untuk menyerap informasi serta mendengar berbagai masukan terkait kondisi keamanan di lingkungan setempat. Sertu Jamaludin menegaskan bahwa kehadiran Babinsa di tengah masyarakat tidak hanya bertujuan menjaga keamanan, tetapi juga memberikan rasa aman dan membangun kedekatan dengan warga. “Patroli ini merupakan bentuk kehadiran TNI di tengah masyarakat. Kami ingin memastikan warga merasa aman sekaligus mengajak mereka berperan aktif dalam menjaga keamanan lingkungan,” ujarnya. Dalam pelaksanaannya, patroli dilakukan secara mobile dengan pemeriksaan di sejumlah lokasi strategis yang dinilai berpotensi menjadi titik aksi kriminalitas. Langkah tersebut diharapkan dapat mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan sekaligus meningkatkan kewaspadaan masyarakat. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya Koramil 410-05/TKP dalam memperkuat deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan di wilayah binaan. Keterlibatan Linmas dan masyarakat dinilai menjadi faktor penting dalam membangun sistem keamanan lingkungan yang responsif terhadap berbagai potensi ancaman. Selama patroli berlangsung, situasi di wilayah Kelurahan Rawalaut terpantau aman, tertib, dan kondusif. Tidak ditemukan adanya kejadian menonjol yang mengganggu keamanan masyarakat. Ke depan, patroli teritorial akan terus dilaksanakan secara rutin, terutama pada jam-jam dan lokasi yang dianggap rawan. Masyarakat juga diimbau untuk segera melaporkan kepada aparat apabila menemukan aktivitas mencurigakan agar potensi gangguan keamanan dapat dicegah sejak dini melalui kerja sama antara TNI, aparat terkait, dan warga. (Agus)

JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara, 9 Juli 2026 — Kepala Rutan Kelas IIB Jepara memberikan arahan kepada seluruh pejabat struktural dalam rangka penguatan tugas dan fungsi (tusi) masing-masing subbagian. Kegiatan yang berlangsung di gazebo halaman tengah Rutan Kelas IIB Jepara tersebut bertujuan untuk meningkatkan efektivitas pelaksanaan tugas, memperkuat koordinasi antarbidang, serta mengoptimalkan kualitas pelayanan dan pembinaan di lingkungan pemasyarakatan.   Dalam arahannya, Kepala Rutan menegaskan bahwa setiap pejabat struktural memiliki peran strategis dalam memastikan pelaksanaan tugas pada masing-masing subbagian berjalan sesuai dengan ketentuan, standar operasional prosedur (SOP), serta target kinerja yang telah ditetapkan. Oleh karena itu, diperlukan komitmen, komunikasi yang baik, dan sinergi antarsubbagian agar seluruh program kerja dapat terlaksana secara efektif dan berkelanjutan.   Selain membahas penguatan tugas dan fungsi, Kepala Rutan juga mengingatkan pentingnya pelaksanaan monitoring dan evaluasi secara berkala terhadap setiap kegiatan. Hal tersebut dilakukan sebagai upaya untuk mengidentifikasi berbagai kendala di lapangan sekaligus menyusun langkah-langkah perbaikan guna meningkatkan kualitas kinerja organisasi.   Kepala Rutan Kelas IIB Jepara menekankan bahwa keberhasilan organisasi tidak hanya ditentukan oleh capaian individu, tetapi juga oleh kemampuan seluruh jajaran dalam bekerja secara kolaboratif. “Setiap pejabat struktural harus memahami dan melaksanakan tugas serta fungsinya secara optimal. Penguatan tugas dan fungsi di setiap subbagian merupakan kunci dalam mewujudkan pelayanan pemasyarakatan yang profesional, akuntabel, dan berintegritas. Saya berharap seluruh jajaran terus meningkatkan koordinasi, komunikasi, dan tanggung jawab dalam menjalankan amanah yang diberikan,”ujar Kepala Rutan.   Beliau juga mengajak seluruh pejabat struktural untuk terus berinovasi dan memberikan kontribusi terbaik bagi kemajuan organisasi. “Mari kita jadikan setiap tantangan sebagai motivasi untuk meningkatkan kualitas kinerja. Dengan sinergi yang kuat, kedisiplinan, dan komitmen bersama, saya yakin Rutan Kelas IIB Jepara akan semakin mampu memberikan pelayanan yang optimal kepada masyarakat serta melaksanakan fungsi pembinaan sesuai dengan tujuan sistem pemasyarakatan,” tambahnya. Kegiatan arahan berlangsung dalam suasana interaktif dengan sesi diskusi dan penyampaian masukan dari masing-masing pejabat struktural. Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh jajaran Rutan Kelas IIB Jepara semakin memahami peran dan tanggung jawab pada setiap subbagian, sehingga pelaksanaan tugas dapat berjalan lebih efektif, terkoordinasi, dan mendukung terwujudnya organisasi pemasyarakatan yang PASTI Bermanfaat serta berorientasi pada pelayanan publik yang prima.(Wely) Sumber:Humas Rutan jepara

Majalengka, Bidik-kasusnews.com _ Dalam rangka meningkatkan keimanan, ketakwaan, serta membentuk karakter personel Polri yang berakhlak mulia dan profesional, Polres Majalengka melaksanakan kegiatan Pembinaan Rohani dan Mental (Binrohtal) di Masjid Jamiussolihin Polres Majalengka pada Kamis (9/7/2026). Kegiatan tersebut diikuti oleh personel Polres Majalengka dan dihadiri langsung oleh Wakapolres Majalengka, KOMPOL Dani Prasetya, S.H., M.H. Kehadiran Wakapolres menjadi wujud komitmen pimpinan dalam mendukung pembinaan mental dan spiritual bagi seluruh anggota sebagai bekal dalam menjalankan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat. Dalam kegiatan Binrohtal tersebut, ceramah agama disampaikan oleh Aban Cholid Barja, S.Kom.I, Ketua Lembaga Dakwah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Majalengka. Pada kesempatan itu, beliau menyampaikan tausiah bertema “Tiga Komunitas Umat Rasulullah SAW”, yang mengulas pentingnya setiap umat untuk senantiasa meningkatkan kualitas keimanan, memperkuat ukhuwah Islamiyah, serta meneladani akhlak mulia Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari. Wakapolres Majalengka KOMPOL Dani Prasetya, S.H., M.H.menyampaikan bahwa kegiatan Binrohtal merupakan agenda rutin yang bertujuan memperkuat nilai-nilai spiritual dan integritas personel Polri. Dengan pembinaan rohani yang berkesinambungan, diharapkan seluruh anggota dapat menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, kejujuran, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. (Asep Rusliman)