Bidik-kasusnews.com, Hulu Sungai Utara – Guna memastikan pendistribusian bahan bakar minyak (BBM) berjalan tertib serta mencegah potensi gangguan keamanan, jajaran Polsek Amuntai Tengah melaksanakan patroli dan monitoring di dua stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di wilayah hukumnya, Kamis (14/5/2026).
Kegiatan tersebut dipimpin oleh Kapolsek Amuntai Tengah melalui enam personel yang terdiri dari Ipda Sulistono, S.Sos, Bripka Eko Wahyudi, Bripka Andara Wahyu, Brigadir Ismail, Briptu Eko Rafli Maulana, dan Bripda Rudrigo.
Patroli difokuskan di SPBU 64.714.06 Muara Tapus dan SPBU 64.714.07 Banua Lima sebagai langkah antisipatif untuk memastikan ketersediaan BBM bagi masyarakat tetap terjaga.
Berdasarkan hasil pengecekan petugas, stok BBM yang tersedia di kedua SPBU tersebut tercatat sebagai berikut:
SPBU 64.714.06 Muara Tapus
Pertalite: 16.000 liter
Pertamina Dex: 5.600 liter
SPBU 64.714.07 Banua Lima
Pertamax: 4.930 liter
Dexlite: 5.226 liter
Selama kegiatan berlangsung, petugas melakukan pemantauan terhadap proses distribusi dan pelayanan kepada konsumen, sekaligus berkoordinasi dengan pihak pengelola SPBU guna memastikan operasional berjalan sesuai ketentuan.
Kapolsek Amuntai Tengah menegaskan bahwa monitoring rutin di SPBU merupakan bagian dari upaya Polri untuk menjaga situasi kamtibmas serta memberikan rasa aman kepada masyarakat, khususnya terkait ketersediaan energi.
Hingga patroli selesai dilaksanakan, situasi di kedua SPBU terpantau aman, lancar, dan kondusif tanpa adanya antrean panjang maupun gangguan ketertiban.
Polsek Amuntai Tengah memastikan kegiatan pengawasan terhadap distribusi BBM akan terus dilakukan secara berkala sebagai bentuk komitmen Kepolisian Negara Republik Indonesia dalam mendukung pelayanan publik yang optimal.
(Agus)