BIDIK-KASUSNEWS.COM
Hulu Sungai Utara – Menindaklanjuti beredarnya video perkelahian yang viral di media sosial, jajaran Polres Hulu Sungai Utara bergerak cepat melakukan klarifikasi dan penyelesaian masalah melalui pendekatan mediasi, Kamis (19/3/2026).
Kegiatan tersebut dilaksanakan di Ruang Pelayanan Publik Polres HSU sekitar pukul 11.45 WITA hingga selesai, sebagai respons atas insiden perkelahian yang terjadi sehari sebelumnya di Desa Pulau Tambak, Kecamatan Amuntai Selatan.
Proses klarifikasi dipimpin oleh Kasat Reskrim Polres HSU dan turut melibatkan sejumlah pihak terkait, di antaranya Kasat Intelkam, Kasat Lantas, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Hulu Sungai Utara, kepala desa, serta personel Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA).
Langkah ini diambil untuk memastikan fakta kejadian secara utuh sekaligus mencari solusi terbaik guna mencegah konflik meluas di tengah masyarakat. Pendekatan lintas instansi juga dilakukan untuk memberikan penanganan yang komprehensif, terutama jika terdapat unsur yang menyangkut perlindungan perempuan dan anak.
Polres HSU menegaskan bahwa setiap informasi yang beredar di media sosial perlu disikapi secara bijak dan tidak langsung disimpulkan tanpa klarifikasi resmi. Oleh karena itu, proses penanganan dilakukan secara profesional dan proporsional sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif. Mediasi yang dilakukan diharapkan mampu meredam potensi konflik lanjutan serta menjaga stabilitas keamanan di wilayah Amuntai Selatan.
Kepolisian juga mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga ketertiban dan tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi, serta menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus kepada pihak berwenang.
(Agus)