Polres Cirebon Kota Ungkap Kasus Pembunuhan di Jalan Dukuh Semar, Dua Pelaku Ternyata Pasangan Suami Istri.

CIREBON KOTA,Bidik-kasusnews.com,. Pelarian pasangan suami istri (pasutri) berinisial LH (26) dan RK (41) berakhir di tangan jajaran Satreskrim Polres Cirebon Kota. Keduanya diringkus petugas saat mencoba melarikan diri menggunakan bus antarkota di wilayah Kabupaten Majalengka, tak lama setelah identitas mereka terungkap sebagai pelaku di balik pembunuhan keji seorang perempuan di sebuah rumah indekos.

Kasus yang menggegerkan warga Jalan Dukuh Semar, Kelurahan Kecapi, Kota Cirebon ini bermula dari penemuan jasad seorang perempuan di dalam kamar kos. Berdasarkan hasil penyelidikan intensif, polisi menemukan bukti kuat yang mengarah pada keterlibatan pasutri tersebut sebagai eksekutor tunggal dalam aksi kriminal yang terencana.

Kapolres Cirebon Kota, AKBP Eko Iskandar, mengonfirmasi bahwa penangkapan dilakukan dengan cepat guna mencegah pelaku menghilangkan jejak lebih jauh. Saat ini, kedua tersangka telah mendekam di sel tahanan Polres Cirebon Kota untuk mempertanggungjawabkan perbuatan mereka.

“Kami mengonfirmasi telah terjadi tindak pidana kekerasan yang mengakibatkan hilangnya nyawa seorang perempuan. Berdasarkan hasil penyidikan mendalam, perbuatan kriminal ini dilakukan secara bersama-sama oleh sepasang suami istri di sebuah rumah indekos di kawasan Dukuh Semar. Saat ini, keduanya sudah kami amankan untuk proses hukum lebih lanjut,” ujar AKBP Eko Iskandar kepada awak media, Selasa (17/3/2026).

Modus Pijat Lewat Aplikasi
Motif di balik aksi nekat pasutri ini tergolong sangat ironis. Berdasarkan keterangan kepolisian, kedua pelaku sengaja mengincar harta benda korban dengan modus berpura-pura memesan jasa pijat urut melalui sebuah aplikasi layanan daring. Korban yang tidak menaruh curiga kemudian datang ke kamar kos pelaku sebelum akhirnya dihabisi dengan kejam.

Setelah memastikan korban tak bernyawa, pelaku menggasak seluruh barang berharga milik korban yang ternyata nilainya sangat kontras dengan nyawa yang telah dihilangkan.

“Motif utamanya adalah ekonomi, pelaku ingin menguasai harta milik korban. Mirisnya, dari pengakuan tersangka, mereka membunuh korban hanya untuk mengambil uang di dalam dompet sebesar Rp83 ribu dan sebuah ponsel, yang kemudian dijual seharga Rp73 ribu. Total hasil kejahatan mereka tidak lebih dari 160 ribu rupiah,” jelas Eko Iskandar.

(Asep Rusliman)

Follow Us On

Trending Now​

Dugaan Setoran Rp80–90 Juta Bayangi P3TGAI di Pajampangan, APH pada Kemana?

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Pelaksanaan Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi...

Tiga Hotspot Terdeteksi di Amuntai Tengah, Tim Gabungan Padamkan Karhutla di Lahan Gambut

AMUNTAI, Bidik-kasusnews.com                      Tiga titik panas atau hotspot terpantau di wilayah...

Polsek Banjang Pantau Lahan Jagung 4 Hektare di Pulau Damar, Dukung Ketahanan Pangan HSU

BANJANG, Bidik-kasusnews.com                  Upaya mendukung program swasembada dan ketahanan...

Polsek Babirik Pantau Pertumbuhan Jagung di Desa Pinangkara, Dukung Program Swasembada Pangan

AMUNTAI, Bidik-kasusnews.com                  Polsek Babirik Polres Hulu Sungai Utara (HSU) terus...

Jelang HUT ke-81 RI, Kapolres HSU Rangkul Komunitas Ojol: Bahas Tarif hingga Kelangkaan Pertalite

Hulu Sungai Utara, Bidik-kasusnews.com      Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81...

Jumat Berkah Batalyon B Pelopor Brimob Polda Sumsel, Bagikan Nasi Kotak untuk Warga Lubuklinggau

LUBUKLINGGAU, Bidik-kasusnews.com      Kepedulian terhadap masyarakat kembali diwujudkan personel...

Recent Post​

Dugaan Setoran Rp80–90 Juta Bayangi P3TGAI di Pajampangan, APH pada Kemana?

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Pelaksanaan Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3TGAI) yang dibiayai melalui APBN Tahun Anggaran...

Tiga Hotspot Terdeteksi di Amuntai Tengah, Tim Gabungan Padamkan Karhutla di Lahan Gambut

AMUNTAI, Bidik-kasusnews.com                      Tiga titik panas atau hotspot terpantau di wilayah Kecamatan Amuntai Tengah, Kabupaten Hulu Sungai...

Polsek Banjang Pantau Lahan Jagung 4 Hektare di Pulau Damar, Dukung Ketahanan Pangan HSU

BANJANG, Bidik-kasusnews.com                  Upaya mendukung program swasembada dan ketahanan pangan terus dilakukan jajaran Polres Hulu Sungai Utara...

Polsek Babirik Pantau Pertumbuhan Jagung di Desa Pinangkara, Dukung Program Swasembada Pangan

AMUNTAI, Bidik-kasusnews.com                  Polsek Babirik Polres Hulu Sungai Utara (HSU) terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan tanaman...

Jelang HUT ke-81 RI, Kapolres HSU Rangkul Komunitas Ojol: Bahas Tarif hingga Kelangkaan Pertalite

Hulu Sungai Utara, Bidik-kasusnews.com      Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Kapolres Hulu Sungai...

Jumat Berkah Batalyon B Pelopor Brimob Polda Sumsel, Bagikan Nasi Kotak untuk Warga Lubuklinggau

LUBUKLINGGAU, Bidik-kasusnews.com      Kepedulian terhadap masyarakat kembali diwujudkan personel Satuan Brimob Polda Sumatera Selatan Batalyon B...

Apel Kebangsaan Jaga Rawat Jawa Barat, Kapolresta Cirebon Ajak Seluruh Elemen Bersatu Jaga dan Rawat Kabupaten Cirebon

CIREBON,-Bidik-kasusnews.com,.Polresta Cirebon menggelar Apel Kebangsaan “Jaga Rawat Jawa Barat untuk Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur” Tahun...

Rakernas PDBI Tahun 2026 Resmi Ditutup, Ketua Harian PB PDBI Tekankan Tindak Lanjut Hasil Rekomendasi

JAKARTA, Bidik-kasusnews.com                    Rapat Kerja Nasional Persatuan Drum Band Indonesia (PB.PDBI) Tahun 2026 resmi ditutup pada Jumat...

Pangdam III/Siliwangi Kunjungi Situ Cisanti, Ajak Jaga Kelestarian Lingkungan

Bandung, Bidik-kasusnews.com                Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Kosasih, S.E., M.M., melaksanakan kunjungan kerja ke Situ Cisanti Sektor...