SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – RSUD Jampangkulon Provinsi Jawa Barat kembali menghadirkan edukasi kesehatan kepada masyarakat melalui Podcast Senada Episode ke-50.
Edisi spesial yang tayang bertepatan dengan peringatan Hari Pekan ASI Sedunia, Jumat (7/8/2026), mengangkat tema “Dari Pelukan Ibu Menuju Masa Depan Cerah: Mengapa ASI Tidak Bisa Digantikan.”
Program yang berada di bawah kepemimpinan Direktur RSUD Jampangkulon, dr. Lusi Apriani, tersebut menjadi bagian dari komitmen rumah sakit dalam meningkatkan literasi kesehatan masyarakat melalui penyampaian informasi yang mudah dipahami dan dapat diakses secara luas.
Dipandu oleh Adis Ilvia Suhenda, S.ST., Podcast Senada menghadirkan narasumber Siti Masparidah, S.Tr.Keb., Bdn. Dalam kesempatan itu, ia mengulas pentingnya pemberian Air Susu Ibu (ASI) sebagai nutrisi terbaik bagi bayi.
Ia juga menjelaskan manfaat ASI terhadap tumbuh kembang anak serta alasan mengapa ASI tidak dapat digantikan oleh produk lain.
Pembahasan juga menekankan pentingnya dukungan keluarga dan lingkungan dalam keberhasilan pemberian ASI eksklusif, sehingga para ibu dapat memberikan nutrisi terbaik bagi buah hati sejak awal kehidupan.
Humas RSUD Jampangkulon, Lia Desty, menyampaikan apresiasi atas antusiasme masyarakat terhadap Podcast Senada yang kini telah memasuki episode ke-50.
Menurutnya, media digital menjadi sarana efektif untuk menyebarluaskan edukasi kesehatan kepada masyarakat.
“Kami berharap, melalui tayangan ini masyarakat luas dapat memperoleh pemahaman yang utuh dan bermanfaat, khususnya bagi para ibu dalam memberikan ASI demi tumbuh kembang anak yang optimal dan masa depan yang lebih cerah,” ujar Lia Desty.
Ia menambahkan, siaran Podcast Senada dapat disaksikan secara langsung melalui akun TikTok resmi RSUD Jampangkulon sehingga masyarakat dapat mengikuti berbagai informasi kesehatan secara praktis dan interaktif.
Melalui episode spesial ini, RSUD Jampangkulon kembali menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan edukasi kesehatan yang informatif, terpercaya, dan mudah diakses sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat di wilayah selatan Kabupaten Sukabumi. (Dicky)