JATENG:Bidik-kasusnews.com
Jepara – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Jepara menggelar peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW dengan suasana yang penuh ketenangan dan nilai spiritual. Kegiatan tersebut menjadi momen berharga bagi seluruh peserta untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT sekaligus memperkuat semangat perubahan diri, khususnya bagi warga binaan.

Pengajian Akbar ini diikuti oleh Kepala Rutan Jepara beserta jajaran pejabat struktural, pegawai, warga binaan, hingga para pemagang. Sejak awal kegiatan, suasana khusyuk terasa ketika lantunan shalawat menggema, menciptakan atmosfer religius yang menenangkan jiwa.
Kepala Rutan Jepara, Renza Maisetyo, dalam sambutannya menyampaikan bahwa peringatan Isra Mi’raj memiliki makna mendalam sebagai pengingat akan pentingnya keimanan dan ketaatan. Ia mengajak warga binaan menjadikan momen tersebut sebagai titik refleksi untuk memperbaiki diri dan membangun komitmen hidup yang lebih baik.
“Pembinaan tidak hanya soal aturan dan kedisiplinan, tetapi juga pembinaan hati dan akhlak. Melalui kegiatan keagamaan seperti ini, kami berharap warga binaan semakin kuat secara mental dan spiritual,” tutur Renza.
Tausiyah disampaikan oleh KH. Nasikin yang mengulas perjalanan spiritual Nabi Muhammad SAW dalam peristiwa Isra Mi’raj. Dengan gaya penyampaian yang sederhana dan penuh kesejukan, ia menekankan makna salat sebagai sarana mendekatkan diri kepada Allah serta sebagai bekal utama dalam menjalani kehidupan sehari-hari.
Kegiatan ini turut dihadiri tokoh agama dan perwakilan instansi terkait, di antaranya Kyai Sahil dari Nahdlatul Ulama (NU) serta H. Kuswanto dari Kementerian Agama Kabupaten Jepara. Kehadiran mereka menunjukkan dukungan nyata terhadap upaya pembinaan rohani di lingkungan Rutan Jepara.
Antusiasme warga binaan terlihat jelas sepanjang acara. Mereka mengikuti pengajian dengan tertib dan penuh perhatian, menandakan besarnya kebutuhan akan siraman rohani yang menyejukkan dan membangun harapan baru.
Melalui peringatan Isra Mi’raj ini, Rutan Jepara menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan kegiatan pembinaan yang menyeluruh. Diharapkan, nilai-nilai keimanan yang ditanamkan dapat menjadi bekal berharga bagi warga binaan dalam menjalani masa pembinaan dan kembali ke tengah masyarakat dengan pribadi yang lebih baik.
(Wely-jateng)
Sumber:humas Rutan jepara