BANJANG, BIDIK-KASUSNEWS.COM — Upaya percepatan penurunan angka stunting di Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) kembali diperkuat dengan penyerahan bantuan pangan bergizi kepada para Orang Tua Asuh Genting dan ibu hamil dengan kekurangan energi kronis (KEK) di Kecamatan Banjang. Penyaluran bantuan berupa telur itik tersebut berlangsung pada Kamis pagi sekitar pukul 08.30 Wita di halaman Kantor Kecamatan Banjang. (4/12/2025)
Kegiatan ini merupakan program Pemerintah Kabupaten HSU dalam mendukung Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting yang dilaksanakan secara rutin setiap minggu. Pada tahap ketiga minggu kedua ini, setiap kepala keluarga menerima 7 butir telur itik untuk memenuhi kebutuhan protein hewani selama satu minggu.
Pejabat yang Hadir
Acara penyerahan bantuan dilakukan dengan dihadiri oleh:
- Camat Banjang Rully Lesmana, S.ST.P., M.AP
- Perwakilan Polsek Banjang, Aiptu Soeyatmin, SH (Kanit Sabhara) dan Aipda Dedi Susanto (Kanit Provost)
- Perwakilan Koramil Amuntai Tengah – Banjang, Sertu Nanang M.P
- Staf Koordinator Balai Penyuluhan KB Banjang, Rusda Olfah
Rincian Penerima Bantuan
Total penerima bantuan di seluruh desa di Kecamatan Banjang mencapai 277 kepala keluarga, termasuk ibu hamil dengan kondisi KEK. Beberapa desa dengan jumlah penerima terbesar antara lain:
- Desa Kaludan Kecil: 40 orang
- Desa Kaludan Besar: 21 orang
- Desa Pulau Damar: 18 orang
- Desa Karias Dalam: 17 orang
- Desa Patarikan: 17 orang
Setiap desa mendapatkan distribusi sesuai jumlah keluarga sasaran program Orang Tua Asuh Genting.
Polsek Banjang Turut Berkontribusi
Sebagai bentuk dukungan terhadap program pemerintah, Polsek Banjang juga mengambil peran aktif. Pada tahap ketiga ini, Kapolsek Banjang menyalurkan tambahan 100 butir telur itik khusus bagi anak-anak stunting yang termasuk dalam kategori prioritas.
Langkah tersebut diapresiasi sebagai wujud nyata sinergi lintas sektor dalam menekan angka stunting di Kecamatan Banjang.
Komitmen Cegah Stunting Lewat Kolaborasi
Pihak kecamatan menegaskan bahwa kolaborasi antarinstansi menjadi kunci keberhasilan penurunan stunting. Melalui bantuan pangan bergizi, edukasi kesehatan, serta kepedulian aparat pemerintahan dan keamanan, upaya pencegahan dapat dilakukan lebih maksimal.
Seluruh rangkaian kegiatan berjalan tertib, aman, dan lancar hingga selesai. (Agus)
