HSU – Bidik-kasusnews.com Komitmen mendukung program ketahanan pangan nasional terus dilakukan jajaran Polres Hulu Sungai Utara (HSU). Kali ini, Polsek Babirik melaksanakan monitoring perkembangan tanaman jagung di lahan pertanian milik kelompok tani Berkat Setia, Desa Pinangkara, Kecamatan Amuntai Tengah, Minggu (1/11/2026).
Kegiatan monitoring yang dimulai sekitar pukul 09.10 WITA tersebut bertujuan memantau secara langsung pertumbuhan tanaman jagung sekaligus memastikan program swasembada pangan berjalan dengan baik di wilayah Kabupaten Hulu Sungai Utara.
Berdasarkan hasil pemantauan, lahan pertanian seluas 3 hektare milik Bahri yang juga menjabat sebagai Ketua Kelompok Tani Berkat Setia itu ditanami jagung pakan sejak 21 Juli 2026.
Tanaman jagung yang kini memasuki usia 103 hari setelah tanam (HST) tersebut memiliki tinggi rata-rata sekitar 182 sentimeter. Dengan kondisi pertumbuhan tersebut, masa panen diperkirakan berlangsung pada 21 November 2026.
Dalam kegiatan budidaya tersebut, kelompok tani menggunakan benih jagung varietas Bisi 18 sebanyak 75 kilogram atau 75 bungkus. Sementara itu, pupuk yang digunakan adalah NPK Mutiara 16.16.16, dengan herbisida Basmilang untuk mendukung perawatan tanaman. Adapun proses pengolahan dan pemeliharaan lahan masih menggunakan peralatan manual.
Monitoring ini menjadi salah satu bentuk perhatian Polri terhadap perkembangan sektor pertanian, khususnya komoditas jagung yang memiliki peran penting dalam memenuhi kebutuhan pangan dan pakan ternak.
Melalui kegiatan pemantauan secara berkala, diharapkan kendala yang mungkin dihadapi petani dapat diketahui lebih awal sehingga perkembangan tanaman hingga masa panen dapat berjalan optimal.
Kehadiran personel kepolisian di tengah masyarakat juga merupakan wujud sinergi dalam mendukung para petani serta memperkuat program pemerintah menuju swasembada pangan tahun 2026.
Dengan semangat Polisi Bersama Masyarakat, Polsek Babirik terus mendorong terjalinnya kerja sama antara kepolisian dan kelompok tani guna mendukung pertanian yang produktif serta memperkuat ketahanan pangan di Kabupaten Hulu Sungai Utara.
(Agus)