Jakarta, Bidik-kasusnews.com – Panglima Korps Marinir Endi Supardi menyerahkan sapi kurban berbobot 1,4 ton sekaligus menyaksikan langsung prosesi penyembelihan hewan kurban Idul Adha 1447 Hijriah di Masjid Jannatin Marinir, Kesatrian Marinir Hartono, Cilandak, Jakarta Selatan, Rabu (27/5/2026).
Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua Gabungan Jalasenastri Korps Marinir Ny. Nana Endi Supardi, pejabat utama Korps Marinir, prajurit, serta panitia kurban di lingkungan Korps Marinir TNI Angkatan Laut.
Prosesi diawali dengan laporan kesiapan pelaksanaan kurban oleh panitia kepada Pangkormar. Selanjutnya, Letjen TNI (Mar) Endi Supardi bersama Ketua Gabungan Jalasenastri Korps Marinir menyerahkan secara simbolis hewan kurban kepada Ketua Panitia Kurban yang diwakili Komandan Lanmar Jakarta.
Penyerahan hewan kurban tersebut menjadi bagian dari semangat berbagi dan kepedulian sosial Korps Marinir kepada masyarakat pada momentum Hari Raya Idul Adha. Setelah penyerahan, kegiatan dilanjutkan dengan doa bersama sebagai ungkapan syukur dan harapan agar ibadah kurban membawa keberkahan bagi seluruh keluarga besar Korps Marinir.
Pangkormar kemudian menyaksikan langsung proses penyembelihan hewan kurban yang menjadi simbol keikhlasan, pengorbanan, dan solidaritas sosial sebagaimana makna utama Idul Adha.
Selain sapi kurban milik Pangkormar dengan bobot mencapai 1,4 ton, sejumlah pejabat utama Korps Marinir juga turut menyerahkan hewan kurban, di antaranya Kas Kormar Mayjen TNI (Mar) Suherlan, Komandan Pasmar 1, dan Irkormar.
Pada perayaan Idul Adha tahun ini, Korps Marinir menerima total 66 hewan kurban yang terdiri dari 15 ekor sapi dan 51 ekor kambing. Hewan kurban tersebut berasal dari pejabat Korps Marinir, instansi pemerintah, perusahaan, tokoh masyarakat, hingga para donatur.
Dalam keterangannya, Pangkormar menegaskan bahwa Idul Adha bukan hanya tentang pelaksanaan ibadah, tetapi juga momentum memperkuat nilai loyalitas, keikhlasan, kepedulian, dan semangat kebersamaan di lingkungan prajurit.
Usai penyembelihan, daging hewan kurban didistribusikan kepada masyarakat sekitar, prajurit, aparatur sipil negara (ASN), serta warga yang berhak menerima. Kegiatan tersebut menjadi wujud nyata kepedulian sosial Korps Marinir dalam mempererat hubungan dengan masyarakat.
(Agus)
