JATENG:Bidik-kasusnews.com
Jepara — Upaya pembinaan berbasis psikologis terus dilakukan di Rutan Kelas IIB Jepara. Salah satunya melalui kegiatan Three Chairs Technique yang digelar pada Rabu, 25 Februari 2026, di ruang rapat rutan setempat oleh peserta magang.

Kegiatan ini dirancang sebagai sarana refleksi mendalam bagi warga binaan agar mampu memahami kondisi emosi, konflik batin, serta arah perubahan diri yang ingin dicapai. Dalam pelaksanaannya, peserta diajak mengeksplorasi pengalaman hidup melalui pendekatan tiga perspektif, yakni diri saat ini, sisi diri yang menyimpan luka atau konflik, dan gambaran diri di masa depan.
Melalui simulasi yang dilakukan secara bergantian, warga binaan diberikan kesempatan untuk “berdialog” dengan dirinya sendiri. Pendekatan ini dinilai efektif membuka ruang kejujuran emosional yang selama ini mungkin terpendam, sekaligus membantu peserta melihat permasalahan secara lebih utuh.
Suasana kegiatan berlangsung khidmat dan penuh keterbukaan. Banyak peserta tampak serius mengikuti setiap tahapan, bahkan tidak sedikit yang mampu mengungkapkan perasaan terdalamnya selama sesi berlangsung. Pendamping dari peserta magang turut memberikan arahan agar proses refleksi berjalan aman dan terarah.
Tidak hanya berhenti pada sesi praktik, kegiatan juga dilanjutkan dengan diskusi bersama guna memperkuat pemaknaan dari pengalaman yang telah dilalui. Hal ini penting agar setiap warga binaan dapat mengambil pelajaran serta menyusun langkah nyata untuk perbaikan diri ke depan.
Kepala Rutan Kelas IIB Jepara, Renza Maisetyo, menyambut baik kegiatan tersebut. Ia menegaskan bahwa pembinaan tidak hanya berfokus pada aspek kedisiplinan, tetapi juga pada kesiapan mental dan emosional warga binaan.
“Pembinaan yang menyentuh sisi psikologis seperti ini sangat penting. Kami berharap warga binaan dapat lebih mengenal dirinya, sehingga memiliki bekal yang kuat saat kembali ke masyarakat,” ungkapnya.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan warga binaan mampu meningkatkan kesadaran diri, mengelola emosi dengan lebih baik, serta memiliki motivasi kuat untuk menjalani perubahan positif.
Program semacam ini juga menjadi bagian dari komitmen rutan dalam menciptakan pembinaan yang lebih humanis dan berkelanjutan.
(Wely)
Sumber:Humas Rutan Jepara