Cirebon kota,Bidik-kasusnews.com,.
Kapolres Cirebon Kota, AKBP Eko Iskandar, turun langsung membagikan vitamin, obat-obatan, dan takjil kepada para pemudik di jalur arteri Pantura, tepatnya di Perempatan Pemuda, Kota Cirebon, Selasa sore.
Kegiatan ini tidak hanya berfokus pada keselamatan fisik pemudik, tetapi juga memperhatikan kondisi psikologis, khususnya anak-anak.
Dalam kesempatan tersebut, Polres Cirebon Kota berkolaborasi dengan pendongeng asal Kota Cirebon, Kaka Jum, untuk menghibur para pemudik yang kelelahan selama perjalanan.
Dari pantauan di lapangan, arus mudik didominasi kendaraan roda dua dari arah Jakarta menuju Jawa Tengah.
Banyak pemudik terlihat membawa barang bawaan cukup banyak, bahkan membonceng anggota keluarga, termasuk anak-anak.
Melihat kondisi tersebut, Kapolres Cirebon Kota, AKBP Eko Iskandar menilai pentingnya memberikan perhatian ekstra, terutama bagi pemudik yang menempuh perjalanan jauh dengan kondisi fisik terbatas.
“Banyak pemudik yang membawa keluarga, sehingga kita juga membagikan vitamin dan obat-obatan untuk menjaga kondisi mereka selama perjalanan,” ungkapnya.
Sementara itu, Eko memastikan kondisi arus lalu lintas hingga pukul 17.10 WIB masih terpantau terkendali, meskipun terjadi peningkatan volume kendaraan.
“Peningkatan ini diperkirakan akan terus berlangsung hingga malam hari dan menjelang subuh,” ucapnya.
Polres Cirebon Kota juga, kata Eko, telah menyiapkan sejumlah langkah antisipasi, termasuk pengaturan lalu lintas secara situasional serta fokus pengamanan di beberapa titik strategis, seperti jalur Pantura, jalur alternatif Pantura menuju Indramayu, jalur dalam kota, dan jalur tol.
“Polres Cirebon kota telah menyiapkan antisipasi dalam pengaturan lalu lintas jika terjadinya lonjakan yang signifikan. Serta pengamanan di beberapa titik strategis seperti jalur Pantura, jalur alternatif Pantura menuju Indramayu, jalur dalam kota dan jalur tol,” katanya.
Eko juga mengimbau kepada seluruh pemudik agar mempersiapkan perjalanan dengan baik, mulai dari kondisi fisik, kelengkapan berkendara, hingga memastikan kendaraan dalam kondisi layak jalan.
“Yang paling penting, tetap berhati-hati di jalan dan jangan lupa berdoa sebelum melakukan perjalanan,” pungkasnya.
Tak hanya itu, suasana di lokasi juga dibuat lebih hangat dengan kehadiran salah satu Pendongeng asal Kota Cirebon, Kaka Jum yang menghibur anak-anak menggunakan boneka dan cerita ringan. Tawa anak-anak pun pecah, mengurangi rasa lelah yang mereka alami di perjalanan.
Kaka Jum mengatakan, keterlibatannya dalam kegiatan ini didasari kepedulian terhadap kondisi anak-anak saat mudik yang berbeda dengan orang dewasa.
“Setiap tahun saya memang berkomunikasi dengan anak-anak. Kondisi anak itu berbeda dengan orang tuanya, apalagi perjalanan jauh seperti dari Jakarta ke Jawa. Tadi saya tanya, ada yang mau ke Jogja, tentu butuh istirahat,” katanya.
Ia juga berharap anak-anak bisa berani menyampaikan kondisi mereka kepada orang tua jika merasa lelah atau tidak enak badan selama perjalanan.
“Dengan hiburan sederhana, seperti boneka dan cerita, anak-anak jadi tersenyum. Tadi yang awalnya terlihat capek, jadi sedikit terhibur,” pungkasnya.
Dengan kolaborasi antara kepolisian dan komunitas lokal seperti pendongeng, diharapkan perjalanan mudik tahun ini dapat berlangsung lebih aman, nyaman, dan juga menyenangkan, terutama bagi anak-anak.
(Asep Rusliman)